Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

PT Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Pos Indonesia
melakukan kegiatan penjualan onsite/online marketing B2C dan B2B serta branding.
1. Job Description Supervisor Pemasaran dan Pengembangan Outlet Peserta magang mempelajari tugas, tanggung jawab, dan fungsi Supervisor Pemasaran dan Pengembangan Outlet, termasuk perencanaan pemasaran, pengembangan jaringan outlet, pengawasan kegiatan operasional, serta evaluasi pencapaian target. 2. Analisa Daerah Operasi (ADO) Peserta mempelajari konsep analisa daerah operasi untuk mengetahui potensi pasar, karakteristik wilayah, kebutuhan pelanggan, peluang bisnis, serta pemetaan wilayah yang berpotensi dikembangkan menjadi jaringan layanan Pos Indonesia. 3. Pengenalan Bisnis Ritel dan Kemitraan Peserta memahami konsep bisnis ritel dan kemitraan, jenis layanan yang ditawarkan, pola kerja sama dengan mitra, serta peran outlet dalam meningkatkan jangkauan pelayanan dan pendapatan perusahaan.
1. Program Kerja dan Realisasi Pengembangan Outlet Peserta mempelajari penyusunan program kerja pengembangan outlet, penetapan sasaran, perencanaan kegiatan, pemantauan realisasi, serta evaluasi pencapaian target pengembangan jaringan pelayanan. 2. Pengelolaan Data Outlet (Agenpos dan Agenpos Desa) Peserta memahami pengelolaan data outlet, meliputi pencatatan identitas outlet, alamat, status operasional, data mitra, jenis layanan, serta pembaruan dan validasi data agar informasi outlet tetap akurat. 3. Data Permintaan Pembukaan dan Penutupan Outlet serta Realisasinya Peserta mempelajari proses administrasi permohonan pembukaan dan penutupan outlet, pencatatan status permohonan, pemantauan proses persetujuan, serta penyusunan data realisasi sebagai bahan evaluasi pengembangan jaringan.
1. Berkas Surat Izin Operasi Agenpos dan Laporannya Peserta mempelajari persyaratan administrasi Surat Izin Operasi Agenpos, proses pengumpulan dan pemeriksaan dokumen, pencatatan masa berlaku perizinan, serta penyusunan laporan administrasi perizinan outlet. 2. Administrasi Dokumen Kerja Sama Kemitraan Peserta memahami pengelolaan dokumen kerja sama dengan mitra, termasuk pemeriksaan kelengkapan berkas, pencatatan data perjanjian, pengarsipan dokumen, dan pemantauan masa berlaku kerja sama sesuai ketentuan perusahaan. 3. Pengawasan dan Evaluasi Operasional Outlet Peserta mempelajari prinsip pengawasan operasional outlet, pemeriksaan kelengkapan administrasi, pemantauan pelaksanaan layanan, identifikasi kendala, serta penyusunan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
1. Administrasi Postshop Peserta mempelajari administrasi kegiatan Postshop, termasuk pengelolaan dokumen pendukung, pencatatan aktivitas bisnis, pengumpulan data transaksi, dan penyusunan informasi yang dibutuhkan untuk pemantauan kegiatan usaha. 2. Pengelolaan PKS (Perjanjian Kerja Sama) Peserta memahami fungsi dan administrasi Perjanjian Kerja Sama, mulai dari pemeriksaan kelengkapan dokumen, pencatatan informasi mitra, pengarsipan, hingga pemantauan pelaksanaan kerja sama berdasarkan ketentuan yang berlaku. 3. Buku Pengawasan dan Perhitungan Provisi Peserta mempelajari fungsi buku pengawasan sebagai sarana pemantauan aktivitas outlet, serta memahami dasar perhitungan provisi atau imbal jasa mitra berdasarkan ketentuan kerja sama dan data transaksi yang tersedia. 4. Penyusunan Laporan Bisnis dan Operasional Peserta mempelajari pengumpulan, pengolahan, pemeriksaan, dan penyajian data laporan bisnis maupun operasional secara sistematis, akurat, dan tepat waktu sebagai bahan monitoring serta evaluasi kinerja.
1. Pendaftaran Oranger Peserta mempelajari proses administrasi pendaftaran Oranger, meliputi pengumpulan data calon petugas, pemeriksaan kelengkapan dokumen, pencatatan identitas, serta pembaruan data sesuai prosedur yang berlaku. 2. Administrasi dan Pengelolaan PKS Oranger Peserta memahami administrasi Perjanjian Kerja Sama Oranger, termasuk pemeriksaan dokumen, pencatatan masa berlaku kerja sama, pengarsipan, serta pemantauan kelengkapan administrasi petugas. 3. Pengawasan Oranger dan Presensi Peserta mempelajari proses pengawasan kehadiran Oranger, pemeriksaan data presensi, pencatatan ketidakhadiran, validasi data kehadiran, serta penyusunan rekapitulasi presensi untuk mendukung administrasi dan evaluasi petugas. 4. Kinerja dan Produktivitas Oranger Peserta memahami indikator kinerja dan produktivitas Oranger, seperti pencapaian target, aktivitas pelayanan, realisasi pekerjaan, serta pemanfaatan data kinerja untuk evaluasi dan peningkatan produktivitas.
1. Penyusunan dan Evaluasi Laporan Peserta mempelajari penyusunan laporan akhir kegiatan, rekapitulasi data outlet, laporan pengembangan jaringan, laporan administrasi kemitraan, serta laporan pengawasan Oranger dengan memperhatikan ketepatan dan kelengkapan data. 2. Analisa Hasil Kerja dan Pencapaian Target Peserta memahami cara membandingkan rencana dengan realisasi, mengidentifikasi kendala, menganalisis pencapaian target, serta menyusun kesimpulan dan saran perbaikan berdasarkan hasil pengolahan data. 3. Pengelolaan Arsip dan Dokumentasi Peserta mempelajari tata cara penyimpanan, pengelompokan, penamaan, dan pemeliharaan dokumen fisik maupun digital agar mudah ditemukan, aman, dan tertib secara administrasi. 4. Evaluasi Akhir Pembelajaran Magang Peserta melakukan peninjauan kembali terhadap materi yang telah dipelajari selama enam bulan, memahami keterkaitan antara pemasaran, pengembangan outlet, bisnis kemitraan, dan administrasi Oranger, serta menyusun rangkuman hasil pembelajaran sebagai bahan evaluasi akhir magang.
