Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Satrya Jaya Mulia
Staff Akuntansi & Keuangan di perusahaan perdagangan kami, Peserta akan menjalani program transformasi intensif yang didesain untuk mengubah teori pembukuan dari bangku kuliah menjadi keahlian praktis standar industri komersial. Deskripsi tugas harian Peserta akan berkembang seiring waktu; dimulai dari memetakan bagan akun dan mempelajari standar akuntansi persediaan (Bulan 1), berlanjut pada tanggung jawab melakukan input pembukuan jurnal harian transaksi jual-beli menggunakan software akuntansi (Bulan 2). Anda akan dipercaya menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) dan merekonsiliasi stok fisik gudang (Bulan 3), serta diwajibkan memproses administrasi perpajakan yang krusial seperti penerbitan Faktur Pajak PPN dan e-Bupot PPh (Bulan 4). Mendekati akhir program, Anda bertugas merampungkan rekonsiliasi bank untuk menyusun Set Laporan Keuangan riil perusahaan dagang (Bulan 5), sebelum akhirnya mempresentasikan laporan analisis kinerja rasio keuangan (seperti inventory turnover) kepada manajemen (Bulan 6).
Bulan pertama diabdikan secara penuh untuk membangun fondasi teoritis yang mengonversi pengetahuan akademis peserta ke dalam praktik bisnis nyata di sektor Perdagangan. Lulusan Ekonomi dan Akuntansi akan mempelajari secara mendalam penerapan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) terbaru yang berfokus pada perusahaan dagang. Materi mencakup teori pengakuan pendapatan dari penjualan putus maupun konsinyasi, metode pencatatan persediaan (Periodik vs. Perpetual), serta teori penentuan Harga Pokok Penjualan (HPP) menggunakan metode FIFO atau Average. Selain itu, peserta dibekali teori dasar siklus akuntansi, prinsip kehati-hatian (prudence), serta pengenalan regulasi perpajakan yang mengikat rantai pasok barang, khususnya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh). Pemahaman teoritis yang kokoh mengenai kerangka konseptual pelaporan keuangan dan perlakuan persediaan sangat krusial, karena ujian sertifikasi akuntansi selalu mengalokasikan porsi besar pada tes tertulis mengenai prinsip dasar akuntansi dagang. Output Process: Melalui proses kajian literatur dan studi kasus bisnis perdagangan, output yang dihasilkan adalah penyusunan Dokumen Pemetaan Bagan Akun (Chart of Accounts Mapping) khusus entitas perdagangan dan draf Standar Operasional Prosedur (SOP) Pembukuan Persediaan. Proses perancangan dokumen konseptual ini melatih logika akuntansi peserta agar presisi dengan kepatuhan standar industri, memberikan modal teoritis yang amat kuat untuk menjawab soal-soal ujian teori pada lembaga sertifikasi.
Memasuki fase praktik di bulan kedua, peserta magang akan berhadapan langsung dengan tumpukan bukti transaksi nyata harian perusahaan dagang. Peserta akan mempraktikkan proses identifikasi, klasifikasi, dan pencatatan (data entry) bukti transaksi keuangan—seperti faktur pembelian dari pemasok (supplier), nota penjualan ke pelanggan, dan bukti kas masuk/keluar—ke dalam sistem perangkat lunak akuntansi berbasis cloud (seperti Accurate, Xero, Zahir, atau Jurnal.id). Praktik ini memaksa peserta menerapkan konsep debet-kredit secara akurat, khususnya membedakan antara diskon dagang, retur penjualan, dan retur pembelian. Disiplin ilmu Akuntansi sangat diuji di sini dalam memastikan tidak ada transaksi yang salah masuk pos akun (misclassification), mengingat volume transaksi di perusahaan perdagangan sangat masif. Keterampilan mengoperasikan perangkat lunak akuntansi dan melakukan pembukuan harian secara presisi adalah kompetensi teknis dasar yang selalu diujikan secara praktis dalam sertifikasi komputer akuntansi. Output Process: Proses entri data transaksi yang repetitif ini menghasilkan output berupa Buku Besar (General Ledger) digital yang termutakhirkan, Jurnal Khusus (Jurnal Pembelian/Penjualan) yang rapi, dan Neraca Saldo (Trial Balance) bulanan yang seimbang (balance). Menghasilkan output pembukuan harian komersial ini menjamin peserta memiliki bukti unjuk kerja yang valid, melatih ketelitian klerikal mereka agar terbiasa dengan tekanan akurasi yang disimulasikan dalam ujian sertifikasi profesi keuangan.
Pada bulan ketiga, praktik difokuskan pada pengelolaan aset lancar yang menjadi urat nadi perusahaan perdagangan: Piutang, Utang, dan Persediaan Barang Dagang. Peserta magang akan bertugas mengelola buku besar pembantu piutang (Account Receivable) dan utang (Account Payable), memantau umur piutang pelanggan agar arus kas tetap sehat, serta menjadwalkan pembayaran ke pemasok. Di ranah persediaan, lulusan Akuntansi akan mempraktikkan secara langsung rekonsiliasi antara stok fisik di gudang (stock opname) dengan pencatatan di sistem akuntansi. Mereka diwajibkan menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) secara riil untuk setiap transaksi keluar, serta mencatat penyusutan nilai persediaan jika terjadi kerusakan barang (inventory shrinkage). Kemampuan mengelola siklus utang-piutang dan memastikan validitas nilai persediaan akhir merupakan salah satu unit kompetensi terpenting yang memiliki bobot penilaian sangat besar dalam skema sertifikasi akuntansi tingkat menengah. Output Process: Proses pengelolaan aset lancar dan persediaan ini menghasilkan output berupa Laporan Umur Piutang (AR Aging Report), Laporan Umur Utang (AP Aging Report), serta Kertas Kerja Perhitungan HPP dan Laporan Rekonsiliasi Stok Barang Dagang (Inventory Valuation Report). Memiliki portofolio dalam mengeksekusi perhitungan HPP dan daftar umur piutang ini memberikan bukti nyata bahwa peserta mampu mengelola cash flow dan aset perusahaan perdagangan, sebuah keahlian empiris yang akan dinilai secara ketat oleh asesor ujian sertifikasi.
