Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Silatene Strategic Center
Peserta magang membantu kegiatan perancangan dan pengembangan antarmuka website perusahaan di bawah supervisi mentor. Tugas yang dilakukan meliputi identifikasi kebutuhan pengguna, penyusunan user flow dan struktur informasi, pembuatan wireframe, desain antarmuka, penyusunan prototype interaktif, evaluasi usability, dokumentasi hasil desain, serta membantu implementasi dan penyesuaian tampilan antarmuka website perusahaan dan platform Open Journal Systems sesuai arahan mentor. Peserta juga membantu pengujian responsive design, identifikasi permasalahan tampilan, dan penyusunan rekomendasi perbaikan antarmuka.
Peserta melakukan praktik terbimbing dalam mengidentifikasi kebutuhan pengguna dan menyusun struktur informasi website. Pembelajaran mencakup pengenalan user research, identifikasi target pengguna, penyusunan user persona sederhana, user journey, pemetaan kebutuhan informasi, sitemap, navigation flow, user flow, serta pembuatan low-fidelity wireframe sebagai dasar pengembangan antarmuka. Cakupan Pembelajaran 1. Identifikasi target pengguna. 2. Pengenalan user research. 3. Pengumpulan kebutuhan pengguna. 4. Penyusunan user persona sederhana. 5. Identifikasi pain point pengguna. 6. Penyusunan user journey. 7. Pemetaan kebutuhan informasi. 8. Information architecture. 9. Penyusunan sitemap. 10. Navigation structure. 11. User flow. 12. Task flow. 13. Content hierarchy. 14. Low-fidelity wireframe. 15. Evaluasi awal struktur halaman. 16. Dokumentasi hasil perancangan. Capaian Pembelajaran Peserta mampu mengidentifikasi kebutuhan pengguna, menyusun struktur informasi dan alur navigasi website, membuat user flow, serta menghasilkan wireframe dasar yang sesuai dengan kebutuhan pengguna dan tujuan website.
Peserta mempelajari dan mempraktikkan pengembangan desain visual antarmuka berdasarkan wireframe dan struktur informasi yang telah dibuat. Pembelajaran mencakup typography, spacing, layout, grid, iconography, visual hierarchy, penggunaan komponen, responsive interface, serta penyusunan design system sederhana agar tampilan website konsisten dan mudah dikembangkan. Cakupan Pembelajaran 1. Prinsip visual hierarchy. 2. Typography untuk antarmuka web. 3. Layout dan grid system. 4. Spacing dan alignment. 5. Penggunaan icon dan visual elements. 6. Pembuatan komponen antarmuka. 7. Button, form, card, menu, dan navigation. 8. Responsive interface. 9. Desktop, tablet, dan mobile layout. 10. Konsistensi desain. 11. Pengenalan design system. 12. Component library sederhana. 13. Style guide. 14. High-fidelity interface design. 15. Penyesuaian desain dengan identitas perusahaan. 16. Evaluasi kualitas visual antarmuka. Capaian Pembelajaran Peserta mampu menghasilkan desain antarmuka website yang konsisten, responsif, mudah dipahami, dan sesuai prinsip UI/UX serta mampu menyusun komponen dan design system sederhana untuk mendukung pengembangan website.
Peserta mengembangkan prototype interaktif dari desain antarmuka yang telah dibuat dan melakukan evaluasi usability secara terbimbing. Pembelajaran mencakup interactive prototype, simulasi alur pengguna, penyusunan skenario pengujian, usability testing, pencatatan feedback, identifikasi masalah antarmuka, serta perbaikan desain berdasarkan hasil evaluasi. Cakupan Pembelajaran 1. Pengenalan interactive prototype. 2. Pembuatan clickable prototype. 3. Interaksi antarhalaman. 4. Simulasi navigation flow. 5. Penyusunan skenario pengujian. 6. Penetapan tugas pengguna. 7. Pengenalan usability testing. 8. Observasi interaksi pengguna. 9. Pencatatan feedback pengguna. 10. Identifikasi usability issue. 11. Evaluasi navigation flow. 12. Evaluasi readability dan accessibility. 13. Analisis hasil pengujian. 14. Prioritas perbaikan desain. 15. Iterasi prototype. 16. Dokumentasi perubahan desain. Capaian Pembelajaran Peserta mampu membuat prototype interaktif, melakukan usability testing sederhana, mengidentifikasi masalah dalam pengalaman pengguna, serta memperbaiki desain berdasarkan hasil pengujian dan feedback secara sistematis.
