Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

PT. Bank Syariah Indonesia.tbk
Mengelola tugas administrasi dan dokumentasi untuk mendukung operasional unit kerja.
Menyediakan data dan informasi pendukung terkait aktivitas pemantauan risiko dan kinerja.
Memantau progres program serta pencapaian kinerja di unit kerja.
Menyusun laporan sederhana dan menyiapkan materi pendukung sesuai kebutuhan tim.
Mengatur penjadwalan serta koordinasi kegiatan dengan pihak internal maupun eksternal.
Dua minggu pertama difokuskan pada orientasi komprehensif mengenai visi, misi, nilai budaya (company values), peraturan internal perusahaan, dan office tour. Selanjutnya, peserta langsung diselaraskan ke dalam divisi masing-masing untuk berkenalan dengan tim, mendapatkan akun/alat kerja digital, serta menerima penjelasan mendalam mengenai alur koordinasi divisi dan rincian tanggung jawab kerja (job description) mereka selama 6 bulan ke depan.
Dua minggu ini difokuskan pada evaluasi hasil kinerja bulan pertama melalui sesi diskusi satu-lawan-satu (one-on-one) bersama mentor untuk membahas ruang perbaikan kerja dengan mengedepankan growth mindset. Setelah itu, peserta dilibatkan dalam tugas kolaboratif di dalam divisi untuk memahami dinamika kelompok dan melihat bagaimana peran harian mereka saling terhubung dengan pekerjaan anggota tim lainnya.
Dua minggu yang difokuskan pada peningkatan keahlian teknis (hard skills) spesifik divisi melalui bimbingan praktisi senior atau modul internal mengenai standar industri. Selain itu, peserta diajarkan dasar-dasar literasi data agar mampu mengolah data hasil kerja riil divisi mereka (seperti akurasi tugas atau metrik pencapaian tim) menggunakan spreadsheet sehingga setiap usulan kerja ke depannya selalu didasari oleh fakta kuantitatif.
Dua minggu yang didedikasikan untuk mengeksplorasi fitur lanjutan pada perangkat lunak harian atau pemanfaatan teknologi AI secara aman untuk mengotomatiskan tugas operasional divisi yang berulang (repetitive tasks). Peserta juga ditantang melakukan curah pendapat (brainstorming) guna menyusun satu usulan perbaikan sistem kerja (improvement proposal) skala kecil yang dapat meningkatkan efisiensi tim.
Dua minggu pengujian kemandirian di mana peserta diberikan kepercayaan penuh (ownership) untuk mengeksekusi proyek divisi atau tugas operasional tertentu dengan pengawasan minimal. Selain itu, peserta dilatih mengambil inisiatif kepemimpinan praktis, seperti ditunjuk secara bergilir untuk mengarahkan jalannya koordinasi atau memimpin jalannya rapat mingguan (weekly meeting) divisi.
Dua minggu krusial bagi peserta untuk menyelesaikan sisa proyek akhir divisi dan menuntaskan backlog kerja harian mereka. Fokus utama lainnya adalah menyusun dokumen serah terima pekerjaan (handover document) yang sistematis, termasuk merapikan seluruh file dan aset digital divisi ke folder bersama, agar pekerjaan tersebut dapat dilanjutkan dengan mudah oleh anggota tim atau pemagang berikutnya.
Dua minggu pertama difokuskan pada orientasi komprehensif mengenai visi, misi, nilai budaya (company values), peraturan internal perusahaan, dan office tour. Selanjutnya, peserta langsung diselaraskan ke dalam divisi masing-masing untuk berkenalan dengan tim, mendapatkan akun/alat kerja digital, serta menerima penjelasan mendalam mengenai alur koordinasi divisi dan rincian tanggung jawab kerja (job description) mereka selama 6 bulan ke depan.
Peserta resmi mulai bekerja secara hands-on! Dalam rentang 14 hari ini, peserta mengeksekusi tugas atau proyek riil pertama mereka yang berskala ringan hingga sedang. Sembari bekerja, mentor memberikan bimbingan intensif mengenai etika komunikasi profesional (cara berkirim email, melapor progres, dan bertanya yang efektif) serta teknik manajemen waktu (seperti skala prioritas) agar tugas harian selesai tepat waktu tanpa kewalahan.
Dalam periode 14 hari ini, peserta dibekali kemampuan berpikir kritis untuk mendeteksi kendala operasional harian dan merumuskan alternatif solusinya secara logis menggunakan metode analisis sederhana sebelum melapor ke mentor. Sesi ini ditutup dengan pelatihan komunikasi visual, di mana peserta belajar menyusun draf presentasi laporan hasil kerja bulanan mereka dan memaparkannya dalam rapat internal divisi.
Rentang 14 hari untuk mengoptimalkan penggunaan alat kerja digital penunjang divisi (seperti Excel, Trello, atau sistem pelacakan tugas internal) agar semua progres kerja terorganisasi dengan rapi. Periode ini diakhiri dengan sesi evaluasi besar paruh waktu (3 bulan berjalan), di mana peserta mempresentasikan pencapaian, kendala, dan rencana kerja mereka untuk 3 bulan ke depan di hadapan mentor
Periode 14 hari untuk membekali peserta dengan strategi mengelola stres dan beban kerja di bawah tekanan tenggat waktu agar performa tetap stabil tanpa mengalami kejenuhan (burnout). Materi juga dilengkapi dengan pendalaman etika bisnis, pentingnya menjaga kerahasiaan data divisi (data privacy) sesuai aturan NDA, dan kepatuhan terhadap SOP divisi agar peserta bekerja dengan integritas penuh.
