Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Bersatu Asa Jaya
Program pemagangan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi di bidang Human Resources (HR) pada perusahaan perdagangan besar (wholesale) sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Program berlangsung selama enam bulan dengan pendekatan pembelajaran bertahap yang mencakup aspek administrasi SDM, rekrutmen, pengelolaan kinerja, hubungan industrial, pelatihan dan pengembangan, hingga penyusunan laporan HR.
Minggu 1: Teori Bisnis Wholesale & Desain Organisasi • Materi Belajar: 1. Konsep rantai pasok (supply chain) dan anatomi bisnis perdagangan besar (wholesale). 2. Peran taktis departemen HR dalam mendukung kelancaran operasional distribusi dan pergudangan. 3. Teori perancangan struktur organisasi dan penentuan rentang kendali (span of control). 4. Metodologi pembagian kerja antara lini operasional, armada pengiriman, dan tim penjualan. 5. Prinsip dasar regulasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan kerja logistik. • Kompetensi Inti (KI): Menunjukkan pemahaman holistik tentang ekosistem bisnis perdagangan besar dan prinsip keselamatan kerja yang berlaku di dalamnya. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu menjabarkan alur operasional bisnis distribusi barang dari produsen ke peritel. 2. Mampu menguraikan tugas pokok dan fungsi setiap unit kerja di dalam struktur organisasi perusahaan. 3. Mampu mengidentifikasi potensi bahaya kerja di area pergudangan berdasarkan standar K3. Minggu 2: Hukum Ketenagakerjaan Indonesia & Hubungan Kerja • Materi Belajar: 1. Pengantar Hukum Ketenagakerjaan di Indonesia dan hierarki peraturan yang mengikat industri. 2. Perbedaan aspek yuridis, hak, dan kewajiban antara status kerja PKWT (Kontrak) dan PKWTT (Tetap). 3. Regulasi jam kerja, waktu istirahat, perhitungan kerja lembur, dan jatah libur karyawan. 4. Ketentuan normatif mengenai upah minimum, tunjangan, dan Tunjangan Hari Raya (THR). 5. Aspek legalitas penggunaan tenaga kerja alih daya (outsourcing) pada fungsi penunjang logistik. • Kompetensi Inti (KI): Menunjukkan kepatuhan yang tinggi terhadap regulasi ketenagakerjaan nasional yang berlaku di Indonesia. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu membedakan karakteristik hukum antara ikatan kerja PKWT dan PKWTT secara tepat. 2. Mampu menguraikan komponen hak normatif karyawan operasional sesuai dengan undang-undang yang berlaku. 3. Mampu merasionalkan batasan hukum penggunaan tenaga kerja alih daya di lingkungan distribusi. Minggu 3: Landasan Teori Administrasi SDM & Pengarsipan (Filing) • Materi Belajar: 1. Konsep tata kelola data karyawan (HR Data Governance) dan perlindungan privasi data pegawai. 2. Siklus hidup dokumen kepegawaian (employee lifecycle documents) dari proses masuk hingga keluar organisasi. 3. Teori klasifikasi pengarsipan berkas fisik dan digital (Filing System Alphabetical vs Chronological). 4. Prosedur dan regulasi kepesertaan jaminan sosial BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. 5. Kewajiban pelaporan ketenagakerjaan eksternal (Wajib Lapor Ketenagakerjaan/WLKP) ke instansi pemerintah. • Kompetensi Inti (KI): Menjunjung tinggi asas kerahasiaan, kerapian, dan ketelitian dalam mengelola seluruh dokumen penting kepegawaian. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu mengelompokkan jenis dokumen kepegawaian berdasarkan tahapan masa kerja karyawan. 2. Mampu menerangkan metode penyimpanan berkas personal karyawan secara aman dan terstruktur. 3. Mampu merinci persyaratan wajib kepesertaan BPJS dan pelaporan ketenagakerjaan berkala. Minggu 4: Pengenalan HRIS (Human Resource Information System) • Materi Belajar: 1. Pengantar arsitektur perangkat lunak HRIS dan pentingnya digitalisasi data personalia. 2. Teori aliran data kepegawaian (employee data flow) di dalam sistem database digital. 3. Pemahaman struktur modul manajemen kehadiran, rotasi shift kerja, dan pelaporan absensi. 4. Konsep pengamanan akses data HRIS berbasis peran (Role-Based Access Control). 5. Teori pemrosesan data kehadiran harian menjadi variabel siap hitung penggajian (payroll variables). • Kompetensi Inti (KI): Menunjukkan kesadaran akan pentingnya akurasi data digital dan keamanan informasi dalam sistem informasi SDM. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu menguraikan alur input dan pembaruan data karyawan di dalam sistem informasi HR. 2. Mampu memetakan pembagian hak akses sistem HRIS berdasarkan tingkat jabatan pengguna. 3. Mampu menjelaskan keterkaitan antara data kehadiran digital dengan komponen perhitungan upah.