Peserta mempraktikkan implementasi desain antarmuka menjadi tampilan website secara terbimbing. Pembelajaran mencakup struktur halaman web, HTML dan CSS dasar, responsive layout, implementasi komponen antarmuka, optimasi tampilan pada berbagai perangkat, pemeriksaan konsistensi desain, serta penyesuaian antarmuka pada website perusahaan atau platform Open Journal Systems sesuai kebutuhan dan arahan mentor. Cakupan Pembelajaran 1. Pengenalan struktur halaman web. 2. Fundamental HTML. 3. Fundamental CSS. 4. Layout implementation. 5. Responsive web implementation. 6. Implementasi typography. 7. Implementasi navigation. 8. Implementasi card dan content section. 9. Implementasi button dan form. 10. Responsive menu. 11. Penyesuaian tampilan desktop dan mobile. 12. Konsistensi dengan design system. 13. Pemeriksaan accessibility dasar. 14. Cross-device testing. 15. Identifikasi visual bug. 16. Perbaikan tampilan antarmuka. 17. Pengenalan struktur theme website. 18. Pengenalan penyesuaian interface Open Journal Systems. 19. Dokumentasi implementasi. Capaian Pembelajaran Peserta mampu menerjemahkan rancangan UI menjadi antarmuka web dasar, menerapkan responsive design, menjaga konsistensi antara desain dan implementasi, melakukan pengujian tampilan pada berbagai perangkat, serta membantu penyesuaian interface website di bawah supervisi mentor.
Peserta mengintegrasikan seluruh kompetensi yang telah dipelajari melalui proyek akhir berupa perancangan atau peningkatan antarmuka website yang dilaksanakan dengan pendampingan mentor. Kegiatan mencakup identifikasi kebutuhan pengguna, evaluasi antarmuka yang ada, penyusunan information architecture, wireframe, visual interface, interactive prototype, usability testing, implementasi antarmuka, pengujian responsive design, evaluasi hasil, penyusunan dokumentasi, dan presentasi proyek akhir. Cakupan Pembelajaran 1. Identifikasi kebutuhan pengguna. 2. Identifikasi permasalahan antarmuka. 3. UI/UX audit sederhana. 4. Penetapan tujuan proyek. 5. Penyusunan user flow. 6. Penyusunan information architecture. 7. Pembuatan sitemap. 8. Pembuatan wireframe. 9. Pengembangan high-fidelity interface. 10. Penyusunan komponen desain. 11. Pembuatan interactive prototype. 12. Pelaksanaan usability testing. 13. Analisis feedback pengguna. 14. Iterasi desain. 15. Implementasi web interface. 16. Responsive testing. 17. Pemeriksaan accessibility dasar. 18. Evaluasi hasil implementasi. 19. Penyusunan dokumentasi proyek. 20. Penyusunan rekomendasi pengembangan. 21. Presentasi hasil kepada mentor. Capaian Pembelajaran Peserta mampu mengintegrasikan kompetensi user research, information architecture, wireframing, visual interface design, prototyping, usability testing, responsive web design, dan implementasi antarmuka dalam sebuah proyek pengembangan website yang dilaksanakan secara sistematis dan di bawah pendampingan mentor.
Peserta mempelajari dasar-dasar User Interface dan User Experience, prinsip desain antarmuka web, karakteristik pengguna, struktur website, responsive design, usability, accessibility, serta hubungan antara desain dan kebutuhan pengguna. Peserta juga diperkenalkan dengan karakteristik website penerbitan jurnal ilmiah dan platform Open Journal Systems agar mampu memahami konteks penerapan UI/UX pada lingkungan kerja perusahaan. Cakupan Pembelajaran 1. Pengenalan User Interface dan User Experience. 2. Perbedaan UI dan UX. 3. Prinsip dasar desain antarmuka. 4. Human-centered design. 5. Pengenalan user journey. 6. Dasar usability. 7. Dasar accessibility. 8. Pengenalan responsive web design. 9. Struktur dasar halaman website. 10. Navigasi dan hierarchy. 11. Konsistensi antarmuka. 12. Pengenalan karakteristik website jurnal ilmiah. 13. Pengenalan Open Journal Systems. 14. Peran UI/UX Designer dalam pengembangan website. 15. Etika penggunaan aset digital dan desain. Capaian Pembelajaran Peserta mampu memahami prinsip dasar UI/UX, mengenali kebutuhan pengguna, memahami struktur dan fungsi antarmuka website, serta menjelaskan penerapan desain yang usable, accessible, responsive, dan konsisten pada website perusahaan.
Peserta mempelajari profil Silatene Strategic Research Center (SSRC), ruang lingkup pekerjaan UI/UX Website dan OJS, budaya kerja, alur koordinasi, serta standar dokumentasi proyek. Peserta dikenalkan pada prinsip dasar user interface dan user experience, struktur website, karakteristik pengguna, hierarki informasi, tipografi, warna, ikon, tombol, menu, navigasi, dan call to action. Peserta juga mempelajari struktur dasar Open Journal Systems, halaman utama jurnal, menu informasi, halaman artikel, editorial team, author guidelines, focus and scope, contact, archive, dan submission. Output kegiatan berupa hasil analisis awal website atau OJS, identifikasi kebutuhan pengguna, daftar permasalahan tampilan, dan rekomendasi awal pengembangan desain.