Dalam periode 14 hari ini, peserta diajarkan keterampilan interpersonal untuk mengelola perbedaan pendapat profesional atau kendala tim secara dewasa dan solutif. Setelah itu, peserta mulai melakukan bimbingan intensif (coaching) bersama mentor untuk menyusun draf awal laporan proyek akhir (Final Project Report) yang merangkum seluruh portofolio dan kontribusi nyata mereka selama magang.
Periode 14 hari terakhir program magang. Peserta mengadakan sesi berbagi pengetahuan (knowledge sharing) di hadapan internal tim untuk membagikan wawasan teknis yang mereka temukan di lapangan, dilanjutkan dengan presentasi laporan akhir kontribusi mereka di depan mentor dan manajemen. Program ditutup dengan evaluasi akhir dari perusahaan, penyerahan sertifikat kelulusan, surat rekomendasi kerja, dan acara perpisahan resmi.
Dua minggu ini difokuskan pada evaluasi hasil kinerja bulan pertama melalui sesi diskusi satu-lawan-satu (one-on-one) bersama mentor untuk membahas ruang perbaikan kerja dengan mengedepankan growth mindset. Setelah itu, peserta dilibatkan dalam tugas kolaboratif di dalam divisi untuk memahami dinamika kelompok dan melihat bagaimana peran harian mereka saling terhubung dengan pekerjaan anggota tim lainnya.
Dua minggu yang difokuskan pada peningkatan keahlian teknis (hard skills) spesifik divisi melalui bimbingan praktisi senior atau modul internal mengenai standar industri. Selain itu, peserta diajarkan dasar-dasar literasi data agar mampu mengolah data hasil kerja riil divisi mereka (seperti akurasi tugas atau metrik pencapaian tim) menggunakan spreadsheet sehingga setiap usulan kerja ke depannya selalu didasari oleh fakta kuantitatif.
Dua minggu yang didedikasikan untuk mengeksplorasi fitur lanjutan pada perangkat lunak harian atau pemanfaatan teknologi AI secara aman untuk mengotomatiskan tugas operasional divisi yang berulang (repetitive tasks). Peserta juga ditantang melakukan curah pendapat (brainstorming) guna menyusun satu usulan perbaikan sistem kerja (improvement proposal) skala kecil yang dapat meningkatkan efisiensi tim.
Dua minggu pengujian kemandirian di mana peserta diberikan kepercayaan penuh (ownership) untuk mengeksekusi proyek divisi atau tugas operasional tertentu dengan pengawasan minimal. Selain itu, peserta dilatih mengambil inisiatif kepemimpinan praktis, seperti ditunjuk secara bergilir untuk mengarahkan jalannya koordinasi atau memimpin jalannya rapat mingguan (weekly meeting) divisi.
Dua minggu krusial bagi peserta untuk menyelesaikan sisa proyek akhir divisi dan menuntaskan backlog kerja harian mereka. Fokus utama lainnya adalah menyusun dokumen serah terima pekerjaan (handover document) yang sistematis, termasuk merapikan seluruh file dan aset digital divisi ke folder bersama, agar pekerjaan tersebut dapat dilanjutkan dengan mudah oleh anggota tim atau pemagang berikutnya.
Peserta resmi mulai bekerja secara hands-on! Dalam rentang 14 hari ini, peserta mengeksekusi tugas atau proyek riil pertama mereka yang berskala ringan hingga sedang. Sembari bekerja, mentor memberikan bimbingan intensif mengenai etika komunikasi profesional (cara berkirim email, melapor progres, dan bertanya yang efektif) serta teknik manajemen waktu (seperti skala prioritas) agar tugas harian selesai tepat waktu tanpa kewalahan.
Dalam periode 14 hari ini, peserta dibekali kemampuan berpikir kritis untuk mendeteksi kendala operasional harian dan merumuskan alternatif solusinya secara logis menggunakan metode analisis sederhana sebelum melapor ke mentor. Sesi ini ditutup dengan pelatihan komunikasi visual, di mana peserta belajar menyusun draf presentasi laporan hasil kerja bulanan mereka dan memaparkannya dalam rapat internal divisi.
Rentang 14 hari untuk mengoptimalkan penggunaan alat kerja digital penunjang divisi (seperti Excel, Trello, atau sistem pelacakan tugas internal) agar semua progres kerja terorganisasi dengan rapi. Periode ini diakhiri dengan sesi evaluasi besar paruh waktu (3 bulan berjalan), di mana peserta mempresentasikan pencapaian, kendala, dan rencana kerja mereka untuk 3 bulan ke depan di hadapan mentor dan HRD.
Periode 14 hari untuk membekali peserta dengan strategi mengelola stres dan beban kerja di bawah tekanan tenggat waktu agar performa tetap stabil tanpa mengalami kejenuhan (burnout). Materi juga dilengkapi dengan pendalaman etika bisnis, pentingnya menjaga kerahasiaan data divisi (data privacy) sesuai aturan NDA, dan kepatuhan terhadap SOP divisi agar peserta bekerja dengan integritas penuh.
Dalam periode 14 hari ini, peserta diajarkan keterampilan interpersonal untuk mengelola perbedaan pendapat profesional atau kendala tim secara dewasa dan solutif. Setelah itu, peserta mulai melakukan bimbingan intensif (coaching) bersama mentor untuk menyusun draf awal laporan proyek akhir (Final Project Report) yang merangkum seluruh portofolio dan kontribusi nyata mereka selama magang.
Periode 14 hari terakhir program magang. Peserta mengadakan sesi berbagi pengetahuan (knowledge sharing) di hadapan internal tim untuk membagikan wawasan teknis yang mereka temukan di lapangan, dilanjutkan dengan presentasi laporan akhir kontribusi mereka di depan mentor dan manajemen. Program ditutup dengan evaluasi akhir dari perusahaan, penyerahan sertifikat kelulusan, surat rekomendasi kerja, dan acara perpisahan resmi.
Jl. Gatot Subroto No.2, RT.2/RW.4, Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12930