Minggu 1: Analisis Jabatan & Perencanaan Tenaga Kerja (MPP) • Materi Belajar: 1. Metodologi pengumpulan data analisis jabatan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara. 2. Teknik penyusunan Uraian Jabatan (Job Description) dan Spesifikasi Jabatan (Job Specification). 3. Teori Analisis Beban Kerja (Workload Analysis) untuk menghitung efisiensi tenaga kerja operasional. 4. Metode perhitungan perencanaan kebutuhan tenaga kerja (Manpower Planning / MPP) jangka pendek. 5. Konsep pemetaan kompetensi (competency matrix) untuk jabatan staf gudang dan tenaga penjualan. • Kompetensi Inti (KI): Menunjukkan pola pikir analitis dan terukur dalam merencanakan kebutuhan struktur tenaga kerja organisasi. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu menyusun instrumen pengumpulan data analisis jabatan untuk lini operasional. 2. Mampu membedakan antara tanggung jawab tugas (job desc) dengan kualifikasi personal (job spec). 3. Mampu merasionalkan jumlah kebutuhan tenaga kerja berdasarkan volume beban kerja harian. Minggu 2: Strategi Sourcing & Metodologi Rekrutmen • Materi Belajar: 1. Perbandingan efektivitas, biaya, dan kecepatan antara metode rekrutmen internal vs eksternal. 2. Taktik pemanfaatan portal lowongan kerja, media sosial profesional, dan jalur kemitraan lokal. 3. Pengenalan sistem pelacak pelamar (Applicant Tracking System / ATS) dalam menyaring lamaran. 4. Teori kepatuhan hukum dalam pembuatan iklan lowongan kerja guna menghindari bias diskriminasi. 5. Manajemen komunikasi kandidat (candidate experience) untuk membangun citra baik perusahaan. • Kompetensi Inti (KI): Menunjukkan objektivitas penuh dan keadilan dalam merancang strategi penarikan calon tenaga kerja baru. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu menentukan saluran rekrutmen yang paling efektif untuk berbagai tingkatan level jabatan. 2. Mampu mendesain konten iklan lowongan kerja yang representatif dan bebas dari unsur diskriminatif. 3. Mampu menerangkan alur pengelolaan data pelamar kerja dari tahap masuk hingga seleksi berkas. Minggu 3: Teori Asesmen & Metode Wawancara BEI • Materi Belajar: 1. Prinsip dasar keandalan (reliability) dan kesahihan (validity) instrumen tes seleksi karyawan. 2. Konsep metode wawancara berbasis perilaku (Behavioral Event Interview / BEI). 3. Penerapan teknik penggalian kompetensi menggunakan struktur pertanyaan model STAR. 4. Teori identifikasi bias penilaian dalam proses wawancara kerja dan cara meminimalkannya. 5. Desain tolok ukur penilaian wawancara (interview rating scale) yang adil dan seragam. • Kompetensi Inti (KI): Menunjukkan ketajaman analisis perilaku dan sikap imparsial dalam mengukur potensi calon karyawan. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu merumuskan pertanyaan wawancara terstruktur berdasarkan kebutuhan kompetensi jabatan. 2. Mampu mengidentifikasi komponen situasi, tugas, tindakan, dan hasil (STAR) dalam jawaban kandidat. 3. Mampu meminimalkan bias subjektif personal saat merumuskan rekomendasi hasil wawancara. Minggu 4: Teori Onboarding & Transfer Pengetahuan • Materi Belajar: 1. Teori sosialisasi organisasi dan pengaruh program pengenalan kerja terhadap retensi karyawan. 2. Desain kurikulum masa pengenalan kerja (onboarding roadmap) berjangka waktu 30-60-90 hari. 3. Konsep program pendampingan kerja (Buddy System) dan peran pembimbing teknis di unit kerja. 4. Manajemen persiapan logistik kerja hari pertama bagi karyawan baru (workstation preparation). 5. Metode evaluasi efektivitas pelaksanaan masa pengenalan karyawan baru (onboarding survey). • Kompetensi Inti (KI): Menunjukkan empati sosial dan kepedulian terstruktur dalam menyambut serta mengintegrasikan anggota tim baru. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu merancang alur aktivitas pengenalan lingkungan kerja yang komprehensif bagi staf baru. 2. Mampu mengidentifikasi peran penting mentor dalam mempercepat proses adaptasi karyawan baru. 3. Mampu menyusun kuesioner evaluasi tingkat kepuasan karyawan terhadap proses orientasi.