1. Praktik Pengumpulan Data Potensi Daerah Operasi (ADO) Peserta melakukan pengumpulan dan pencatatan data potensi wilayah, calon pelanggan, peluang usaha, serta informasi pendukung untuk membantu analisa pengembangan jaringan outlet dengan arahan mentor. 2. Praktik Identifikasi Data Outlet Peserta melakukan pemeriksaan dan rekapitulasi data Agenpos dan Agenpos Desa, meliputi nama outlet, alamat, identitas mitra, status operasional, serta jenis layanan yang tersedia. 3. Praktik Administrasi Bisnis Ritel dan Kemitraan Peserta membantu mengumpulkan, mengelompokkan, dan mengarsipkan dokumen administrasi bisnis ritel dan kemitraan sesuai prosedur unit kerja.
1. Praktik Rekapitulasi Program Kerja dan Realisasi Pengembangan Outlet Peserta melakukan input dan pembaruan data program kerja pengembangan outlet, mencatat target dan realisasi, serta membantu menyusun rekapitulasi perkembangan kegiatan untuk dilaporkan kepada mentor. 2. Praktik Pembaruan Data Agenpos dan Agenpos Desa Peserta melakukan input, pemeriksaan, dan pembaruan data outlet berdasarkan dokumen atau informasi yang tersedia, kemudian mencocokkan data untuk mengurangi kesalahan administrasi. 3. Praktik Pengolahan Data Permintaan Pembukaan dan Penutupan Outlet Peserta membantu mencatat permohonan pembukaan atau penutupan outlet, memperbarui status tindak lanjut, serta menyusun rekapitulasi permohonan dan realisasinya.
1. Praktik Pemeriksaan Berkas Surat Izin Operasi Agenpos Peserta membantu memeriksa kelengkapan dokumen perizinan Agenpos, mengelompokkan berkas, mencatat masa berlaku dokumen apabila tersedia, serta menyiapkan arsip untuk pemeriksaan mentor. 2. Praktik Pengarsipan Dokumen Perjanjian Kerja Sama Peserta melakukan pengelompokan dan pengarsipan dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) mitra, membuat daftar dokumen, serta membantu memantau kelengkapan dan masa berlaku perjanjian. 3. Praktik Rekapitulasi Hasil Pengawasan Outlet Peserta membantu mencatat hasil pengawasan outlet berdasarkan data atau hasil pemeriksaan yang diberikan, mengidentifikasi ketidaksesuaian administrasi, dan menyusun rekapitulasi untuk dievaluasi bersama mentor.
1. Praktik Administrasi Postshop dan Pencatatan Data Transaksi Peserta membantu mengumpulkan dan merekapitulasi data transaksi atau aktivitas bisnis Postshop berdasarkan dokumen sumber yang tersedia, serta melakukan pemeriksaan kesesuaian data. 2. Praktik Pengisian Buku Pengawasan Peserta membantu mengisi dan memperbarui buku pengawasan berdasarkan data kegiatan outlet, kemudian memeriksa kelengkapan pencatatan bersama mentor. 3. Praktik Rekapitulasi Perhitungan Provisi Mitra Peserta membantu mengumpulkan data transaksi yang menjadi dasar perhitungan provisi, melakukan rekapitulasi sesuai ketentuan kerja sama, dan mencocokkan hasil perhitungan dengan data pendukung di bawah pengawasan mentor.
1. Praktik Administrasi Pendaftaran Oranger Peserta membantu menerima dan memeriksa kelengkapan dokumen calon Oranger, melakukan input data administrasi, serta menyusun arsip pendaftaran sesuai ketentuan yang berlaku. 2. Praktik Pengelolaan Dokumen PKS Oranger Peserta melakukan rekapitulasi data Perjanjian Kerja Sama Oranger, membantu memeriksa kelengkapan dokumen, serta memperbarui daftar administrasi dan masa berlaku perjanjian berdasarkan data yang tersedia. 3. Praktik Rekapitulasi Presensi Oranger Peserta membantu mengumpulkan, memeriksa, dan merekapitulasi data kehadiran Oranger, mencocokkan data presensi dengan dokumen pendukung, serta melaporkan ketidaksesuaian kepada mentor. 4. Praktik Pengolahan Data Kinerja dan Produktivitas Oranger Peserta melakukan rekapitulasi data kinerja dan produktivitas Oranger berdasarkan indikator yang digunakan unit kerja, membantu membandingkan realisasi dengan target, serta menyajikan hasilnya dalam bentuk tabel atau laporan sederhana.
1. Praktik Rekapitulasi Data Pengembangan Outlet Peserta mengumpulkan dan memperbarui data pengembangan outlet selama periode praktik, meliputi data Agenpos, Agenpos Desa, permohonan pembukaan atau penutupan outlet, serta realisasi kegiatan. 2. Praktik Penyusunan Laporan Administrasi Kemitraan Peserta menyusun rekapitulasi dokumen PKS, perizinan outlet, buku pengawasan, data Postshop, dan perhitungan provisi berdasarkan data yang tersedia untuk diperiksa oleh mentor. 3. Praktik Penyusunan Laporan Presensi dan Kinerja Oranger Peserta membantu menyusun rekapitulasi akhir data presensi dan kinerja Oranger, melakukan pemeriksaan kelengkapan data, serta menyiapkan hasil rekapitulasi untuk evaluasi unit kerja. 4. Praktik Penyusunan Laporan Akhir Magang Peserta menyusun laporan hasil praktik kerja selama enam bulan yang berisi rangkuman kegiatan, hasil pekerjaan administrasi, keterampilan yang diperoleh, kendala yang dihadapi, dan saran perbaikan berdasarkan pengalaman praktik dengan pendampingan mentor.
Jl. Kyai H. Tubagus Ismail No.105, Ciwaduk, Kec. Cilegon, Kota Cilegon, Banten 42415

