Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

PT Eco Smart Garment Indonesia
Peserta pemagangan akan membantu tim Customer Service dalam mengelola komunikasi dengan buyer garmen internasional, membantu proses penerimaan dan penerjemahan order, membantu monitoring penerapan 5S/5R di area produksi sesuai standar buyer, serta membantu mengkomunikasikan semua temuan atau hasil audit dari buyer kepada manajemen perusahaan. Peserta juga akan membantu proses tindak lanjut pembuatan Corrective Action Plan (CAP) atas temuan audit buyer dan berkoordinasi dengan departemen terkait untuk memastikan proses perbaikan berjalan sesuai komitmen.
CS = wakil perusahaan di depan buyer. Tugas: 1. Jembatan komunikasi: saring info buyer ke internal, saring info internal ke buyer. 2. Pendamping Genba: temani buyer cek line, gudang, packing. 3. PIC Komplain: terima komplain Quality, Delivery, 5R, teruskan + kawal sampai close. 4. Auditor 5R: mata & telinga manajemen untuk kebersihan, kerapian, disiplin. Prinsip CS: cepat respon, data akurat, tidak janji kosong, satu suara dengan manajemen.
Kategori komplain: 1. Quality: untrimmed thread, salah ukuran, jahitan loncat, spot kotor. 2. Packing: salah folding, salah label, carton penyok. 3. 5R: line berantakan, debu, tidak ada visual board. 4. Delivery: delay, qty kurang. 5. Compliance: K3, jam kerja. Level: Critical = stop shipment/claim $, Major = rework >10% qty, Minor = bisa negosiasi. Aturan CS: Critical harus lapor MD H+0, Major H+1, Minor H+2.
5R = Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin. Turunan ke lantai produksi: 1. Ringkas: barang tidak perlu disingkirkan, gang min 90cm. 2. Rapi: ada label area, tools ada tempatnya, visual board update. 3. Resik: lantai tidak ada benang/sampah, mesin bersih. 4. Rawat: checklist mesin harian, APD dipakai. 5. Rajin: disiplin audit harian. CS pegang Checklist Audit 5R: 50 poin. Skor: <70 Merah, 70-85 Kuning, >85 Hijau. Audit wajib 1x/minggu per area.
Compliance = syarat wajib buyer sebelum kasih PO. Jenis: 1. WRAP: Worldwide Responsible Accredited Production. Fokus: legal, K3, jam kerja, larangan kerja paksa/anak. 2. BSCI: Business Social Compliance Initiative. Fokus: hak pekerja, upah, kebebasan berserikat. 3. SMETA: Sedex Members Ethical Trade Audit. 2-Pillar atau 4-Pillar. Cek: Labor, Health Safety, Environment, Business Ethics. Hasil audit: Green/Yellow/Red. Red = buyer stop order. Peran CS: koordinator audit, siapkan dokumen, dampingi auditor.
Claim = buyer minta uang kembali/potongan. Jenis: 1. Quality Claim: defect >AQL, salah ukuran, shading. Nilai: 5%-100% FOB. 2. Late Shipment Claim: penalty 1%-3% FOB per minggu telat. 3. Shortage/Overage: qty kurang/lebih. 4. Compliance Claim: langgar code of conduct. Baca PO: ada "Claim Clause". Contoh: "If defects >5%, buyer has right to reject or claim 20% discount". Tugas CS: sebelum nego, cek dulu kontrak. Jangan langsung iya.
Bulan 6 = ujian real. KPI lulus: 1. Handle 1x Genba Buyer full cycle: persiapan s/d Minutes. 2. Audit 5R 1 area, skor naik min 10 poin vs bulan lalu. 3. Close min 2 CAP buyer tepat waktu. 4. 0 Claim di atas $500 karena salah CS. 5. Buat 1 SOP baru yang dipakai line. 6. Presentasi depan MD + Dept Head. Gagal 1 KPI = remedial. Aturan: CS sudah tidak boleh tanya SPV untuk hal teknis, hanya eskalasi keputusan besar.
etiap buyer punya manual. Isi wajib dikuasai CS: 1. AQL = Acceptable Quality Level. Contoh: AQL 2.5 untuk Major Defect. 2. 5R/5S: Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin. Area fokus: line jahit, packing, gudang FG. 3. Social Compliance: WRAP, BSCI, SMETA - jam kerja, K3, tidak ada child labor. 4. Technical: cara ukur, titik ukur, toleransi, cara packing, labeling. Tugas CS: hafal manual 2 buyer utama pabrik.