Kota Adm. Jakarta Selatan
Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, memiliki potensi untuk menjadi yang terdepan dalam industri keuangan Syariah. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap halal matter serta dukungan stakeholder yang kuat, merupakan faktor penting dalam pengembangan ekosistem industri halal di Indonesia. Termasuk di dalamnya adalah Bank Syariah. Bank Syariah memainkan peranan penting sebagai fasilitator pada seluruh aktivitas ekonomi dalam ekosistem industri halal. Keberadaan industri perbankan Syariah di Indonesia sendiri telah mengalami peningkatan dan pengembangan yang signifikan dalam kurun tiga dekade ini. Inovasi produk, peningkatan layanan, serta pengembangan jaringan menunjukkan trend yang positif dari tahun ke tahun. Bahkan, semangat untuk melakukan percepatan juga tercermin dari banyaknya Bank Syariah yang melakukan aksi korporasi. Tidak terkecuali dengan Bank Syariah yang dimiliki Bank BUMN, yaitu Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah. Pada 1 Februari 2021 yang bertepatan dengan 19 Jumadil Akhir 1442 H menjadi penanda sejarah bergabungnya Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah menjadi satu entitas yaitu PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Penggabungan ini akan menyatukan kelebihan dari ketiga Bank Syariah sehingga menghadirkan layanan yang lebih lengkap, jangkauan lebih luas, serta memiliki kapasitas permodalan yang lebih baik. Didukung sinergi dengan perusahaan induk (Mandiri, BNI, BRI) serta komitmen pemerintah melalui Kementerian BUMN, Bank Syariah Indonesia didorong untuk dapat bersaing di tingkat global. Penggabungan ketiga Bank Syariah tersebut merupakan ikhtiar untuk melahirkan Bank Syariah kebanggaan umat, yang diharapkan menjadi energi baru pembangunan ekonomi nasional serta berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat luas. Keberadaan Bank Syariah Indonesia juga menjadi cerminan wajah perbankan Syariah di Indonesia yang modern, universal, dan memberikan kebaikan bagi segenap alam (Rahmatan Lil ‘Aalamiin).

Radian Hospitality Internasional
Bisnis Perhotelan, Perhotelan, Manajemen Perhotelan, Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, Pengelolaan Perhotelan, Manajemen Kuliner
Rasuna Residence Development
Perhotelan, Pendidikan Tata Boga, Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, Pengelolaan Perhotelan
Cakrawala Automotif Rabhasa
Pemeliharaan Mesin Otomotif, Pendidikan Teknik Mesin, Mesin Otomotif

Sandhy Putramakmur
Manajemen, Administrasi Bisnis, Manajemen Pemasaran/Marketing, Manajemen Pemasaran

PT. Matahari Putra Prima, Tbk (Hypermart Pejaten Village)
Manajemen Ritel, Manajemen, Teknik Industri, Bisnis dan Manajemen Ritel
Tljo Asset Management
Bisnis Perhotelan, Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Perhotelan, Manajemen Perhotelan, Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, Manajemen Kuliner