Bulan keempat memberikan pemaparan praktik yang sangat intensif dan bernilai jual tinggi di bidang perpajakan bisnis niaga. Mengingat perusahaan perdagangan adalah Pengusaha Kena Pajak (PKP), perputaran Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terjadi setiap hari. Peserta magang akan mempraktikkan tata cara penerbitan Faktur Pajak Keluaran atas penjualan barang, melakukan pengkreditan Faktur Pajak Masukan dari pembelian, dan merekonsiliasi PPN setiap akhir masa. Selain PPN, peserta bertugas menghitung dan memproses pemotongan Pajak Penghasilan (PPh 21 untuk karyawan, serta PPh 23 untuk jasa pihak ketiga seperti ongkos angkut ekspedisi). Peserta akan dilatih menggunakan aplikasi resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) seperti e-Faktur dan e-Bupot untuk menerbitkan bukti potong. Keterampilan praktis dalam menangani administrasi perpajakan komersial yang sesuai dengan undang-undang terbaru ini merupakan kurikulum inti bagi peserta yang menargetkan untuk lulus dalam ujian sertifikasi bergengsi Brevet Pajak A dan B. Output Process: Melalui proses perhitungan tarif pajak dan rekonsiliasi fiskal operasional, output yang direalisasikan adalah Dokumen Faktur Pajak tervalidasi, Dokumen Bukti Potong Pajak (e-Bupot), dan Draf Surat Pemberitahuan (SPT) Masa bulanan yang siap dilaporkan ke otoritas pajak. Pengalaman langsung mengeksekusi pelaporan pajak via tax online system ini memastikan peserta menguasai keterampilan tax compliance secara nyata, menjadi modal kompetensi langsung yang diujikan dalam sertifikasi perpajakan spesialis niaga.
Praktik pada bulan kelima merupakan jantung dari keilmuan akuntansi, di mana peserta magang diwajibkan untuk mengompilasi seluruh data dari bulan pertama hingga keempat menjadi laporan pertanggungjawaban yang bermakna. Peserta akan mempraktikkan proses rekonsiliasi mutasi rekening koran bank perusahaan dengan catatan kas internal untuk mengidentifikasi selisih seperti biaya administrasi, pendapatan bunga, atau transfer yang belum tercatat (outstanding checks/deposits). Selanjutnya, mereka akan melakukan proses jurnal penyesuaian (adjusting entries) untuk beban dibayar di muka (seperti asuransi gudang) dan akrual. Puncaknya adalah proses penutupan buku akhir bulan (month-end close) guna menyusun Laporan Laba Rugi Komprehensif, Neraca (Laporan Posisi Keuangan), dan Laporan Arus Kas. Kemampuan menyajikan laporan keuangan yang utuh, seimbang, dan sesuai SAK adalah kompetensi puncak yang mutlak diujikan dalam skema sertifikasi Ahli Akuntansi maupun Certified Accounting Professional. Output Process: Proses rekonsiliasi kas dan penyesuaian akhir bulan ini bermuara pada output terciptanya 1 (Satu) Set Laporan Keuangan Bulanan (Financial Statements) perusahaan perdagangan yang akurat, serta Kertas Kerja Rekonsiliasi Bank yang bersih tanpa selisih tak wajar. Memiliki artefak berupa laporan keuangan riil yang disusun secara komprehensif oleh tangan peserta sendiri adalah portofolio definitif yang membuktikan penguasaan siklus akuntansi penuh, menjamin kesiapan mental dan analitis mereka untuk menghadapi lab ujian praktik di lembaga sertifikasi.
Sebagai puncak kurikulum yang mengasah ketajaman analisis lulusan Ekonomi, bulan keenam menggeser peran peserta dari sekadar pembuat laporan (pencatat) menjadi analis strategis bisnis. Peserta magang akan mempraktikkan teknik Analisis Laporan Keuangan dengan menghitung rasio keuangan utama di industri perdagangan seperti Rasio Kelancaran, Inventory Turnover Ratio (Rasio Perputaran Persediaan), dan Margin Laba Kotor (Gross Profit Margin). Mereka juga ditugaskan melakukan audit internal skala kecil terhadap siklus pengadaan barang (purchasing) untuk menemukan inefisiensi anggaran. Di paruh kedua bulan ini, beban kerja harian dikurangi agar peserta dapat fokus pada pembekalan sertifikasi; peserta diwajibkan merapikan, mengurutkan, dan menstrukturkan seluruh output kerja (dari bulan 1 hingga 6) menjadi satu format Buku Portofolio resmi. Mereka akan menjalani Try-Out penyelesaian kasus akuntansi dagang berbatas waktu. Output Process: Proses analisis rasio dan audit operasional ini menghasilkan output berupa Laporan Analisis Kinerja Finansial (Financial Dashboard & Ratio Analysis Report) bagi manajemen, serta rampungnya kompilasi "Dokumen Portofolio Kompetensi Akuntansi dan Keuangan". Terciptanya portofolio yang tervalidasi ini menjadi pembuktian absolut bahwa peserta secara empiris telah melaksanakan seluruh unit kompetensi akuntansi yang diwajibkan, menjamin kelulusan mereka saat mengambil uji sertifikasi profesi pasca-magang.
Metropolitan Tower, RT.10/RW.4, Cilandak Bar., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12430

