Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.
Puskesmas Ketabang
Peserta pemagangan membantu penyelenggaraan pelayanan kesehatan gigi dan
mulut di Puskesmas melalui persiapan ruang dan alat, penerapan pencegahan
dan pengendalian infeksi, asistensi pelayanan dokter gigi, pencatatan pelayanan,
edukasi kesehatan gigi dan mulut, kegiatan promotif-preventif di masyarakat,
pendampingan UKGS dan UKGM, pengolahan data, serta proyek perbaikan
pelayanan.
Seluruh kegiatan dilakukan sesuai kompetensi peserta dan di bawah supervisi
dokter gigi atau tenaga kesehatan gigi yang ditunjuk sebagai mentor.
Peserta tidak diperkenankan:
• Menetapkan diagnosis secara mandiri.
• Menentukan rencana perawatan pasien.
• Melakukan tindakan di luar kompetensi dan kewenangannya.
• Memberikan obat atau resep.
• Melakukan tindakan invasif tanpa instruksi dan supervisi.
• Menyampaikan informasi klinis yang belum dikonfirmasi.
• Membuka data dan identitas pasien kepada pihak yang tidak berkepentingan.
Materi • Profil, visi, misi, dan budaya kerja Puskesmas Ketabang. • Struktur organisasi dan wilayah kerja. • Integrasi Layanan Primer. • Peran pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Puskesmas. • Alur pasien poli gigi. • Tugas dokter gigi dan terapis gigi dan mulut. • Etika pelayanan kesehatan. • Komunikasi dengan pasien. • Kerahasiaan rekam medis. • Keselamatan pasien. • Pencegahan dan pengendalian infeksi. • Keselamatan dan kesehatan kerja. • Pengenalan ruang, alat, bahan, dan sistem pencatatan pelayanan. Kegiatan peserta • Mengikuti orientasi Puskesmas dan poli gigi. • Mengamati alur pasien sejak pendaftaran hingga selesai pelayanan. • Mengenali fungsi alat dan bahan kedokteran gigi. • Mengamati proses persiapan ruang pelayanan. • Mengikuti proses pelayanan bersama mentor. • Mempelajari formulir dan pencatatan pelayanan. • Mengidentifikasi risiko keselamatan di ruang pelayanan. • Membuat catatan hasil orientasi.
Materi • Persiapan ruang dan dental unit. • Persiapan alat serta bahan pelayanan. • Penggunaan alat pelindung diri. • Kebersihan tangan. • Dekontaminasi alat. • Pencucian, pengeringan, pengemasan, dan sterilisasi. • Penyimpanan alat steril. • Pembersihan serta disinfeksi permukaan. • Pemilahan limbah medis dan nonmedis. • Pengelolaan benda tajam. • Pencegahan pajanan darah dan cairan tubuh. • Pemeliharaan alat sederhana. • Monitoring tanggal kedaluwarsa bahan. Kegiatan peserta • Menyiapkan ruang dan dental unit sebelum pelayanan. • Menyiapkan instrumen sesuai jenis tindakan. • Menggunakan alat pelindung diri dengan benar. • Membantu proses dekontaminasi dan sterilisasi. • Memeriksa integritas kemasan alat steril. • Membantu penyimpanan instrumen. • Memantau kebersihan ruang dan permukaan kerja. • Memilah limbah pelayanan. • Membuat daftar stok dan masa berlaku bahan. • Mengisi checklist pencegahan infeksi.
Materi • Prinsip komunikasi sebelum tindakan. • Persiapan pasien. • Pengaturan posisi pasien. • Asistensi four-handed dentistry. • Penyerahan dan penerimaan instrumen. • Pengendalian saliva dan area kerja. • Persiapan bahan tindakan. • Asistensi pemeriksaan gigi dan mulut. • Asistensi tindakan promotif, preventif, dan kuratif. • Pencatatan odontogram. • Pencatatan jenis tindakan. • Pencatatan penggunaan alat dan bahan. • Edukasi setelah tindakan. • Identifikasi kondisi yang membutuhkan perhatian segera. Kegiatan peserta • Membantu mempersiapkan pasien. • Mengatur posisi pasien sesuai arahan mentor. • Menyiapkan alat berdasarkan tindakan. • Membantu dokter gigi selama pemeriksaan dan tindakan. • Melakukan suction dan pengendalian area kerja sesuai kompetensi. • Menyiapkan bahan yang diperlukan. • Membantu pencatatan hasil pemeriksaan. • Membantu pengisian odontogram di bawah supervisi. • Menyampaikan edukasi pascatindakan yang telah ditetapkan dokter gigi. • Membersihkan dan menata kembali ruang pelayanan.