Minggu 1: Konsep Kompensasi & Struktur Skala Upah • Materi Belajar: 1. Teori keadilan pengupahan internal (internal equity) dan perbandingannya dengan pasar industri sejenis. 2. Anatomi komponen upah di Indonesia yang terdiri dari upah pokok, tunjangan tetap, dan tunjangan tidak tetap. 3. Metode penyusunan Struktur dan Skala Upah (SSU) menggunakan pendekatan bobot jabatan. 4. Konsep perancangan skema insentif performa penjualan (commission models) bagi tim pemasaran. 5. Teori pemotongan upah berkala yang diizinkan oleh hukum (pajak PPh 21, BPJS, sanksi kedisiplinan). • Kompetensi Inti (KI): Menunjukkan ketelitian matematis dan kepekaan terhadap asas keadilan finansial dalam sistem balas jasa perusahaan. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu membedakan sifat dan perlakuan hukum antara tunjangan tetap dengan tunjangan tidak tetap. 2. Mampu menguraikan prinsip-prinsip dasar yang melandasi pembentukan struktur dan skala upah. 3. Mampu merinci jenis-jenis pemotongan upah karyawan yang sah sesuai peraturan perundang-undangan. Minggu 2: Manajemen Kinerja & Perancangan KPI • Materi Belajar: 1. Prinsip dasar Siklus Manajemen Kinerja (Performance Management Lifecycle). 2. Perbedaan antara penilaian kerja berbasis target hasil (KPI) dan penilaian berbasis perilaku kerja. 3. Metode perumusan target kerja menggunakan kaidah SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound). 4. Teori penyelarasan (calibration) nilai kinerja untuk menjaga keadilan hasil penilaian antardivisi. 5. Konsep penyusunan Program Pembinaan Kinerja (Performance Improvement Plan / PIP). • Kompetensi Inti (KI): Mengutamakan objektivitas dan orientasi pada pengembangan kompetensi berkelanjutan dalam mengevaluasi kontribusi karyawan. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu membedakan indikator hasil kerja yang terukur dengan indikator perilaku kerja harian. 2. Mampu memformulasikan KPI tingkat staf yang selaras dengan sasaran strategis departemen. 3. Mampu menerangkan tahapan pembinaan bagi karyawan yang tidak memenuhi standar minimal performa. Minggu 3: Teori Pelatihan (TNA, Desain, & Evaluasi) • Materi Belajar: 1. Tiga pilar analisis kebutuhan pelatihan (Training Needs Analysis / TNA): Organisasi, Jabatan, dan Individu. 2. Teknik perumusan tujuan pembelajaran (learning objectives) yang berorientasi pada peningkatan kinerja. 3. Teori desain instruksional program pelatihan menggunakan kerangka kerja ADDIE. 4. Pengenalan model Evaluasi Pelatihan Empat Level Kirkpatrick (Reaksi, Belajar, Perilaku, Dampak Bisnis). 5. Teori perhitungan nilai pengembalian investasi program pengembangan SDM (Return on Investment / ROI). • Kompetensi Inti (KI): Menunjukkan komitmen terhadap peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui perancangan program belajar yang tepat sasaran. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu menerangkan metode pengumpulan data kebutuhan pelatihan di unit operasional. 2. Mampu menyusun tujuan instruksional yang jelas untuk satu topik pelatihan teknis dasar. 3. Mampu menjabarkan indikator evaluasi keberhasilan pelatihan dari level reaksi hingga dampak kerja. Minggu 4: Teori Hubungan Industrial & Manajemen Konflik • Materi Belajar: 1. Prinsip dasar Hubungan Industrial Pancasila dan pentingnya kemitraan bipartit di tempat kerja. 2. Fungsi, kekuatan hukum, tata cara perundingan, serta masa berlaku Peraturan Perusahaan (PP). 3. Aspek hukum pemberian sanksi administratif dan masa berlaku Surat Peringatan (SP) tingkat 1, 2, dan 3. 4. Teori penanganan konflik interpersonal menggunakan instrumen Thomas-Kilmann (TKI). 5. Alur hukum penyelesaian perselisihan hubungan industrial (LKS Bipartit, Mediasi, hingga PHI). • Kompetensi Inti (KI): Menjunjung tinggi nilai keadilan, kedamaian, dan kepatuhan prosedur dalam memitigasi serta menyelesaikan perselisihan kerja. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu menerangkan peranan penting Peraturan Perusahaan dalam menjaga ketertiban iklim kerja. 2. Mampu merinci prosedur hukum pengenaan sanksi kedisiplinan yang sah kepada karyawan. 3. Mampu menjelaskan tahapan penyelesaian sengketa ketenagakerjaan dari ranah internal hingga pengadilan.