Genba = buyer turun ke lantai produksi. Alur CS: 1. H-3: terima agenda buyer, info ke MD + semua Dept Head. 2. H-1: briefing internal, cek area kritis, siapkan APD, dokumen. 3. Hari H: jemput, temani full, catat semua temuan + ucapan buyer. 4. H+1: kirim Minutes of Meeting + foto temuan ke buyer & internal. Aturan: CS tidak boleh debat dengan buyer di depan operator. Catat, klarifikasi internal, baru jawab.
Simulasi 3 kasus: 1. Buyer tanya status PO delay. 2. Buyer komplain 5R line berantakan saat genba. 3. Buyer minta perubahan packing last minute. Tugas: 1. Buat email balasan Bahasa Inggris profesional: fakta, solusi, timeline. 2. Roleplay: buyer telpon marah-marah, CS harus tenang, catat poin, kasih timeline follow up. 3. Latihan sampaikan berita buruk ke buyer tanpa bikin panik. Dinilai: struktur email, grammar, tone.
Saat genba, CS bawa: form temuan, kamera, meteran. Cara catat: 1. Apa: "Benang tidak dipotong di bagian kerah". 2. Dimana: "Line 5, operator Siti". 3. Standar: "Buyer manual hal 20: no untrimmed thread". 4. Bukti: Foto. Klasifikasi: Critical = bisa stop shipment, Major = rework banyak, Minor = bisa lolos AQL. Praktek: simulasi genba di 1 line, cari 10 temuan, buat laporan.
Temuan genba tidak berhenti di catat. Alur eskalasi: 1. CS buat Summary Temuan max H+0 genba. 2. Kirim ke SPV QA untuk Quality, SPV Produksi untuk 5R Line, SPV Gudang untuk Warehouse. 3. Minta timeline perbaikan + PIC. 4. CS monitor: jika lewat deadline, eskalasi ke MD. 5. Update ke buyer: "Issue line 5 sudah di-action, close date 15-Oct". Praktek: dari 10 temuan materi 5, buat email eskalasi ke 3 departemen.
Buyer tidak mau jawaban "operator lupa". Harus RCA. Tools: 1. 5 Why: Kenapa benang tidak dipotong? Karena operator buru-buru. Kenapa buru-buru? Karena target tinggi. Kenapa target tinggi? Karena... sampai akar. 2. Fishbone: analisa dari Man, Method, Machine, Material, Environment. Contoh: defect spot minyak. Man: tidak pakai apron. Machine: mesin bocor. Method: tidak ada cek mesin harian. Tugas CS: fasilitator RCA bareng QA + Produksi, bukan tukang vonis.
CAP = format wajib buyer. Isi: 1. Problem Statement: jelas + foto. 2. Containment Action: apa yg dilakukan H+0 agar barang jelek tidak ke buyer. Contoh: 100% inspeksi ulang. 3. Root Cause: hasil 5 Why. 4. Corrective Action: hilangkan akar masalah. 5. Preventive Action: sistem agar tidak terulang. 6. PIC + Due Date. 7. Verification: bukti foto/dokumen. CAP telat/buruk = buyer hilang trust, next PO turun.
Dikasih 3 temuan real buyer: 1. Measurement out of tolerance +1cm. 2. 5R: tumpukan kain di gang line. 3. Label salah size. Tugas: 1. Pimpin meeting RCA 30 menit bareng SPV QA & Produksi. 2. Isi form CAP format buyer H&M. 3. Tentukan Containment, CA, PA, PIC, Due Date. 4. Buat email kirim CAP ke buyer Bahasa Inggris. 5. Dinilai: logis tidak RCA-nya, realistis tidak due date-nya.
CAP di atas kertas tidak cukup. Tugas CS: 1. Cek lapangan: apakah line sudah pasang pembatas kain? Apakah SOP ukur baru ditempel? 2. Minta bukti: foto, checklist, training record. 3. Jika lewat due date: eskalasi ke MD + info ke buyer "request extend + alasan". 4. Setelah verify OK, update status CAP: Closed. 5. Buat CAP Closure Report ke buyer. Praktek: verifikasi 2 CAP minggu lalu, ambil bukti foto.
