Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Graha Proteksi Servis
Peserta magang Legal & Compliance Intern bertugas mendukung kegiatan administrasi hukum dan pemantauan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan serta kebijakan internal. Tanggung jawab meliputi pengarsipan dan pengelolaan dokumen hukum, pembaruan database kontrak, pemantauan masa berlaku perjanjian, riset regulasi yang relevan, serta penyusunan ringkasan dokumen untuk kebutuhan internal. Peserta juga membantu membuat checklist kepatuhan, mencatat jadwal kewajiban administratif, dan menyusun laporan pemantauan dokumen. Seluruh kegiatan dilaksanakan di bawah supervisi tim Legal & Compliance dengan menjaga kerahasiaan informasi. Penafsiran hukum, pemberian nasihat hukum, dan persetujuan dokumen resmi dilakukan oleh personel yang berwenang.
Peserta mempelajari dasar-dasar hukum yang berkaitan dengan kegiatan perusahaan, fungsi departemen Legal & Compliance, prinsip tata kelola perusahaan, serta pengelolaan dokumen hukum. Peserta diperkenalkan pada jenis dokumen perusahaan, prosedur pengarsipan, kerahasiaan dokumen, dan alur koordinasi antara departemen legal dengan unit bisnis lainnya.
Pada bulan kedua, peserta diarahkan untuk memahami proses pengelolaan kontrak sebagai salah satu aktivitas utama departemen Legal & Compliance. Peserta akan mempelajari siklus kontrak, mulai dari penerimaan dokumen, pemeriksaan kelengkapan administratif, proses peninjauan, pencatatan perubahan, persetujuan internal, penandatanganan oleh pihak berwenang, hingga penyimpanan dan pemantauan masa berlaku kontrak. Materi ini bertujuan membangun pemahaman bahwa pengelolaan kontrak tidak hanya berkaitan dengan penyusunan dokumen, tetapi juga dengan pengendalian kewajiban, tenggat waktu, dan risiko yang mungkin muncul selama hubungan kerja sama berlangsung. Peserta juga mempelajari struktur umum perjanjian bisnis, termasuk identitas para pihak, ruang lingkup kerja sama, hak dan kewajiban, harga atau pembayaran, jangka waktu, kerahasiaan, pengakhiran, keadaan kahar, serta mekanisme penyelesaian sengketa. Melalui contoh kontrak yang telah disetujui untuk pembelajaran atau data yang telah disamarkan, peserta berlatih mengidentifikasi informasi yang tidak lengkap, perbedaan antarversi, tanggal penting, dan klausul yang memerlukan perhatian lebih lanjut dari supervisor. Peserta tidak menetapkan keabsahan kontrak atau memberikan pendapat hukum final secara mandiri.
Pada bulan ketiga, peserta mempelajari bagaimana perusahaan mengidentifikasi, mengelola, dan memantau kewajiban yang bersumber dari peraturan perundang-undangan, ketentuan perizinan, dan kebijakan internal. Peserta diperkenalkan pada konsep regulatory compliance, yaitu proses memastikan bahwa kegiatan perusahaan dijalankan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku. Pembelajaran dimulai dengan memahami karakteristik industri perusahaan dan menentukan kategori regulasi yang perlu dipantau, sesuai arahan tim Legal & Compliance. Peserta kemudian berlatih menyusun pemetaan regulasi (regulatory mapping) yang memuat nama peraturan, nomor dan tahun, pokok pengaturan, status keberlakuan, unit kerja terkait, serta kewajiban yang perlu diperhatikan. Peserta belajar menggunakan sumber resmi untuk memastikan informasi regulasi tidak hanya berdasarkan artikel atau ringkasan pihak ketiga. Setiap kewajiban yang berhasil diidentifikasi selanjutnya dicatat dalam matriks kepatuhan agar perusahaan dapat mengetahui dokumen yang dibutuhkan, penanggung jawab, tenggat waktu, dan status tindak lanjutnya.
Pada bulan keempat, peserta berfokus pada pemahaman mengenai risiko hukum dan kepatuhan yang dapat muncul dalam aktivitas perusahaan. Peserta mempelajari bahwa risiko hukum dapat berkaitan dengan ketidakjelasan kontrak, ketidaklengkapan dokumen, keterlambatan pemenuhan kewajiban, perubahan regulasi, maupun ketidaksesuaian proses kerja dengan kebijakan internal. Materi ini bertujuan membangun kemampuan peserta dalam mengenali potensi masalah sejak dini dan menyampaikan temuan berdasarkan bukti yang tersedia. Peserta diperkenalkan pada metode penilaian risiko sederhana dengan mempertimbangkan kemungkinan terjadinya suatu risiko dan dampaknya terhadap kegiatan perusahaan. Melalui studi kasus atau data yang telah disamarkan, peserta berlatih menyusun matriks risiko yang memuat uraian risiko, penyebab, dampak potensial, tingkat prioritas, kontrol yang telah tersedia, serta tindakan mitigasi yang dapat dipertimbangkan. Peserta juga belajar membedakan risiko yang masih bersifat potensial dengan masalah yang telah didukung oleh bukti atau hasil pemeriksaan.
Pada bulan kelima, peserta memperdalam pemahaman mengenai perlindungan data pribadi, kerahasiaan informasi perusahaan, etika bisnis, dan pengelolaan administrasi kepatuhan. Peserta mempelajari pentingnya melindungi informasi pelanggan, karyawan, mitra bisnis, dan perusahaan agar tidak diakses, digunakan, atau disebarkan tanpa dasar kewenangan yang sesuai. Pembelajaran juga memperkenalkan prinsip pembatasan akses, penggunaan informasi sesuai tujuan, penyimpanan dokumen yang aman, serta kepatuhan terhadap kebijakan perusahaan dan peraturan yang relevan. Dalam materi etika bisnis, peserta mempelajari konsep konflik kepentingan, antisuap, gratifikasi, hubungan dengan vendor, penggunaan aset perusahaan, dan pelaporan dugaan ketidakpatuhan. Peserta menggunakan skenario simulasi untuk memahami bagaimana suatu situasi dapat menimbulkan pertanyaan etis dan bagaimana karyawan seharusnya mengikuti prosedur pelaporan yang berlaku. Fokus pembelajaran bukan untuk menentukan kesalahan seseorang, melainkan memahami prosedur, dokumentasi, dan mekanisme eskalasi yang tepat.
Pada bulan keenam, peserta mengintegrasikan seluruh pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama program magang melalui kegiatan pelaporan, evaluasi proses kerja, dan penyusunan proyek akhir. Peserta mempelajari cara mengolah informasi administratif menjadi laporan yang mudah dipahami oleh supervisor dan tim terkait. Materi mencakup penyusunan ringkasan status kontrak, pemantauan perizinan, kalender kepatuhan, pencatatan temuan, serta status penyelesaian tindakan perbaikan. Peserta juga belajar memastikan konsistensi antara laporan dan dokumen sumber agar informasi yang disampaikan akurat serta dapat ditelusuri kembali. Selanjutnya, peserta diarahkan untuk mengidentifikasi peluang perbaikan dalam proses kerja Legal & Compliance berdasarkan pengalaman selama lima bulan sebelumnya. Contoh proyek yang dapat dipilih antara lain penyempurnaan sistem pemantauan kontrak, pembuatan matriks regulasi yang lebih terstruktur, pengembangan kalender kepatuhan, penyusunan checklist pemeriksaan dokumen, atau perbaikan sistem pengarsipan legal. Peserta harus menentukan masalah yang ingin diperbaiki, tujuan proyek, ruang lingkup pekerjaan, metode yang digunakan, serta indikator keberhasilan yang dapat dievaluasi.
Jl. Pemuda No.60-70, Embong Kaliasin, Kec. Genteng, Surabaya, Jawa Timur 60271

Kab. Jember
PT Graha Proteksi Servis merupakan perusahaan nasional yang berfokus pada pengembangan solusi keamanan terintegrasi (Integrated Security Solutions), mencakup penyediaan jasa keamanan swasta, sistem pengamanan, serta pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia di bidang keamanan. Didirikan pada tahun 2021 dan berkedudukan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, perusahaan ini dibangun dengan visi menjadi mitra strategis yang profesional, inovatif, dan terpercaya dalam mendukung kebutuhan perlindungan aset, operasional bisnis, serta pengelolaan risiko keamanan di berbagai sektor industri. Melalui pendekatan yang mengintegrasikan kompetensi personel, pemanfaatan teknologi, dan standar operasional yang terukur, PT Graha Proteksi Servis diarahkan untuk mengembangkan model bisnis keamanan yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan. Dengan peluang pengembangan layanan bagi sektor korporasi, komersial, industri, dan institusi, perusahaan berkomitmen membangun ekosistem layanan keamanan yang memiliki daya saing, potensi pertumbuhan jangka panjang, serta kemampuan menciptakan nilai tambah bagi pelanggan, mitra strategis, dan investor.

PT. Menara Bumi Sejahtera (Fairfield By Marriott Surabaya)
Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, Administrasi Bisnis

Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Mohamad Soewandhie
Teknokimia Nuklir, Fisika, Teknik Nuklir

Puskesmas Bulak Banteng
Kesehatan Gigi dan Mulut, Keperawatan Gigi

Puskesmas Balas Klumprik
Kesehatan Gigi dan Mulut

Puskesmas Tanjungsari
Psikologi

Ramasari Surya Persada
Pendidikan Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional