Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Altek Citra Cemerlang
Peserta magang akan mempelajari dan membantu pelaksanaan fungsi Human Resources Generalist dan HR Operations, mulai dari administrasi karyawan, pengelolaan dokumen hubungan kerja, pemutakhiran data SDM, hingga koordinasi kebutuhan administratif karyawan yang bekerja pada proyek perusahaan. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai siklus pengelolaan karyawan serta penerapan proses administrasi dan kebijakan SDM dalam lingkungan perusahaan jasa dan pengelolaan tenaga kerja.
Tugas dan Tanggung Jawab
1. Membantu pengelolaan dan pemutakhiran database karyawan, termasuk data personal, status kepegawaian, masa berlaku kontrak, serta informasi administrasi terkait.
2. Mempelajari dan membantu proses administrasi hubungan kerja, seperti penyusunan, pemeriksaan kelengkapan, pengarsipan, dan pemantauan dokumen kontrak kerja serta dokumen onboarding.
3. Membantu pemantauan masa berlaku kontrak karyawan dan menyiapkan rekapitulasi untuk mendukung proses tindak lanjut oleh tim HR.
4. Membantu pengelolaan administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan fasilitas kesejahteraan karyawan sesuai prosedur perusahaan.
5. Membantu pencatatan dan pemantauan data administratif terkait kehadiran, cuti, lembur, serta dokumen pendukung lainnya sesuai kebutuhan operasional HR.
6. Mendukung koordinasi administratif antara tim HR, karyawan yang ditempatkan pada proyek klien, dan tim Project Management untuk membantu penyelesaian kebutuhan serta kendala kepegawaian.
7. Membantu pengumpulan, pemeriksaan kelengkapan, dan rekapitulasi dokumen pendukung penggajian serta komponen hak karyawan sesuai prosedur perusahaan.
8. Membantu penyusunan laporan HR berkala, meliputi status karyawan, kontrak kerja, administrasi kepegawaian, dan tindak lanjut kebutuhan operasional.
9. Mempelajari penerapan kebijakan dan prosedur internal perusahaan yang berkaitan dengan administrasi SDM, hubungan kerja, kerahasiaan data, dan pelayanan karyawan.
10. Membantu evaluasi sederhana terhadap alur administrasi HR serta penyusunan usulan perbaikan proses dan dokumentasi kerja di bawah supervisi tim HR.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendampingan, praktik kerja terarah, dan evaluasi berkala bersama pembimbing lapangan.
Peserta mempelajari model bisnis perusahaan sebagai penyedia layanan outsourcing dan tenaga kerja untuk mendukung kebutuhan operasional maupun proyek klien. Pembelajaran mencakup hubungan operasional antara perusahaan penyedia tenaga kerja, klien pengguna jasa, karyawan yang ditempatkan, serta fungsi internal yang terlibat dalam pengelolaan tenaga kerja. Peserta mempelajari alur pengelolaan karyawan yang dimulai dari penerimaan kandidat yang telah lolos seleksi, persiapan dokumen dan onboarding, administrasi kontrak kerja, pencatatan data karyawan, pengelolaan kehadiran dan cuti, administrasi benefit, koordinasi kendala karyawan selama penempatan, hingga proses administrasi ketika hubungan kerja berakhir. Pembelajaran juga mencakup pembagian peran antara HR, recruitment, project management, dan pihak terkait dalam memastikan administrasi serta kebutuhan operasional tenaga kerja dapat dikelola secara terkoordinasi. Melalui studi kasus alur kerja perusahaan, peserta mengidentifikasi dokumen, informasi, pihak penanggung jawab, dan tahapan administrasi yang diperlukan dalam setiap proses. Hasil pembelajaran berupa pemetaan siklus pengelolaan karyawan dan penjelasan mengenai peran Human Resources Generalist & Operational dalam mendukung kelancaran operasional tenaga kerja pada proyek klien.
