Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Rs Bethesda Yogyakarta
Instalasi Pusat Sterilisasi Perlengkapan Medik (PSPM) RS Bethesda Yogyakarta merupakan unit penunjang yang menyelenggarakan pelayanan sterilisasi alat kesehatan secara terpusat. Pelayanan ini mencakup penerimaan alat kotor, pembersihan, pemeriksaan, perakitan, pengemasan, proses sterilisasi, penyimpanan, hingga distribusi alat steril. Seluruh rangkaian tersebut dilaksanakan sesuai standar untuk memastikan alat kesehatan aman dan siap digunakan oleh unit pelayanan.
Dalam menjalankan fungsinya, Instalasi PSPM menerapkan prinsip mutu, keselamatan kerja, pencegahan dan pengendalian infeksi, serta ketertelusuran pada setiap tahapan pelayanan. Instalasi PSPM juga berkoordinasi dengan berbagai unit pengguna untuk menjamin ketepatan jenis, jumlah, dan waktu penyediaan alat steril. Dengan demikian, pelayanan PSPM turut mendukung kelancaran pelayanan, pengendalian risiko infeksi, dan keselamatan pasien di RS Bethesda Yogyakarta.
a. Orientasi organisasi, tata tertib, alur pelayanan, dan pembagian area kerja Instalasi Pusat Sterilisasi Perlengkapan Medik. b. Peran pelayanan sterilisasi dalam pencegahan dan pengendalian infeksi serta keselamatan pasien. c. Etika kerja, kerahasiaan, komunikasi, dan budaya keselamatan. d. Kebersihan tangan, penggunaan alat pelindung diri, dan keselamatan kerja. e. Klasifikasi alat kesehatan menurut risiko serta pemilihan metode dekontaminasi. f. Pengenalan jenis instrumen, set tindakan, bahan pengemas, dan bahan habis pakai. g. Dokumentasi dasar, pelaporan insiden, dan ketertelusuran alat kesehatan.
a. Penerimaan, pencatatan, pemilahan, dan penghitungan alat kesehatan kotor. b. Pemisahan alat tajam, alat berlumen, instrumen mikro, dan alat sensitif. c. Penanganan awal dan pengangkutan alat terkontaminasi secara aman. d. Pembersihan manual sesuai jenis alat dan petunjuk penggunaan produsen. e. Pengoperasian ultrasonic cleaner dan washer disinfector dengan supervisi. f. Pembilasan, pengeringan, dan pencegahan kontaminasi silang. g. Pemantauan mutu pembersihan serta dokumentasi hasil proses dekontaminasi.
a. Pemeriksaan kebersihan, kekeringan, keutuhan, fungsi, dan kelengkapan instrumen. b. Perawatan instrumen dan penggunaan pelumas yang sesuai. c. Perakitan set instrumen berdasarkan daftar isi dan kebutuhan pelayanan. d. Pemilihan bahan serta metode pengemasan sesuai karakteristik alat dan proses sterilisasi. e. Pelipatan linen, penggunaan pouch, wrapping, dan rigid container. f. Pemasangan indikator kimia internal dan eksternal serta pelabelan paket. g. Pengoperasian mesin sealing dan pemeriksaan mutu hasil seal.
a. Prinsip dasar sterilisasi uap dan sterilisasi suhu rendah. b. Pemilihan metode sterilisasi berdasarkan kompatibilitas alat dan rekomendasi produsen. c. Penyusunan muatan, pemilihan program, dan pengoperasian sterilisator dengan supervisi. d. Monitoring fisik, kimia, dan biologis pada setiap proses yang dipersyaratkan. e. Uji Bowie-Dick, leak test, dan interpretasi hasil monitoring. f. Penanganan alat implant loaner dan persyaratan pelepasan muatan implan. g. Tindakan terhadap kegagalan proses, recall produk steril, serta pencatatan siklus.
a. Pelepasan muatan berdasarkan hasil monitoring dan pemeriksaan integritas kemasan. b. Pendinginan, penanganan, dan penyimpanan produk steril sesuai persyaratan. c. Penerapan prinsip event-related sterility dan rotasi persediaan. d. Distribusi alat steril serta penerimaan kembali alat kotor melalui jalur yang aman. e. Pencatatan penggunaan alat berdasarkan unit, set, dan pasien untuk mendukung ketertelusuran. f. Pengendalian persediaan, kehilangan, kerusakan, dan alat yang tidak kembali. g. Pemantauan indikator mutu, audit dokumentasi, dan pelaporan ketidaksesuaian.
a. Pelaksanaan alur pelayanan sterilisasi secara utuh dari penerimaan hingga distribusi. b. Perencanaan beban kerja, prioritas pelayanan, dan koordinasi dengan unit pengguna. c. Pengelolaan kasus alat khusus, alat sensitif suhu, dan implant loaner. d. Analisis risiko serta penyelesaian masalah pelayanan di bawah supervise. e. Komunikasi interprofesional dan edukasi kepada unit pengguna. f. Penyusunan satu proyek perbaikan mutu sederhana berbasis masalah nyata. g. Presentasi kasus, evaluasi praktik, audit dokumentasi, dan penyelesaian portofolio.
Rumah Sakit Bethesda, Jl. Jend. Sudirman, Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55224

Kota Yogyakarta
Rumah Sakit Bethesda merupakan Rumah Sakit yang dimiliki oleh Yayasan Kristen Untuk Kesehatan Umum (YAKKUM). Rumah Sakit Bethesda, dengan motto Tolong Dulu Urusan Belakang, terletak di Jl. Jendral Sudirman 70 Yogyakarta, kode pos 55224, telepon(0274) 562246 & 586688, faxcimile (0274) 563312, E-mail [email protected] dan Website www.bethesda.or.id.

Rs Bethesda Yogyakarta
Okupasi Terapi, Terapi Okupasi

Sinar Mandiri Semesta
Bisnis Perhotelan, Tata Hidang, Pengelolaan Perhotelan

Rs Bethesda Yogyakarta
Terapi Wicara dan Bahasa, Terapi Wicara

Rs Bethesda Yogyakarta
Fisioterapi, fisioterapi

Rs Bethesda Yogyakarta
Keperawatan, Kesehatan Gigi dan Mulut, Kesehatan Gigi, Keperawatan Gigi, Keperawatan

Unit Bisnis Yogyakarta
Farmasi