Minggu 1: Praktik Sourcing & Pembuatan Iklan Lowongan Kerja • Materi Belajar (Praktik): 1. Praktik penulisan draf iklan lowongan kerja untuk posisi staf gudang dan perwakilan penjualan (sales rep). 2. Praktik pengunggahan dan pengelolaan iklan lowongan di berbagai kanal rekrutmen mitra perusahaan. 3. Praktik penyaringan awal surat lamaran masuk menggunakan metode eliminasi daftar kualifikasi. 4. Praktik wawancara penyaringan singkat via telepon (phone screening) untuk memeriksa kecocokan ekspektasi awal. 5. Praktik pengarsipan data pelamar aktif ke dalam tabel sistem pelacakan pelamar harian. • Kompetensi Inti (KI): Menunjukkan ketelitian, kecepatan merespons, dan ketertiban administrasi dalam mengelola data kandidat pelamar. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu memproduksi naskah iklan lowongan kerja yang menarik perhatian target kandidat. 2. Mampu melakukan skrining CV pelamar secara objektif sesuai syarat kompetensi jabatan. 3. Mampu mempraktikkan komunikasi pra-skrining telepon secara profesional dengan calon pelamar. Minggu 2: Praktik Wawancara Seleksi & Pembuatan Offering Letter • Materi Belajar (Praktik): 1. Praktik pengoordinasian jadwal seleksi, pengiriman undangan tes, dan penyiapan berkas penilaian wawancara. 2. Praktik pendampingan wawancara kompetensi langsung (BEI) bersama mentor sebagai pengamat perilaku. 3. Praktik pengisian lembar evaluasi hasil wawancara kerja dan pembuatan peringkat kelayakan kandidat. 4. Praktik penyusunan draf Surat Penawaran Kerja (Offering Letter) beserta rincian paket kompensasinya. 5. Praktik pembuatan draf Surat Perjanjian Kerja (PKWT) siap tanda tangan untuk kandidat terpilih. • Kompetensi Inti (KI): Menunjukkan ketajaman dalam mengamati perilaku kandidat serta akurasi tinggi dalam menyusun dokumen perikatan kerja. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu mendokumentasikan poin-poin respon perilaku kandidat selama proses wawancara berlangsung. 2. Mampu merumuskan nilai evaluasi akhir wawancara berdasarkan kriteria kelayakan kompetensi. 3. Mampu menyusun draf dokumen penawaran kerja dan perjanjian kontrak tanpa kekeliruan data. Minggu 3: Eksekusi Program Onboarding Karyawan Baru • Materi Belajar (Praktik): 1. Praktik penyiapan perlengkapan kerja karyawan baru (ID card, hak akses absen, alamat email, sarana fisik). 2. Praktik pemanduan tur pengenalan area operasional kantor pusat dan fasilitas gudang distribusi. 3. Praktik pelaksanaan sesi pembekalan tata tertib kerja perusahaan dan pengenalan K3 operasional. 4. Praktik penginputan data profil lengkap karyawan baru ke dalam basis data sistem informasi HRIS. 5. Praktik penyebaran dan pengolahan hasil kuesioner evaluasi penyelenggaraan orientasi karyawan. • Kompetensi Inti (KI): Menunjukkan kemampuan memfasilitasi, keramahan sosial, dan ketertiban dalam mengurus administrasi awal karyawan baru. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu mengoordinasikan kesiapan seluruh sarana pendukung kerja karyawan baru secara tepat waktu. 2. Mampu menyajikan presentasi pengenalan aturan dasar perusahaan secara interaktif dan jelas. 3. Mampu memproses registrasi data personal karyawan baru ke dalam sistem database secara lengkap. Minggu 4: Praktik TNA & Fasilitasi Pelatihan Kelas • Materi Belajar (Praktik): 1. Praktik penyebaran kuesioner TNA kepada tim operasional pengiriman untuk memetakan kebutuhan pelatihan K3. 2. Praktik pengolahan data hasil kuesioner TNA menjadi laporan usulan topik materi pelatihan bulanan. 