Peserta mempelajari proses onboarding dari sisi administrasi HR pada perusahaan penyedia tenaga kerja. Pembelajaran mencakup pemeriksaan kelengkapan dokumen sebelum mulai bekerja, pencatatan data karyawan baru, koordinasi informasi penempatan, pengenalan ketentuan dasar perusahaan, serta persiapan administrasi yang diperlukan agar karyawan dapat memulai pekerjaan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku. Peserta mempelajari fungsi kontrak kerja sebagai dokumen hubungan kerja, pentingnya konsistensi data identitas dan informasi pekerjaan, serta proses administrasi terkait masa berlaku kontrak, perubahan data, dan adendum apabila diperlukan. Pembelajaran juga mencakup pembagian tanggung jawab antara HR, karyawan, dan pihak yang berwenang dalam pemeriksaan, penyampaian, serta pengesahan dokumen. Melalui studi kasus onboarding karyawan yang akan ditempatkan pada proyek klien, peserta mengidentifikasi urutan aktivitas administrasi, dokumen yang harus tersedia, dan informasi yang perlu dikoordinasikan dengan pihak terkait. Hasil pembelajaran berupa pemahaman alur administrasi onboarding dan peta dokumen hubungan kerja yang dibutuhkan dalam proses pengelolaan karyawan.
Peserta mempelajari fungsi database karyawan sebagai sumber informasi untuk mendukung administrasi personalia dan operasional tenaga kerja pada perusahaan outsourcing. Pembelajaran mencakup struktur data karyawan, pengelompokan status aktif dan tidak aktif, pencatatan posisi dan penempatan, informasi kontrak, status administrasi benefit, serta kebutuhan pembaruan data selama masa kerja. Peserta mempelajari prinsip konsistensi dan akurasi data, penggunaan referensi dokumen sebagai dasar pencatatan, identifikasi data ganda atau tidak lengkap, dan pentingnya pencatatan perubahan informasi karyawan. Pembelajaran juga mencakup pengaturan akses terhadap informasi personalia, pembatasan penggunaan data sesuai kebutuhan pekerjaan, serta prosedur penyimpanan data yang aman. Melalui studi kasus pengelolaan database HR, peserta berlatih mengidentifikasi kesalahan pencatatan, memeriksa kesesuaian informasi antarbagian, dan memahami dampak kesalahan data terhadap administrasi kontrak, benefit, kehadiran, maupun pelaporan perusahaan. Hasil pembelajaran berupa pemahaman struktur database personalia, standar pencatatan data, dan prosedur pemeriksaan konsistensi data yang dapat digunakan dalam kegiatan administrasi HR sehari-hari.
Peserta mempelajari peran administrasi benefit dalam pengelolaan karyawan perusahaan outsourcing, termasuk pencatatan kepesertaan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta benefit tambahan yang disediakan perusahaan sesuai kebijakan yang berlaku. Pembelajaran mencakup hubungan antara data personalia, status hubungan kerja, informasi kepesertaan, dan kebutuhan pembaruan administrasi benefit. Peserta mempelajari alur pengumpulan informasi yang diperlukan untuk administrasi kepesertaan, pemeriksaan kelengkapan data, pencatatan perubahan status karyawan, serta koordinasi tindak lanjut apabila terdapat data yang belum sesuai atau memerlukan pembaruan. Pembelajaran juga mencakup pengenalan administrasi fasilitas kesehatan tambahan atau benefit lain apabila tersedia, termasuk pencatatan status dan pemantauan informasi yang relevan. Melalui studi kasus administrasi benefit, peserta mengidentifikasi dokumen pendukung, alur koordinasi internal, dan informasi yang harus diverifikasi sebelum proses administrasi dilanjutkan. Peserta juga mempelajari pentingnya menjaga kerahasiaan data identitas dan informasi kesehatan karyawan serta membatasi akses sesuai kewenangan. Hasil pembelajaran berupa pemahaman alur administrasi benefit, checklist verifikasi data kepesertaan, dan pemetaan proses tindak lanjut administrasi benefit karyawan.