Kasus: Buyer minta rework 100% tapi shipment 2 hari lagi. Internal nolak lembur. Tugas CS: 1. Hitung dampak: biaya air freight vs biaya rework. 2. Siapkan 2 opsi untuk buyer: Opsi A = partial ship + air freight sisa, Opsi B = delay 3 hari + diskon. 3. Negosiasi internal: jelaskan risiko kehilangan buyer ke MD. 4. Roleplay: telpon buyer untuk nego, pakai data. Prinsip: CS jaga hubungan, tapi tidak korbankan perusahaan.
Turun lapangan bawa checklist + kamera. Tugas: 1. Audit 3 area: Line 1, Packing, Gudang FG. 2. Foto temuan: benang di lantai, carton tidak label, APD tidak dipakai. 3. Skor tiap area. 4. Langsung info SPV area saat itu juga untuk temuan Critical. 5. Buat Laporan Audit 5R: skor, foto, temuan, PIC, due date. 6. Kirim ke MD + semua Dept Head H+0 selesai audit. Target CS: 0 toleransi temuan berulang 3x.
SOP bukan untuk arsip, tapi dipakai operator. Syarat SOP bagus: 1. Satu lembar, satu proses. 2. Pakai foto step by step, bukan teks panjang. 3. Bahasa sederhana: "Ambil baju, cek kerah, potong benang". 4. Ada "Kenapa" = agar operator paham tujuan. 5. Format: Judul, Tujuan, Alat, Langkah, Standar, K3, Gambar. CS sebagai koordinator SOP: kumpulkan info dari SPV, edit jadi standar, minta approval MD.
Dikasih tugas buat 3 SOP: 1. SOP Potong Benang di Line Jahit, 2. SOP 5R Harian Leader Line, 3. SOP Penanganan Barang Reject di Packing. Alur: 1. Observasi proses real 30 menit. 2. Interview SPV + 1 operator senior. 3. Foto tiap step. 4. Draft SOP 1 halaman. 5. Trial ke operator baru: bisa paham tanpa dijelasin tidak? 6. Revisi, minta tanda tangan SPV & MD. 7. Tempel di area. Dinilai: visual, mudah dipahami.
Audit 5R pasti nemu masalah berulang. Tugas CS: ubah jadi project. Contoh temuan: "Benang selalu di lantai". Analisa: tidak ada tempat sampah kecil di tiap meja. Improvement: pasang kantong benang di 200 meja jahit. Langkah: 1. Buat proposal 1 lembar: masalah, solusi, biaya, benefit. 2. Presentasi ke MD. 3. Eksekusi bareng Maintenance. 4. Cek hasil 1 minggu: lantai bersih tidak? 5. Standarisasi: masuk SOP. Praktek: pilih 1 temuan audit minggu lalu, buat proposal kaizen.
SOP sudah jadi tapi tidak disosialisasi = 0. Tugas CS: 1. Buat materi training 15 menit: kenapa SOP ini penting, demo step. 2. Latih Leader dulu, lalu Leader latih operator. 3. Test: random tanya operator "langkah ke-3 SOP potong benang apa?". 4. Pasang SOP di titik kerja. 5. Buat Absen Training. Praktek: sosialisasi 1 SOP hasil materi 4 ke 1 line. Dokumentasi foto + absen.
Auditor minta 100+ dokumen. Kategori: 1. Legal: SIUP, NIB, BPJS Ketenagakerjaan & Kesehatan, P2K3. 2. HRD: kontrak kerja, slip gaji 12 bulan, absensi, lembur, usia pekerja. 3. K3: sertifikat APAR, pelatihan P3K, data kecelakaan kerja, MSDS bahan kimia. 4. 5R & Lingkungan: ijin limbah, SOP 5R, laporan audit internal. Tugas CS: buat master list dokumen, cek expired date, filing rapi per kategori. Sistem: 1 folder = 1 audit. Jika dokumen hilang = finding major.
H-30 audit real. Tugas CS: 1. Pakai checklist SMETA 4-Pillar, self-check 300 poin. 2. Walkthrough pabrik: cek APAR expired, jalur evakuasi tertutup, P3K kosong. 3. Interview 5 operator random: "tau tidak jam lembur max?", "gaji telat tidak?". 4. Buat CAP internal untuk semua temuan. 5. Mock Audit: CS jadi auditor, interogasi HRD & SPV K3. Target: 0 temuan Critical saat audit real.