3. Praktik pembuatan proposal acara pelatihan, penyusunan jadwal (rundown), dan estimasi rincian anggaran. 4. Praktik pengelolaan operasional kelas pelatihan (bertindak sebagai pengatur waktu dan pemandu jalannya kelas). 5. Praktik perekapan nilai lembar ujian (pre-test dan post-test) serta pengolahan umpan balik peserta. • Kompetensi Inti (KI): Menunjukkan kemampuan mengorganisasi acara, keterampilan komunikasi publik, serta ketelitian mengolah data evaluasi kelas. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu menyusun dokumen proposal perencanaan program pelatihan internal secara sistematis. 2. Mampu memfasilitasi kelancaran teknis pelaksanaan kelas pelatihan dari awal hingga akhir acara. 3. Mampu menghitung tingkat penyerapan pengetahuan peserta berdasarkan selisih nilai tes awal dan akhir.
Minggu 1: Praktik Rekapitulasi Presensi & Perhitungan Lembur • Materi Belajar (Praktik): 1. Praktik ekspor data riwayat kehadiran bulanan karyawan dari mesin absensi sidik jari atau aplikasi digital. 2. Praktik proses audit absensi (mencocokkan ketidakhadiran dengan berkas fisik surat dokter, izin, atau cuti). 3. Praktik perhitungan akumulasi jam kerja lembur staf berdasarkan Surat Perintah Lembur (SPL) yang sah. 4. Praktik pemutakhiran sisa jatah cuti tahunan karyawan di dalam modul cuti sistem HRIS. 5. Praktik penutupan data kehadiran harian (closing attendance data) sebagai basis final perhitungan gaji. • Kompetensi Inti (KI): Menunjukkan disiplin administratif yang ketat, ketegasan, dan akurasi tinggi dalam memvalidasi data waktu kerja karyawan. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu mengidentifikasi kejanggalan atau ketidaksesuaian data absensi harian karyawan. 2. Mampu mengalkulasi total jam kerja lembur karyawan operasional sesuai dengan ketentuan pembulatan hukum. 3. Mampu menyajikan data rekapitulasi kehadiran bulanan yang bersih dan bebas dari kesalahan input. Minggu 2: Simulasi Perhitungan Payroll & BPJS (Manual & HRIS) • Materi Belajar (Praktik): 1. Praktik penyusunan lembar perhitungan gaji (payroll worksheet) bulanan menggunakan formula program spreadsheet. 2. Praktik penghitungan nilai potongan iuran jaminan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan porsi karyawan dan perusahaan. 3. Praktik penghitungan pajak PPh 21 bulanan untuk karyawan tetap tingkat staf dengan status PTKP yang bervariasi. 4. Praktik pembuatan draf slip gaji digital karyawan yang memuat rincian upah kotor, pemotongan, dan upah bersih. 5. Praktik pembuatan draf laporan rincian distribusi biaya gaji per divisi untuk diserahkan ke bagian keuangan. • Kompetensi Inti (KI): Menjunjung tinggi kerahasiaan data upah karyawan, kejujuran, dan presisi numerik yang mutlak dalam proses penggajian. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu mengaplikasikan rumus perhitungan iuran BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan secara tepat. 2. Mampu menghitung besaran pajak penghasilan pasal 21 bulanan menggunakan metode tarif efektif rata-rata. 3. Mampu menyusun laporan rekapitulasi pengeluaran payroll bulanan yang rapi dan terstruktur. Minggu 3: Praktik Penilaian Kinerja (Kompilasi Skor & Feedback) • Materi Belajar (Praktik): 1. Praktik penyebaran formulir evaluasi kinerja tengah tahunan ke seluruh kepala regu operasional. 2. Praktik pendampingan kepada supervisor dalam mengisi bobot pencapaian target kerja staf di bawahnya. 3. Praktik kompilasi, tabulasi, dan pengurutan skor penilaian kinerja seluruh divisi ke dalam pangkalan data pusat. 4. Praktik penyaringan daftar nama karyawan yang masuk kategori membutuhkan pembinaan kinerja (underperformer). 5. Praktik penyusunan draf dokumen rencana perbaikan kinerja (PIP) lengkap dengan penentuan indikator keberhasilannya. • Kompetensi Inti (KI): Menunjukkan objektivitas tinggi, bebas dari pengaruh hubungan personal, serta bersikap suportif dalam mendorong peningkatan kinerja. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu merangkum data pencapaian kinerja seluruh unit kerja secara terintegrasi. 2. Mampu mengidentifikasi karyawan yang memerlukan intervensi program pembinaan kinerja berdasarkan nilai evaluasi. 3. Mampu membuat rancangan sasaran perbaikan dalam dokumen PIP secara realistis dan terukur. Minggu 4: Simulasi Pemeriksaan Kasus Pelanggaran Disiplin Kerja • Materi Belajar (Praktik): 1. Praktik analisis berkas kronologi kasus pelanggaran tata tertib (misal: kasus manipulasi nota pengiriman barang). 2. Praktik penulisan draf Surat Panggilan Klarifikasi I dan II kepada karyawan yang diduga melakukan pelanggaran. 3. Praktik simulasi bermain peran (roleplay) pelaksanaan sidang klarifikasi kasus bersama pihak-pihak terkait. 4. Praktik pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sidang klarifikasi dengan struktur yang runut dan objektif. 5. Praktik perancangan draf surat keputusan pemberian sanksi administrasi (Surat Peringatan) yang sesuai hukum. • Kompetensi Inti (KI): Menunjukkan ketenangan emosional, sikap tegas, kepatuhan prosedur, serta netralitas dalam menangani pelanggaran disiplin. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu menyusun surat undangan pemanggilan karyawan bermasalah dengan tata bahasa hukum yang tepat. 2. Mampu menyusun naskah Berita Acara Pemeriksaan yang memuat keterangan saksi dan terduga secara berimbang. 3. Mampu menentukan rekomendasi sanksi disiplin yang selaras dengan ketentuan Peraturan Perusahaan.
Minggu 1: Praktik Audit Berkas Personalia (HR Audit) • Materi Belajar (Praktik): 1. Praktik pembuatan lembar kerja daftar periksa audit kepatuhan (HR compliance checklist) berdasarkan regulasi nasional. 2. Praktik pengauditan langsung kelengkapan berkas fisik karyawan (personal files) pada sampel acak yang ditentukan. 3. Praktik verifikasi kesesuaian pelaporan wajib data ketenagakerjaan perusahaan ke instansi luar (BPJS, WLKP Dinas). 4. Praktik penyusunan daftar penanda masa habis berlaku kontrak PKWT karyawan yang harus ditindaklanjuti. 5. Praktik penulisan laporan temuan audit (HR Audit Report) lengkap dengan saran tindakan perbaikan segera. • Kompetensi Inti (KI): Mengutamakan ketelitian detail, kejujuran profesional, serta kesadaran tinggi akan pencegahan risiko hukum perusahaan. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu menemukan celah ketidaklengkapan dokumen kepegawaian dalam berkas personalia. 2. Mampu menilai keselarasan praktik administrasi internal dengan standar aturan ketenagakerjaan yang berlaku. 3. Mampu merumuskan usulan tindakan korektif atas temuan ketidakpatuhan administrasi. Minggu 2: Pengolahan Dashboard Analitis & Metrik Kepegawaian • Materi Belajar (Praktik): 1. Praktik pengumpulan data historis mengenai jumlah karyawan, angka kehadiran, dan kasus keluar-masuk pegawai. 2. Praktik penghitungan indikator penting HR: Monthly Turnover Rate, Absenteeism Rate, dan rasio efisiensi biaya lembur. 3. Praktik perancangan visualisasi data kepegawaian ke dalam bentuk papan grafik interaktif (HR Dashboard). 4. Praktik penulisan ulasan analisis penafsiran data (menjelaskan penyebab naik-turunnya grafik metrik SDM). 5. Praktik simulasi penyajian laporan perkembangan data kepegawaian bulanan kepada mentor manajemen. • Kompetensi Inti (KI): Menunjukkan kemampuan berpikir analitis berbasis data kuantitatif serta terampil dalam menyajikan laporan visual yang mudah dipahami. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu menghitung secara akurat tingkat perputaran karyawan (turnover) dan persentase ketidakhadiran kerja. 2. Mampu membangun grafik analisis data yang komunikatif menggunakan fitur visualisasi spreadsheet. 3. Mampu menarik kesimpulan logis dari pergerakan angka statistik kepegawaian perusahaan. Minggu 3: Penyelesaian Proyek Akhir (Studi Kasus Perbaikan Sistem HR) • Materi Belajar (Praktik): 1. Praktik penentuan satu isu riil operasional HR yang terjadi di perusahaan sebagai objek kajian proyek akhir. 2. Praktik pengumpulan data lapangan melalui observasi langsung dan diskusi bersama rekan kerja operasional. 3. Praktik perancangan draf usulan solusi berupa program perbaikan prosedur kerja yang efisien dan hemat biaya. 4. Praktik penyusunan dokumen naskah laporan Proyek Akhir (Written Proposal) dengan struktur penulisan ilmiah populer. 5. Praktik konsultasi draf proposal perbaikan bersama pembimbing lapangan untuk mematangkan aspek operasionalnya. • Kompetensi Inti (KI): Menunjukkan inisiatif mandiri, daya analisis pemecahan masalah yang solutif, serta tanggung jawab profesional atas ide yang diajukan. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu mengidentifikasi akar penyebab terjadinya masalah administrasi atau operasional SDM di lapangan. 2. Mampu merancang rencana aksi perbaikan sistematis yang dilengkapi dengan estimasi alokasi anggaran dan jadwal pengerjaan. 3. Mampu memproduksi dokumen laporan usulan proyek perbaikan yang terstruktur, rapi, dan logis. Minggu 4: Sidang Rekomendasi Program & Evaluasi Kompetensi Akhir • Materi Belajar (Praktik): 1. Praktik pembuatan draf slide presentasi proyek akhir yang ringkas, berfokus pada visual, dan persuasif. 2. Praktik pelaksanaan presentasi paparan usulan program perbaikan di hadapan Tim Manajemen dan Mentor HR. 3. Praktik pertanggungjawaban argumentasi teknis serta penampungan masukan dalam sesi tanya jawab sidang magang. 4. Praktik pengisian lembar evaluasi mandiri (self-assessment) kompetensi akhir berdasarkan 12 unit kompetensi SKKNI. 5. Praktik penyusunan peta rencana pengembangan karir pribadi (Career Roadmap) di bidang profesi HR. • Kompetensi Inti (KI): Menunjukkan kepercayaan diri dalam komunikasi publik, kedewasaan sikap dalam menerima masukan kritis, serta kemandirian merancang masa depan profesi. • Kompetensi Dasar (KD): 1. Mampu menyajikan gagasan perbaikan manajerial secara meyakinkan dan taktis di hadapan penguji. 2. Mampu menanggapi pertanyaan kritis dari pihak manajemen dengan menyajikan argumen berbasis data yang logis. 3. Mampu mengukur capaian tingkat kompetensi pribadi setelah menyelesaikan seluruh rangkaian program magang.
WGJM+PFX, Tegal Kunir Kidul, Kec. Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten 15330

Kab. Tangerang
Perusahaan ini berdiri mulai tahun 2024 hingga sekarang. Fokus perusahaan ini adalah bidang kontruksi bangunan sipil jalan, kontruksi gedung, dan kontruksi irigasi dan drainase.

Newhope Aqua Feed Indonesia
Elektro Mekanika, Elektronika Industri

PT. Multi Arta Sekawan
Elektro Mekanika, Mesin Industri, Elektronika Industri
PT Mds Retailing Tbk.
Manajemen Retail, Manajemen Bisnis
Boga Inti
Perhotelan, Hospitality dan Pariwisata

Intan Metalindo
PJJ Teknik Industri, Elektronika Industri

Newhope Aqua Feed Indonesia
Elektro Mekanika, Teknik Mekanika