Kota Adm. Jakarta Selatan
PT. Satrya Jaya Mulia adalah perusahaan distributor (B2B) berskala nasional yang mendukung penuh kebutuhan operasional dan keselamatan di sektor infrastruktur, namun secara strategis difokuskan untuk menyuplai perlengkapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi industri konstruksi. Sebagai mitra pengadaan yang andal bagi para kontraktor dan pelaksana proyek, PT. Satrya Jaya Mulia menjadi penyedia utama berbagai varian alas kaki pelindung berkualitas tinggi. Produk unggulannya mencakup sepatu proyek (safety shoes) berpelindung baja, boots tangguh untuk medan berat, hingga alas kaki dengan isolator kelistrikan. Seluruh lini produk yang didistribusikan dipastikan memenuhi standar keselamatan ketat (SNI/internasional) guna memitigasi risiko cedera di area pembangunan

Biro Umum, Sekretariat Utama (Depok, Jawa Barat)
Kesehatan Gigi dan Mulut, Kesehatan Gigi, Keperawatan Gigi
Rasuna Residence Development
Tata Boga, Perhotelan, Pendidikan Tata Boga, Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, Pengelolaan Perhotelan
Selat Niagatama
Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Perhotelan

PT. Prana Nadi
Tata Boga, Hospitality dan Pariwisata, Manajemen Pariwisata

Puri Dharmawangsa Raya Hotel
Tata Boga, Seni Kuliner, Pendidikan Tata Boga

Anugrahsukses Utama Sejahtera
Refraksi Optisi