Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Yayasan Hasnur Centre
Project Officer bertanggung jawab penuh dalam mengawal kelancaran siklus hidup suatu proyek secara end-to-end, mulai dari fase perencanaan, eksekusi lapangan, hingga evaluasi akhir. Secara operasional, peran ini berfokus pada penyusunan linimasa kerja (project timeline), koordinasi logistik, alokasi sumber daya, serta pemantauan progres harian untuk memastikan seluruh target proyek tercapai tepat waktu dan sesuai dengan anggaran yang ditetapkan. Selain aspek teknis manajemen proyek, posisi ini bertindak sebagai jembatan komunikasi yang krusial antara anggota tim internal, manajemen, vendor, dan pemangku kepentingan (stakeholders) eksternal. Dengan mengandalkan kemampuan organisasi yang kuat, ketelitian administrasi dalam menyusun laporan berkala, serta ketangkasan dalam memitigasi risiko di lapangan, Project Officer memastikan setiap program berjalan secara efisien, adaptif, dan memberikan dampak yang optimal sesuai visi lembaga.
Bulan pertama berfokus pada ketertiban administrasi awal. Pemagang akan diajarkan teknik tata kelola, pengorganisasian, dan pengarsipan dokumen lembaga, baik digital maupun fisik. Mereka juga dilatih menyusun dokumen korespondensi formal sehari-hari seperti Surat Undangan dan surat resmi pendukung program.
Fokus pada efisiensi waktu kerja unit. Pemagang akan dibekali teknik penjadwalan kegiatan unit yang adaptif dan komprehensif (misal menggunakan Gantt Chart atau tools manajemen proyek). Mereka diajarkan mengklasifikasikan tugas harian berdasarkan tingkat urgensi dan kepentingan menggunakan skala Eisenhower Matrix.
Memasuki ranah kepatuhan (compliance) aturan lembaga. Pemagang mempelajari alur pengelolaan, pemrosesan rencana kegiatan, dan manajemen logistik yang terjadi di lembaga. Mereka akan dilatih secara ketat dalam menyusun Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) yang transparan, valid, dan sesuai dengan regulasi internal organisasi.
Tahap eksekusi program di lapangan. Pemagang akan belajar merancang alur kepanitiaan, mempersiapkan kebutuhan logistik pra-acara, mengidentifikasi celah serta melakukan mitigasi risiko terkait potensi kekurangan atau kelengkapan dokumen penunjang demi kelancaran hari-H kegiatan.
difokuskan pada penajaman fungsi kontrol dan kepatuhan (compliance). Pemagang tidak lagi sekadar membuat dokumen, melainkan bertindak sebagai auditor internal administrasi lembaga. Mereka akan dilatih melakukan peninjauan kritis (review) terhadap keselarasan antara SOP, ToR, rancangan anggaran, dan draf LPJ Kegiatan dari proyek yang berjalan. Penajaman materi mencakup teknik deteksi dini selisih anggaran, mitigasi celah hukum pada dokumen kerja sama (Memorandum of Understanding/MoU), serta standardisasi alur verifikasi dokumen formal demi meminimalkan kesalahan administrasi sebelum diserahkan ke tingkat manajemen puncak.
Bulan terakhir berfokus pada kepemimpinan tata kelola operasional makro (Master Project Management). Pemagang akan dilatih mengelola Master Schedule (penjadwalan konsolidasi) yang menggabungkan beberapa linimasa proyek lembaga sekaligus untuk mencegah bentrok sumber daya (resource bottleneck). Mereka juga akan belajar mentransformasikan tumpukan data monitoring operasional menjadi sebuah Dashboard pelaporan taktis yang mudah dibaca. Bulan ini ditutup dengan proyek akhir (Capstone) berupa penyusunan Laporan Evaluasi Dampak Portofolio Proyek dan presentasi rekomendasi perbaikan sistem administrasi jangka panjang di hadapan pimpinan lembaga.
Meningkatkan kapasitas penyusunan dokumen strategis. Pemagang akan mempelajari cara membuat rancangan proposal program yang komersial/akuntabel, menyusun Term of Reference (ToR) kegiatan yang detail, serta merumuskan Standard Operating Procedure (SOP) sebagai panduan baku pelaksanaan teknis di lapangan.
Berfokus pada pengawasan mutu jangka panjang. Pemagang dilatih menggunakan teknik monitoring dan evaluasi proyek untuk memastikan seluruh aktivitas lapangan dan program yang berjalan tetap berada di jalur yang benar (on-track) serta selaras dengan rencana strategis makro lembaga.Audit Administrasi Kontrol Internal & Manajemen Risiko Dokumen Hukum
QJ8F+97P, Handil Bakti, Kec. Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan 70581

Kota Banjarmasin
Yayasan Hasnur Centre merupakan sebuah organisasi sosial yang didirikan oleh almarhum Haji Abdussamad Sulaiman HB di Banjarmasin dan diresmikan pada tanggal 21 April 2010. Yayasan Hasnur center didirikan sejalan dengan komitmen founder terhadap masyarakat Banua dan terus berupaya untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Banua yang mandiri dan sejahtera. Pengembangan program dan kegiatan Yayasan Hasnur Center terus dilaksanakan hingga saat ini keberadaannya diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat benua sesuai dengan semangat yang dimiliki oleh Yayasan Hasnur Center yakni “Bakti untuk Banua” Program kerja yang dijalankan dan dikembangkan Yayasan Hasnur Center meliputi: - Bidang sosial, keagamaan, dan kelembagaan - Bidang pendidikan, kepemudaan, dan pengembangan program

Yayasan Hasnur Centre
Manajemen & Produksi Film Video & TV, Manajemen, Ilmu Komunikasi, Desain Komunikasi Visual, Desain Media

Kantor Pertanahan Kabupaten Barito Kuala
Teknik Informatika, Geografi, Pertanahan, Teknik Geodesi, Teknik Geomatika, Perencanaan Wilayah Dan Kota

Yayasan Hasnur Centre
Manajemen, Hubungan Masyarakat, Ilmu Komunikasi, Desain Komunikasi Visual, Bisnis Digital

Yayasan Hasnur Centre
Manajemen, Ekonomi, Hubungan Internasional, Akuntansi

Patria Maritim Perkasa
Teknik Industri, Psikologi

Yayasan Hasnur Centre
Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Administrasi Publik, Hubungan Internasional, Administrasi Bisnis