Hari H audit. Peran CS: 1. Opening meeting: jelaskan profil pabrik. 2. Dampingi auditor keliling: jawab pertanyaan, jangan menghalangi. 3. Saat interview pekerja: CS tidak boleh ikut masuk ruangan. Siapkan ruangan tertutup + konsumsi. 4. Aturan emas: jangan bohong, jangan coaching jawaban ke operator. Jika tidak tahu: "Saya cek dulu". 5. Closing meeting: catat semua temuan auditor. Roleplay: simulasi auditor tanya "Kenapa lembur 80 jam/bulan?".
Setelah audit, keluar laporan: 2 Major, 5 Minor. Tugas CS: 1. Buat CAP format SEDEX. 2. Major contoh: "Tidak ada kontrak kerja 10 operator". CA: buat kontrak, PA: SOP HRD cek kontrak tiap rekrut. Due date 30 hari. 3. Koordinasi HRD, K3, Maintenance untuk close temuan. 4. Upload bukti: foto, scan dokumen ke platform Sedex/WRAP. 5. Update buyer: "All CAP submitted". Jika telat upload = sertifikat dicabut.
Sertifikat WRAP/BSCI berlaku 1-2 tahun. Tugas CS agar tidak kaget: 1. Buat kalender compliance: kapan APAR dicek, kapan training P3K, kapan ijin limbah habis. 2. Audit internal compliance 3 bulan sekali pakai checklist sama. 3. Update dokumen rutin: slip gaji, absensi, data kecelakaan. 4. Edukasi rutin ke operator: hak & kewajiban, K3. Prinsip: Compliance bukan proyek, tapi budaya harian. CS = polisi compliance pabrik.
Buyer email: "Style A, PO 123, 300 pcs defect shading". CS tidak boleh panik. Step: 1. Minta bukti: foto, inspection report pihak ke-3, sample defect. 2. Cek internal: ambil sample simpan di QA, cek laporan QC Inline & Final. 3. Hitung: benar tidak 300 pcs? Cek packing list, apakah 1 carton full salah? 4. Cek penyebab: salah potong, salah gelaran? 5. Kesimpulan: Claim valid/tidak valid/partial. Praktek: dikasih 2 kasus claim, buat laporan investigasi + bukti.
Sebelum nego, CS harus hitung. Opsi buyer: 1. Rework di gudang buyer: buyer minta $2/pc x 300 pcs = $600. 2. Air freight return ke pabrik: $5/kg x 200kg = $1000 + rework + air freight balik. 3. Discount: minta potong 15% FOB. 4. Reject: barang tidak dibayar + biaya destroy. Tugas CS: buat tabel perbandingan 4 opsi. Tanya ke Finance: mana rugi paling kecil? Data ini buat senjata nego ke buyer & MD.
Prinsip nego claim: 1. Akui salah jika data valid, tapi jangan akui semua. 2. Tawar pakai data: "Dari 300 pcs, hanya 120 pcs defect B, 180 pcs masih Grade A". 3. Kasih opsi: "Kami rework di sini, kirim ulang 7 hari, hanya charge $200" vs "Discount 5%". 4. Tarik ulur: minta buyer share cost. 5. Selalu CC MD saat angka di atas $1000. Roleplay: buyer minta discount 20%, CS nego jadi 8% + next PO airfreight kita tanggung. Dinilai: dapat angka terbaik.
Setelah deal nego, eksekusi: 1. Credit Note: kita potong tagihan buyer. CS buat draft, Finance terbitkan. 2. Debit Note: kita tagih buyer balik jika ada biaya yg buyer tanggung. 3. Dokumen: Berita Acara Claim ditandatangani MD & Buyer. 4. Update di SAP: jika ada retur, buat proses Return Delivery. 5. Filing: semua email nego, BA, CN jadi 1 file. Praktek: dari hasil nego materi 4, buat draft Credit Note + Berita Acara.