Peserta mempelajari fungsi Human Resources Generalist & Operational dalam memberikan dukungan administratif kepada karyawan selama masa kerja. Pembelajaran mencakup penanganan pertanyaan terkait dokumen personalia, status kontrak, administrasi benefit, cuti, kehadiran, serta prosedur perusahaan yang berkaitan dengan kebutuhan administratif karyawan. Peserta mempelajari cara menerima dan mengidentifikasi kebutuhan atau keluhan administratif, mencatat informasi secara objektif, menentukan pihak internal yang bertanggung jawab, dan melakukan eskalasi sesuai tingkat urgensi serta kewenangan. Pembelajaran juga mencakup komunikasi profesional, perlindungan kerahasiaan informasi, dokumentasi tindak lanjut, dan pentingnya menghindari pemberian informasi yang belum terverifikasi. Melalui studi kasus permasalahan administrasi karyawan, peserta berlatih mengelompokkan jenis pertanyaan, menentukan dokumen atau informasi yang diperlukan untuk pemeriksaan, dan menyusun langkah tindak lanjut berdasarkan prosedur yang tersedia. Hasil pembelajaran berupa pemetaan alur layanan HR, format pencatatan permintaan atau kendala administratif, serta panduan eskalasi kepada pihak yang berwenang.
Peserta mempelajari proses administrasi ketika karyawan memasuki tahap akhir hubungan kerja atau tidak lagi tercatat aktif pada penempatan tertentu. Pembelajaran mencakup identifikasi status administrasi karyawan, pemeriksaan informasi tanggal berakhirnya kontrak atau tanggal efektif perubahan status, koordinasi dokumentasi dengan pihak terkait, serta pembaruan database berdasarkan informasi yang telah dikonfirmasi. Peserta mempelajari checklist administrasi offboarding yang dapat mencakup pengumpulan atau pemeriksaan dokumen, pencatatan pengembalian aset perusahaan apabila berlaku, pembaruan data kepemilikan akses sesuai prosedur, serta koordinasi penyelesaian administrasi yang masih berjalan. Pembelajaran juga mencakup pemahaman bahwa berakhirnya penempatan pada klien tidak selalu berarti berakhirnya hubungan kerja dengan perusahaan sehingga status setiap kasus perlu diverifikasi terlebih dahulu. Melalui studi kasus, peserta berlatih memetakan tahapan administrasi berdasarkan jenis perubahan status karyawan dan mengidentifikasi dokumen atau konfirmasi yang dibutuhkan sebelum database diperbarui. Hasil pembelajaran berupa pemahaman alur administrasi offboarding dan checklist dokumen yang dapat digunakan sebagai acuan oleh tim HR.
Peserta mempraktikkan identifikasi dan pengelompokan dokumen yang digunakan dalam pengelolaan administrasi karyawan pada perusahaan outsourcing. Kegiatan dimulai dengan mempelajari struktur dokumentasi personalia, tujuan penggunaan setiap dokumen, hubungan antara dokumen dan tahapan siklus kerja karyawan, serta pihak yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan dan pembaruannya. Peserta berlatih menyusun checklist administrasi yang mencakup dokumen identitas dan data personalia, dokumen penerimaan karyawan, kontrak kerja dan adendum apabila ada, dokumen pendukung administrasi benefit, serta dokumen lain yang diperlukan sesuai ketentuan perusahaan. Peserta juga mempelajari cara membedakan dokumen yang telah lengkap, belum tersedia, memerlukan pembaruan, atau perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait. Melalui praktik menggunakan dokumen simulasi atau dokumen yang telah diizinkan untuk pembelajaran, peserta menyusun indeks dokumen, mengelompokkan dokumen berdasarkan kategori, dan membuat rekapitulasi status kelengkapan administrasi. Peserta juga mempelajari prinsip penamaan file, pengaturan akses, dan penyimpanan dokumen secara tertib untuk mendukung kemudahan penelusuran. Hasil pembelajaran berupa checklist kelengkapan administrasi personalia, indeks dokumen karyawan, dan struktur pencatatan status dokumen yang dapat digunakan sebagai alat bantu monitoring oleh tim HR.
