Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto
1. Melakukan pengkajian keperawatan dasar pada pasien binaan sesuai SPO di ruangan/unit penempatan.
2. Melaksanakan implementasi asuhan keperawatan (pemenuhan kebutuhan dasar pasien) di bawah supervisi mentor.
3. Mengikuti kegiatan operan jaga/timbang terima pasien pada setiap pergantian shift.
4. Menerapkan prinsip pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) serta keselamatan pasien (patient safety).
5. Menyusun laporan asuhan keperawatan minimal 1 kali per rotasi.
6. Mengisi dan melaporkan logbook kegiatan harian kepada mentor minimal 1 kali per bulan.
7. Mengikuti dan lulus penilaian kompetensi klinis pada akhir setiap rotasi (4-5 rotasi selama 6 bulan).
8. Ditempatkan secara bergilir pada 20 ruangan/unit pelayanan berikut: IGD; Ponek; Gayatri - Bersalin; Tribuana - VVIP dan VIP (Semua Penyakit); Kertabumi - Ruang Bedah; Kertawijaya - Anak dan Penyakit Dalam Wanita; Hayam Wuruk - Penyakit Dalam Laki-laki; Jayanegara - Ruang Isolasi; ICU Infeksius; Kencono Wungu - Kelas 1 (Semua Penyakit); Raden Wijaya - VIP dan Kelas 1 (Semua Penyakit); ICU/ICCU/HCU/PICU; PICU; Perinatal; IPCN; IBS; Cathlab; Kemoterapi; Poliklinik; Hemodialisa.
Pengenalan visi, misi, struktur organisasi, dan tata tertib rumah sakit bagi peserta magang; penjelasan hak dan kewajiban peserta selama program; serta pembekalan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) meliputi identifikasi bahaya kerja, pengenalan Alat Pelindung Diri (APD), dan prosedur tanggap darurat di lingkungan rumah sakit.
Pembekalan konsep proses keperawatan lima tahap (pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan/intervensi, implementasi, dan evaluasi) beserta standar dokumentasi asuhan keperawatan sesuai rekam medis rumah sakit. Mencakup penjelasan format pengkajian awal, cara penulisan diagnosa keperawatan (NANDA), penyusunan rencana asuhan (NOC/NIC), serta tata cara pencatatan implementasi dan evaluasi harian (SOAP/format catatan perkembangan pasien terintegrasi).
Pembekalan konsep kewaspadaan standar dan kewaspadaan berbasis transmisi (kontak, droplet, airborne) untuk penempatan di ruang isolasi (Jayanegara); prinsip asuhan kebidanan-keperawatan maternitas dasar untuk penempatan di Ponek dan ruang bersalin (Gayatri); serta Early Warning System (EWS) untuk deteksi dini perburukan kondisi pasien.
Pembekalan konsep dasar keperawatan kritis untuk penempatan di ICU/ICCU/HCU/PICU dan ICU Infeksius, meliputi pemantauan hemodinamik dasar (tekanan darah, saturasi oksigen, nadi, kesadaran), pengenalan alat bantu hidup (ventilator, monitor pasien), serta prinsip keselamatan pada pasien risiko tinggi. Termasuk pengenalan area penunjang klinis (IBS, Cathlab, Kemoterapi, Hemodialisa) bagi peserta yang dijadwalkan rotasi ke area tersebut.
Pembekalan pemahaman standar Akreditasi Rumah Sakit (SNARS/STARKES) mencakup kelompok standar keselamatan pasien, peningkatan mutu, dan pelayanan berfokus pasien, serta peran perawat dalam pemenuhan elemen penilaian. Dilanjutkan dengan pembekalan standar Akreditasi Rumah Sakit Pendidikan, meliputi peran Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU), tata kelola pendidikan klinis, dan keterlibatan tenaga vokasi dalam proses bimbingan klinik mahasiswa/peserta didik.
Pembekalan peran Infection Prevention and Control Nurse (IPCN) dalam surveilans dan pengendalian infeksi rumah sakit, serta penguatan keterampilan komunikasi terapeutik perawat-pasien-keluarga sebagai bekal menghadapi rotasi akhir dan dunia kerja.
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BLS) dengan praktik/simulasi resusitasi jantung paru (RJP); praktik kebersihan tangan (hand hygiene) dan penerapan kewaspadaan standar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI); serta simulasi penerapan 6 Sasaran Keselamatan Pasien (identifikasi pasien, komunikasi efektif, keamanan obat, tepat lokasi/prosedur/pasien operasi, pengurangan risiko infeksi, dan pengurangan risiko jatuh) di ruang praktik.
Praktik langsung penerapan asuhan keperawatan dasar pada pasien binaan di ruangan rotasi pertama, didampingi preseptor/mentor. Meliputi praktik pengambilan tanda vital, pemenuhan kebutuhan dasar pasien (ADL), partisipasi dalam operan jaga/timbang terima, serta praktik pengisian dokumentasi keperawatan dan logbook harian sesuai SPO ruangan.
Praktik asuhan keperawatan pada pasien dengan kondisi khusus sesuai unit rotasi, meliputi penerapan APD sesuai jenis transmisi, praktik pemantauan tanda vital dan EWS, pendampingan tindakan kebidanan dasar (bila di Ponek/Gayatri), serta dokumentasi asuhan dan logbook bulanan.
Praktik pendampingan tindakan keperawatan kritis atau penunjang klinis sesuai unit rotasi (ICU/ICCU/HCU/PICU/Perinatal atau IBS/Cathlab/Kemoterapi/Hemodialisa), didampingi mentor/preseptor. Mencakup praktik monitoring pasien, pendampingan tindakan invasif sesuai kewenangan, penerapan prinsip keselamatan pasien area berisiko tinggi, dan pengisian logbook kegiatan.
Praktik asuhan keperawatan pada unit rotasi lanjutan yang belum terlewati (mis. Tribuana, Kertabumi, Kertawijaya, Hayam Wuruk, Kencono Wungu, atau Raden Wijaya), dengan penekanan pada penerapan standar mutu dan keselamatan pasien yang telah dipelajari, serta praktik pengisian instrumen indikator mutu unit terkait.
Praktik asuhan keperawatan pada unit rotasi terakhir yang belum terlewati dari 20 ruangan/unit, dilanjutkan dengan evaluasi dan uji kompetensi klinis oleh mentor/preseptor per unit, rekapitulasi seluruh logbook kegiatan selama 6 bulan, serta penyusunan dan pengumpulan laporan akhir asuhan keperawatan sebagai syarat kelulusan program magang.
Jl. Surodinawan No.170, Mergelo, Surodinawan, Kec. Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Jawa Timur 61328

Kota Mojokerto
RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto adalah Rumah Sakit Umum Daerah milik Pemerintah Kota Mojokerto yang berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), berdiri sejak 1948 dan kini merupakan Rumah Sakit Kelas B dengan status Rumah Sakit Pendidikan (SK HK.01.07/MENKES/1935/2024) serta telah meraih Akreditasi KARS–STARKES Paripurna Bintang 5. Berlokasi di Jl. Raya Surodinawan No.170, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, rumah sakit ini memiliki kapasitas 209 tempat tidur pada 91 kamar rawat inap di atas lahan seluas 4,9 Ha, serta melayani masyarakat melalui 27 klinik rawat jalan spesialis dan berbagai instalasi unggulan seperti IGD, ICU/ICCU/NICU/PICU, Instalasi Bedah Sentral, Cath Lab, Hemodialisis, ESWL, Kemoterapi, dsb. Per Juni 2026, RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo didukung oleh 787 tenaga kerja, terdiri dari 730 pegawai tetap (410 PNS, 50 PPPK penuh dan paruh waktu, 195 tenaga BLUD, dan 75 tenaga penunjang keamanan/cleaning service/parkir) serta 57 tenaga di luar pegawai tetap berupa dokter konsultan, dokter tamu, dan tenaga outsourcing dari PT. KUB dan PT. Swabina. Tenaga kesehatan profesional mendominasi komposisi pegawai, dengan 239 perawat, 47 dokter spesialis/gigi spesialis, 43 bidan, 32 tenaga teknis kefarmasian, dan 26 pranata laboratorium kesehatan, ditunjang pula oleh 46 dokter spesialis, 40 dokter pendidik klinis, dan 62 Clinical Instructor yang menjadikan RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo sebagai rumah sakit pendidikan satelit bagi program studi kedokteran dan kesehatan lain di wilayah Kota Mojokerto dan sekitarnya.

Ayola Sunrise Hotel
Tata Boga

Ayola Sunrise Hotel
Tata Boga, Manajemen Kuliner

Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto
Teknologi Radiologi Pencitraan, Radiologi, Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi, Teknik Radiologi

Rumah Sakit Islam Hasanah Muhammadiyah Mojokerto
Elektromedik, Teknologi Elektro Medis

Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto
Kesehatan Gigi, Keperawatan Gigi

Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto
Keperawatan