Claim selesai bukan berarti selesai. Tugas CS: 1. Buat "Claim Summary Report" bulanan ke MD: total $ claim, top 3 defect, top 3 buyer komplain. 2. Pimpin meeting dengan QA, Produksi, IE: "Kenapa shading terus?" 3. Hasilkan 1 Preventive Action: ubah SOP gelaran, tambah QC titik ukur. 4. Update ke buyer: "Thanks for feedback, kami sudah improve X". Ubah buyer marah jadi percaya. Praktek: analisa 3 claim 3 bulan terakhir, buat 1 PA & email ke buyer.
Buyer H&M/Target visit. Tugas CS: 1. H-3: terima agenda, buat rundown, briefing internal. 2. H-1: cek semua area, pastikan 5R hijau. 3. Hari H: jemput buyer, temani 6 jam keliling Line-Gudang-Packing, catat 15+ temuan, jawab pertanyaan buyer. 4. H+0: kirim Minutes + foto temuan sebelum jam 17.00. 5. H+1: terbitkan 3 CAP dari temuan. 6. Dinilai MD: inisiatif, akurasi catat, kecepatan Minutes, bahasa Inggris. Nilai min 85 lulus.
Pilih 1 area "Red Zone" bulan lalu. Tugas: 1. Audit 5R full checklist 50 poin. 2. Jika skor <70, langsung pimpin meeting 15 menit dengan SPV area. 3. Tentukan 3 action, due date 3 hari. 4. Follow up harian, cek lapangan. 5. Audit ulang H+4: target skor naik jadi >85. 6. Buat 1-pager "5R Improvement Report" dengan before-after foto. Bukti CS bisa ubah budaya, bukan cuma catat.
Pegang 2 CAP buyer yang due date minggu ini. Kondisi: 1 CAP on track, 1 CAP telat karena sparepart. Tugas: 1. Verifikasi CAP on track: foto, dokumen, kirim CAP Closure ke buyer. 2. CAP telat: buat analisa keterlambatan, email ke buyer minta extend 5 hari + alasan kuat + foto progres 70%. 3. Eskalasi ke MD untuk approval extend. 4. Pastikan buyer reply "OK". Goal: 0 CAP overdue tanpa persetujuan buyer.
Ambil 1 komplain berulang 3 bulan terakhir. Contoh: "Salah tempel size sticker". Tugas: 1. RCA bareng Packing. 2. Buat SOP 1 halaman: "SOP Verifikasi Sticker Size 2 Lapis". 3. Trial di 1 line packing. 4. Training ke 2 Leader + 10 operator, absen + foto. 5. Tempel SOP, cek 3 hari: 0 salah sticker. 6. Lapor ke buyer: "We improved our process due to your feedback". Bukti CS jadi agen perubahan.
Buat PPT 10 slide, presentasi 20 menit depan MD, HRD, Dept Head. Isi: 1. Jumlah Genba didampingi: temuan vs close rate. 2. Skor 5R awal vs akhir: grafik naik. 3. Total CAP handled: % ontime. 4. $ Claim turun berapa vs semester lalu. 5. SOP yang dibuat & dampaknya. 6. 1 improvement paling bangga. 7. Rencana 3 bulan ke depan. Sesi tanya jawab. Lulus jika MD acc: "Siap jadi CS mandiri". Dapat SK Pengangkatan.
GMJQ+CGJ, RT.19/RW.05, Dusun III, Babadan, Kec. Sambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah 57376

Kab. Boyolali
Merupakan salah satu anak perusahaan dari PT. PAN Brothers Tbk & Group yang merupakan perusahaan manufaktur di bidang garment terbesar di Indonesia. PT ESGI Klego berdiri sejak tahun 2014 dan berfokus pada pembuatan pakaian jadi seperti celana kasual, rok, jaket dll. Dalam proses produksi kami didukung oleh berbagai tenaga ahli dan terampil sebanyak kurang lebih 3800 karyawan. Mengusung motto kami "Clothing the word with Indonesia Heart."

Rsu Islam Boyolali
Keperawatan Anestesiologi

Rsu Islam Boyolali
Gizi dan Dietetika, Gizi

Unit Bisnis Surakarta
Farmasi

Rs Pku Aisyiyah Boyolali
Terapi Wicara

PT Eco Smart Garment Indonesia
Teknik Sipil

PT Eco Smart Garment Indonesia
Tata Busana, Pendidikan Tata Busana, Teknik Industri