Kota Bandung
Pos Indonesia telah beberapa kali mengalami perubahan status mulai dari Jawatan PTT (Post, Telegraph dan Telephone). Badan usaha yang dipimpin oleh seorang Kepala Jawatan ini operasinya tidak bersifat komersial dan fungsinya lebih diarahkan untuk mengadakan pelayanan publik. Perkembangan terus terjadi hingga statusnya menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Mengamati perkembangan zaman dimana sektor pos dan telekomunikasi berkembang sangat pesat, maka pada tahun 1965 berganti menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos dan Giro), dan pada tahun 1978 berubah menjadi Perum Pos dan Giro yang sejak ini ditegaskan sebagai badan usaha tunggal dalam menyelenggarakan dinas pos dan giropos baik untuk hubungan dalam maupun luar negeri. Selama 17 tahun berstatus Perum, maka pada Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero). Selama 17 tahun berstatus Perusahaan Umum. Pada tanggal 20 Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero).

Krakatau Medika
Fisioterapi

Krakatau Medika
Radiologi

Krakatau Posco
Bahasa dan Kebudayaan Korea, Pendidikan Bahasa Korea, Bahasa Korea

PT Tereos Fks Indonesia
Teknik Elektro

KANIM KELAS II TPI CILEGON
Pendidikan Luar Biasa

KANIM KELAS II TPI CILEGON
Sastra Cina