Peserta membantu pelaksanaan administrasi onboarding berdasarkan checklist dan prosedur yang digunakan perusahaan. Aktivitas mencakup pemeriksaan kelengkapan dokumen karyawan baru, pencatatan informasi personalia dan penempatan, pengelompokan dokumen, serta pembaruan status administrasi berdasarkan informasi yang telah diverifikasi oleh pihak berwenang. Peserta juga mempraktikkan pencatatan informasi kontrak kerja, meliputi tanggal mulai kerja, tanggal berakhirnya kontrak, status dokumen, dan kebutuhan tindak lanjut administrasi. Berdasarkan data yang tersedia, peserta berlatih menyusun daftar kontrak yang mendekati masa berakhir untuk membantu HR mempersiapkan proses peninjauan, konfirmasi kepada project management, dan tindak lanjut kepada pihak terkait. Dalam kegiatan ini, peserta menggunakan spreadsheet atau format database yang diterapkan perusahaan untuk mencatat status onboarding dan kontrak secara terstruktur. Peserta memeriksa konsistensi data dengan dokumen sumber, menandai informasi yang belum lengkap, dan menyampaikan temuan kepada pembimbing untuk ditindaklanjuti. Hasil pembelajaran berupa rekapitulasi onboarding, database administrasi kontrak, dan daftar monitoring masa berlaku kontrak yang dapat membantu perusahaan memantau status administrasi karyawan. Keputusan mengenai perpanjangan kontrak dan tindakan ketenagakerjaan tetap menjadi kewenangan pihak perusahaan yang berwenang.
Peserta mempraktikkan pembaruan database karyawan berdasarkan dokumen dan informasi yang telah diverifikasi oleh pihak berwenang. Kegiatan mencakup pemeriksaan kelengkapan kolom data, pembaruan status karyawan, pencatatan informasi penempatan, pemantauan masa berlaku kontrak, dan penandaan data yang memerlukan konfirmasi. Peserta juga membantu rekapitulasi data kehadiran, pengajuan cuti, dan informasi waktu kerja sesuai sistem atau format yang digunakan perusahaan. Untuk karyawan yang ditempatkan pada proyek klien, peserta mempelajari alur pengumpulan dan pemeriksaan data kehadiran atau timesheet apabila data tersebut menjadi bagian dari administrasi yang dikelola HR. Peserta membandingkan data yang tersedia dengan dokumen pendukung dan menandai ketidaksesuaian untuk dikonfirmasi kepada pembimbing atau pihak terkait. Peserta kemudian menyusun rekapitulasi periodik menggunakan spreadsheet atau perangkat kerja perusahaan. Rekapitulasi dapat memuat status data yang telah diperiksa, pengajuan yang menunggu persetujuan, dokumen yang belum lengkap, dan tindak lanjut yang masih diperlukan. Peserta tidak menetapkan persetujuan cuti atau mengubah data kehadiran tanpa otorisasi. Hasil pembelajaran berupa database karyawan yang diperbarui, rekapitulasi administrasi kehadiran dan cuti, serta daftar pengecualian data yang perlu ditindaklanjuti oleh tim HR.
Peserta membantu pemeriksaan dan rekapitulasi data administrasi benefit berdasarkan informasi yang tersedia dan telah diizinkan untuk digunakan dalam kegiatan magang. Aktivitas mencakup pencocokan data karyawan dengan status kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, pencatatan perubahan status administrasi, identifikasi data yang memerlukan pembaruan, serta penyusunan daftar tindak lanjut untuk disampaikan kepada pembimbing. Peserta juga mempelajari hubungan antara data HR dan proses administrasi penggajian. Dengan supervisi pembimbing, peserta membantu memeriksa kelengkapan data pendukung yang relevan, seperti status karyawan, informasi kehadiran atau timesheet yang menjadi dasar administrasi, serta perubahan data yang perlu dikonfirmasi sebelum diproses oleh pihak yang berwenang. Apabila perusahaan menyediakan data simulasi atau data yang telah disetujui untuk pembelajaran, peserta berlatih membuat rekapitulasi komponen administrasi benefit dan mencocokkan informasi antarfile. Peserta mendokumentasikan perbedaan data, menyusun daftar pertanyaan atau klarifikasi, dan menyerahkan hasil pemeriksaan kepada pembimbing. Peserta tidak menetapkan besaran pembayaran, memproses transfer gaji, atau melakukan perubahan kepesertaan tanpa kewenangan. Hasil pembelajaran berupa rekapitulasi administrasi benefit, daftar ketidaksesuaian data, dan laporan pemeriksaan data pendukung HR yang dapat membantu meningkatkan ketertiban proses administrasi penggajian dan benefit.