Materi • Faktor risiko penyakit gigi dan mulut. • Karies gigi. • Gingivitis dan penyakit periodontal. • Kebiasaan menyikat gigi. • Pemilihan sikat dan pasta gigi. • Teknik menyikat gigi yang benar. • Pola konsumsi makanan kariogenik. • Pemeliharaan kesehatan gigi ibu hamil. • Kesehatan gigi anak. • Kesehatan gigi remaja. • Kesehatan gigi lansia. • Edukasi penggunaan gigi tiruan. • Penyusunan media promosi. • Komunikasi dan demonstrasi kesehatan gigi. Kegiatan peserta • Mengamati edukasi individual di poli gigi. • Memberikan edukasi sederhana di bawah supervisi. • Melakukan demonstrasi menyikat gigi. • Menyusun leaflet, poster, video, atau media digital. • Membantu kegiatan edukasi kelompok. • Menyiapkan alat peraga. • Melakukan evaluasi pemahaman peserta. • Mengumpulkan umpan balik dari pasien atau masyarakat. • Mendokumentasikan kegiatan edukasi.
Materi • Usaha Kesehatan Gigi Sekolah. • Usaha Kesehatan Gigi Masyarakat. • Pemeriksaan atau skrining kesehatan gigi sederhana. • Pencatatan status kesehatan gigi. • Edukasi kelompok anak sekolah. • Gerakan menyikat gigi bersama. • Kesehatan gigi ibu dan balita. • Pelayanan kesehatan gigi di Posyandu. • Kesehatan gigi kelompok lanjut usia. • Pendampingan kader. • Sistem rujukan hasil skrining. • Pengolahan data hasil kegiatan. • Monitoring tindak lanjut sasaran. Kegiatan peserta • Mengikuti kegiatan UKGS di sekolah. • Membantu menyiapkan alat dan formulir skrining. • Membantu pemeriksaan sesuai kompetensi dan supervisi. • Mencatat hasil pemeriksaan. • Membantu penyuluhan dan demonstrasi. • Mendampingi kegiatan menyikat gigi bersama. • Mengikuti kegiatan Posyandu atau UKGM. • Merekap sasaran yang memerlukan tindak lanjut. • Membantu pemberian informasi rujukan. • Mengolah data hasil kegiatan masyarakat.
Materi • Identifikasi masalah pelayanan. • Penentuan prioritas masalah. • Analisis akar masalah. • Penyusunan tujuan dan indikator. • Perencanaan intervensi. • Implementasi perbaikan skala kecil. • Pengukuran hasil sebelum dan sesudah. • Penyusunan laporan. • Presentasi hasil proyek. • Penyusunan portofolio. • Refleksi kompetensi dan etika profesi. Kegiatan peserta • Memilih satu masalah bersama mentor. • Mengumpulkan data awal. • Melakukan analisis penyebab masalah. • Menyusun rencana perbaikan. • Membuat instrumen, media, atau sistem monitoring. • Melakukan uji coba perbaikan. • Mengukur hasil intervensi. • Menyusun laporan akhir. • Mempresentasikan hasil kepada mentor dan pimpinan. • Menyusun portofolio kegiatan. • Mengikuti evaluasi akhir.
Jl. Jaksa Agung Suprapto No.10, Ketabang, Kec. Genteng, Surabaya, Jawa Timur 60272
Kota Surabaya
Puskesmas Ketabang merupakan fasilitas pelayanan kesehatan umum yang menyediakan pelayanan kesehatan primer bagi seluruh masyarakat yang telah bekerjasama dengan BPJS. Puskesmas Ketabang yang berada di Kecamatan Genteng Kota Surabaya memiliki 2 wilayah kelurahan yaitu Kelurahan Ketabang dan Kelurahan Embong Kaliasin.

Puskesmas Tanjungsari
Psikologi

Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Mohamad Soewandhie
Teknokimia Nuklir, Fisika, Teknik Nuklir

Puskesmas Klampis Ngasem
Farmasi

Puskesmas Sawahan
Keperawatan Gigi

Ramasari Surya Persada
Pendidikan Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional