Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

PT Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Pos Indonesia
Membantu mengelola administrasi aset di KCU
1. Pengenalan Tata Kelola Aset Peserta magang mempelajari konsep dasar pengelolaan aset perusahaan, mulai dari perolehan, pencatatan, penggunaan, pemeliharaan, pemanfaatan. 2. Administrasi dan Pengarsipan Dokumen Aset Peserta mempelajari proses administrasi dokumen aset, termasuk pengelompokan, pencatatan, penyimpanan, pembaruan, dan pengarsipan dokumen secara fisik maupun digital. Peserta juga memahami pentingnya kelengkapan dokumen sebagai dasar pengendalian dan pengambilan keputusan terkait aset perusahaan.
3. Inventarisasi dan Identifikasi Aset Perusahaan Peserta mempelajari proses inventarisasi aset melalui pemeriksaan data administrasi dan pencocokan dengan kondisi fisik aset. Peserta memahami identifikasi aset berdasarkan jenis, lokasi, jumlah, kondisi, serta informasi pendukung lainnya untuk memastikan kesesuaian antara catatan dan kondisi aktual. 4. Pengelolaan Database dan Pelaporan Data Aset Peserta mempelajari proses input, pembaruan, validasi, dan pemeliharaan database aset menggunakan aplikasi perkantoran atau sistem informasi perusahaan. Peserta juga mempelajari penyusunan rekapitulasi data dan laporan aset secara sistematis, akurat, dan mudah ditelusuri.
5. Administrasi Legalitas dan Kepemilikan Aset Peserta magang mempelajari administrasi dokumen legalitas aset perusahaan. Peserta memahami proses pemeriksaan kelengkapan dokumen, pencatatan status legalitas, dan pemantauan tindak lanjut terhadap dokumen yang belum lengkap. 6. Pengelolaan Perjanjian Pemanfaatan Aset Peserta mempelajari administrasi perjanjian pemanfaatan aset dengan pihak internal maupun eksternal, mulai dari pencatatan data mitra, jangka waktu perjanjian, nilai kerja sama, kewajiban para pihak, hingga pemantauan tanggal berakhirnya perjanjian. Peserta juga mempelajari penyusunan daftar perjanjian yang memerlukan perpanjangan atau tindak lanjut.
7. Analisis Potensi Pemanfaatan Aset Peserta mempelajari identifikasi aset yang belum dimanfaatkan secara optimal, termasuk aset yang tidak digunakan, kurang produktif, atau memiliki potensi untuk dikembangkan. Peserta memahami pengumpulan informasi mengenai lokasi, kondisi, luas, aksesibilitas, dan potensi pasar sebagai dasar penyusunan usulan pemanfaatan aset. 8. Penyusunan Kajian Awal dan Usulan Optimalisasi Aset Peserta mempelajari penyusunan kajian awal pemanfaatan aset berdasarkan data kondisi aset, estimasi potensi pendapatan, kebutuhan biaya, serta alternatif skema pemanfaatan. Peserta berlatih menyusun rekomendasi awal yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi pengambil keputusan, dengan tetap memperhatikan ketentuan internal perusahaan.
9. Monitoring Kondisi dan Pemeliharaan Aset Peserta mempelajari proses pemantauan kondisi fisik aset dan administrasi pemeliharaan, termasuk pencatatan kerusakan, kebutuhan perbaikan, riwayat pemeliharaan, dan tindak lanjut atas temuan pemeriksaan. Peserta memahami pentingnya pemeliharaan untuk menjaga fungsi, keamanan, dan nilai ekonomis aset perusahaan. 10. Pengendalian dan Evaluasi Pemanfaatan Aset Peserta mempelajari proses pemantauan penggunaan aset berdasarkan peruntukan, status pemanfaatan, kepatuhan terhadap perjanjian, serta potensi risiko administrasi dan operasional. Peserta berlatih mengidentifikasi ketidaksesuaian data, keterlambatan tindak lanjut, dan peluang perbaikan dalam pengelolaan aset.
11. Analisis Kinerja dan Produktivitas Aset Peserta mempelajari pengolahan dan analisis data aset untuk menilai tingkat pemanfaatan, produktivitas, potensi pendapatan, serta kebutuhan pemeliharaan. 12. Penyusunan Laporan dan Rekomendasi Pengelolaan Aset Peserta mempelajari penyusunan laporan akhir pengelolaan asset. Peserta menyusun rekomendasi perbaikan berdasarkan hasil analisis data dan mempresentasikan hasil pembelajaran kepada pembimbing magang.
Jl Jendral Sudirman no 229, Kel Sumahilang, Kec Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau 28111

Kota Bandung
Pos Indonesia telah beberapa kali mengalami perubahan status mulai dari Jawatan PTT (Post, Telegraph dan Telephone). Badan usaha yang dipimpin oleh seorang Kepala Jawatan ini operasinya tidak bersifat komersial dan fungsinya lebih diarahkan untuk mengadakan pelayanan publik. Perkembangan terus terjadi hingga statusnya menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Mengamati perkembangan zaman dimana sektor pos dan telekomunikasi berkembang sangat pesat, maka pada tahun 1965 berganti menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos dan Giro), dan pada tahun 1978 berubah menjadi Perum Pos dan Giro yang sejak ini ditegaskan sebagai badan usaha tunggal dalam menyelenggarakan dinas pos dan giropos baik untuk hubungan dalam maupun luar negeri. Selama 17 tahun berstatus Perum, maka pada Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero). Selama 17 tahun berstatus Perusahaan Umum. Pada tanggal 20 Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero).

Awal Bros Putra Medika
Keperawatan, Ilmu Keperawatan

Sukses Anugerah Selaras
Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Tata Boga, Pendidikan Tata Boga
Tabrani
Elektromedik

Awal Bros Karya Medika
Teknik Gigi

Awal Bros Karya Medika
Ilmu Keperawatan

Fatimah Azzahra
Keperawatan