Peserta membantu pencatatan dan pemantauan kendala administratif atau operasional yang berkaitan dengan karyawan yang ditempatkan pada proyek klien. Aktivitas dapat mencakup penerimaan informasi dari karyawan atau project management, pengelompokan jenis kendala, pencatatan kronologi berdasarkan informasi yang tersedia, identifikasi dokumen pendukung, dan pemantauan status penyelesaian. Peserta mempelajari alur koordinasi antara HR internal, project management, karyawan, dan pihak klien sesuai prosedur komunikasi perusahaan. Untuk permasalahan yang berkaitan dengan kehadiran, jadwal kerja, kelengkapan dokumen, kebutuhan administrasi, atau perubahan kondisi penempatan, peserta membantu mengumpulkan informasi dan meneruskannya kepada pihak yang bertanggung jawab. Peserta kemudian memperbarui log monitoring yang memuat tanggal penerimaan informasi, kategori kendala, status tindak lanjut, pihak yang menangani, dan informasi penyelesaian yang telah dikonfirmasi. Peserta juga berlatih mengidentifikasi kendala yang belum terselesaikan dan menyusun daftar tindak lanjut untuk dibahas bersama pembimbing. Hasil pembelajaran berupa rekapitulasi kendala administratif atau operasional karyawan, dokumentasi status tindak lanjut, dan laporan monitoring yang membantu tim HR memantau penyelesaian permasalahan secara sistematis. Peserta tidak mengambil keputusan disipliner atau menyelesaikan perselisihan ketenagakerjaan secara mandiri.
Peserta melakukan praktik pemeriksaan dan rekonsiliasi data HR yang berasal dari database karyawan dan rekapitulasi administrasi yang telah digunakan selama program magang. Aktivitas mencakup pemeriksaan konsistensi status karyawan, informasi kontrak, penempatan, kelengkapan dokumen, administrasi benefit, serta status tindak lanjut kendala administratif berdasarkan data yang tersedia dan dapat diakses peserta. Peserta mengidentifikasi data yang tidak lengkap, tidak konsisten, atau memerlukan konfirmasi, kemudian menyusun daftar temuan untuk ditinjau oleh pembimbing. Berdasarkan hasil pemeriksaan, peserta menyusun laporan operasional HR menggunakan spreadsheet atau perangkat kerja perusahaan. Laporan dapat mencakup jumlah karyawan berdasarkan status, monitoring masa kontrak, kelengkapan administrasi, rekapitulasi benefit, status tindak lanjut kendala, serta daftar pekerjaan administratif yang masih memerlukan penyelesaian. Peserta juga menyusun ringkasan hasil pembelajaran mengenai kendala yang ditemukan selama pengelolaan administrasi HR dan rekomendasi perbaikan yang realistis, seperti standardisasi format pencatatan, perbaikan checklist, atau penjadwalan monitoring dokumen. Rekomendasi disampaikan kepada pembimbing untuk ditinjau sebelum digunakan dalam operasional perusahaan. Hasil akhir pembelajaran berupa laporan operasional HR, rekapitulasi data yang telah diperiksa, daftar temuan dan tindak lanjut, serta presentasi evaluasi yang menunjukkan kemampuan peserta dalam mendukung ketertiban administrasi dan monitoring operasional tenaga kerja.
Jl. Taman Alfa Indah Blok K. 3 No. 28, RT.7/RW.7, Petukangan Utara, Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12260

Kota Tangerang
ALTEK CITRA CEMERLANG (ALTEK) merupakan perusahaan konsultan yang berfokus pada bidang Teknologi dan Periklanan

Biro Umum, Sekretariat Utama (Depok, Jawa Barat)
Kesehatan Gigi dan Mulut, Kesehatan Gigi, Keperawatan Gigi
Rasuna Residence Development
Tata Boga, Perhotelan, Pendidikan Tata Boga, Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, Pengelolaan Perhotelan

Welspro Inspirasi Utama
Fisioterapi
Jakarta Pakar Kardia
Gizi dan Dietetika, Gizi Klinik

PT. Visi Utama Indonesia
Tata Boga, Perhotelan, Seni Kuliner, Manajemen Kuliner

PT. Prana Nadi
Tata Boga, Hospitality dan Pariwisata, Manajemen Pariwisata