Peserta mempelajari teknik memahami kebutuhan pengguna website dan jurnal ilmiah, seperti penulis, editor, reviewer, pembaca, mahasiswa, dosen, dan pengelola jurnal. Peserta melakukan evaluasi terhadap struktur menu, keterbacaan informasi, konsistensi tampilan, kemudahan navigasi, kejelasan tombol, akses informasi penting, dan alur pengguna pada website atau OJS. Peserta juga menyusun user persona sederhana, user journey, sitemap, dan information architecture. Output kegiatan berupa laporan evaluasi UI/UX, user persona, user journey, sitemap website atau OJS, daftar masalah prioritas, dan rekomendasi perbaikan navigasi.
Peserta mempelajari teknik menyusun wireframe sederhana dan layout halaman yang terstruktur, rapi, responsif, serta mudah digunakan. Kegiatan mencakup perancangan halaman utama, landing page program, halaman profil lembaga, layanan, contact, call for papers, editorial team, reviewer, author guidelines, focus and scope, publication ethics, article processing charge, archive, dan halaman informasi akademik lainnya. Peserta dibimbing mengatur posisi header, banner, menu, konten utama, sidebar, tombol, formulir, dan footer. Output kegiatan berupa wireframe desktop dan mobile, rancangan layout halaman, struktur komponen antarmuka, serta dokumentasi alur pengguna.
Peserta mempelajari penerapan elemen visual dalam desain website dan OJS, meliputi pemilihan warna, tipografi, ikon, ilustrasi, banner, tombol, kartu informasi, tabel, formulir, dan elemen navigasi. Peserta menyusun design system sederhana yang memuat pedoman warna, ukuran teks, gaya tombol, jarak antar elemen, dan konsistensi komponen. Peserta juga membuat prototype interaktif menggunakan Figma atau perangkat desain sejenis untuk mensimulasikan perpindahan halaman dan interaksi pengguna. Output kegiatan berupa desain visual beresolusi tinggi, prototype interaktif, design system, komponen UI, dan panduan penggunaan elemen desain.
Peserta mempelajari penerapan rancangan UI/UX pada Open Journal Systems melalui pengaturan tema, header, logo, banner, menu navigasi, sidebar, footer, halaman statis, blok informasi, dan elemen visual jurnal. Peserta dikenalkan pada penggunaan HTML dan CSS dasar untuk menyesuaikan tampilan OJS tanpa mengganggu fungsi utama sistem. Kegiatan meliputi penyusunan menu jurnal, perapian halaman informasi, penyesuaian tampilan mobile, pengaturan hierarki konten, pemeriksaan tautan, dan optimalisasi keterbacaan. Output kegiatan berupa tampilan OJS yang lebih profesional, struktur menu yang rapi, halaman jurnal yang informatif, banner akademik, dokumentasi perubahan, dan catatan teknis pengembangan.
Peserta melakukan pengujian terhadap desain website atau OJS untuk menilai kemudahan penggunaan, kejelasan navigasi, keterbacaan, konsistensi tampilan, kecepatan menemukan informasi, responsivitas, dan kesesuaian dengan kebutuhan pengguna. Peserta mengumpulkan masukan, mengidentifikasi masalah, melakukan revisi desain, serta menyempurnakan prototype dan tampilan akhir. Peserta juga menyusun dokumentasi proyek yang memuat proses analisis, sitemap, wireframe, prototype, design system, hasil implementasi, pengujian, dan perbaikan. Output kegiatan berupa desain final website atau OJS, laporan usability testing, rekomendasi pengembangan, presentasi hasil kerja, dan portofolio UI/UX Website & OJS Design Intern.
Jl. BSD Boulevard Utara No.91, Lengkong Kulon, Kec. Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten 15331

Kota Serang
Silatene Strategic Research Center is dedicated to strengthening decision-making through strategic research, policy analysis, and evidence-based insight across multiple sectors. SSRC provides high-quality research services supported by adaptive methodologies, interdisciplinary perspectives, and rigorous analytical frameworks. Through its comprehensive approach, SSRC delivers in-depth analysis that contributes to national resilience, security, institutional development, and strategic competitiveness. Recognized for its commitment to excellence, SSRC actively supports policymakers, institutions, and stakeholders in understanding complex political, social, economic, and security dynamics. At Silatene Strategic Research Center, we have consistently developed strategic recommendations and research-based solutions that empower decision-makers to respond effectively to emerging challenges. Our work has contributed to improving policy frameworks, strengthening security strategies, enhancing institutional capacity, and promoting national competitiveness in an increasingly dynamic strategic environment.

Newhope Aqua Feed Indonesia
Elektro Mekanika, Elektronika Industri
Haloni Jane
Instalasi dan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Mesin Industri, PJJ Teknik Industri
Haloni Jane
Instalasi dan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Teknik Listrik
Boga Inti
Perhotelan, Hospitality dan Pariwisata

Dunia Boga Sejahtera
Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Tata Boga, Perhotelan, Pendidikan Tata Boga, Agribisnis Pangan

PT. Multi Arta Sekawan
Manajemen, Mesin Industri