Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Satrya Jaya Mulia
Staff HR & GA di perusahaan niaga kami, Peserta akan menjalani program mentorship yang menggabungkan kecepatan industri perdagangan dengan disiplin ilmu Psikologi, Bimbingan Konseling, dan Ilmu Komunikasi yang peserta miliki. Tugas peserta akan bergerak dinamis setiap bulannya. Dimulai dari mempelajari regulasi ketenagakerjaan dan SOP perusahaan (Bulan 1), Anda kemudian akan dipercaya memimpin proses rekrutmen massal untuk posisi sales dan staf logistik, melakukan wawancara perilaku, dan mengelola media sosial karir perusahaan (Bulan 2). Anda bertugas mendesain modul orientasi (onboarding) dan melatih karyawan baru (Bulan 3). Di pertengahan program, Anda akan bertindak sebagai konselor bagi karyawan yang kinerjanya menurun atau tengah menghadapi konflik (Bulan 4). Dari sisi GA, Anda akan bernegosiasi tangguh dengan vendor pihak ketiga (ekspedisi, kebersihan) dan memastikan keamanan fasilitas gudang/kantor (Bulan 5). Magang Anda akan ditutup dengan pengelolaan data absensi HRIS, analisis tingkat pengunduran diri karyawan, dan kompilasi portofolio sertifikasi (Bulan 6).
Bulan pertama diabdikan sepenuhnya untuk membangun fondasi teoritis yang mengawinkan disiplin keilmuan peserta dengan karakteristik ekosistem bisnis perdagangan yang memiliki tempo kerja tinggi. Lulusan Psikologi dan BK akan mempelajari secara mendalam teori Psikologi Industri terapan, dinamika stres kerja pada tenaga penjualan lapangan (sales force) dan pekerja gudang, regulasi ketenagakerjaan (UU Cipta Kerja), serta metodologi analisis jabatan untuk operasional niaga. Sementara itu, lulusan Ilkom akan berfokus pada teori komunikasi internal, employer branding dalam industri perdagangan massal, dan strategi negosiasi bisnis. Keseluruhan peserta juga akan membedah kerangka kerja operasional General Affairs, termasuk teori manajemen aset pergudangan/kantor, prosedur pengadaan barang (procurement), dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Pemahaman teoritis ini sangat krusial karena ujian sertifikasi kompetensi SDM dan GA selalu menuntut pemahaman dasar mengenai hukum ketenagakerjaan dan prinsip dasar manajemen kepatuhan sebelum praktisi diizinkan mengeksekusi kebijakan. Output Process: Melalui proses kajian literatur, anotasi SOP, dan diskusi studi kasus mingguan, output yang dihasilkan adalah penyusunan Dokumen Blueprint SOP HR & GA beserta Pemetaan Budaya Organisasi Sektor Niaga (Culture Mapping Framework). Proses perumusan dokumen operasional ini memaksa peserta untuk berpikir dalam kerangka manajerial yang mematuhi regulasi, memberikan landasan konseptual yang amat kuat untuk menjawab soal-soal ujian teori pada lembaga sertifikasi.
Memasuki fase praktik di bulan kedua, peserta magang akan diterjunkan untuk mengelola siklus rekrutmen yang sangat aktif di perusahaan perdagangan, khususnya pemenuhan tenaga sales, staf administrasi, dan operator logistik. Lulusan Psikologi dan BK akan mempraktikkan teori asesmen dengan menyortir ribuan CV, melakukan observasi dinamika kelompok, dan mempraktikkan teknik wawancara Behavioral Event Interview (BEI) untuk menggali ketahanan mental, motivasi, dan kejujuran kandidat operasional. Di sisi lain, lulusan Ilkom difokuskan pada perancangan komunikasi rekrutmen, penulisan copywriting lowongan pekerjaan yang persuasif di berbagai portal loker, serta memelihara citra perusahaan (employer branding) di media sosial agar menarik minat pelamar berkualitas. Mengelola pemenuhan tenaga kerja dalam jumlah besar secara efisien dan tepat sasaran merupakan unit kompetensi esensial yang selalu diujikan secara ketat dalam asesmen sertifikasi rekrutmen SDM. Output Process: Rangkaian proses kurasi dan seleksi talenta ini menghasilkan output berupa Laporan Pemetaan Rekrutmen (Talent Mapping & Mass Hiring Report) yang berisi log pelacakan pelamar (ATS logs), lembar penilaian wawancara perilaku, serta draf rekomendasi final penerimaan kandidat. Memiliki bukti fisik dalam memimpin proses mass hiring ini memastikan peserta magang memiliki artefak portofolio empiris yang valid untuk memenuhi syarat dokumen asesmen pada lembaga sertifikasi profesi bidang pencarian bakat.
Pada bulan ketiga, fokus praktik beralih pada integrasi karyawan baru dan pengembangan kapasitas tenaga kerja garis depan. Lulusan Psikologi dan BK akan mempraktikkan kepekaan observasinya untuk menyusun Training Needs Analysis (TNA)—mengidentifikasi kesenjangan antara kemampuan karyawan (misal: teknik closing penjualan atau kepatuhan K3 di gudang) dengan tuntutan target perusahaan. Mereka merancang kurikulum onboarding yang memperhatikan aspek psikologis agar karyawan baru cepat membaur tanpa tekanan berlebih. Lulusan Ilkom akan memaksimalkan ilmu komunikasi publik dan desain instruksional dengan merancang materi presentasi yang menarik serta bertindak langsung sebagai fasilitator/pemateri dalam kelas orientasi dan pelatihan soft-skills dasar (seperti pelayanan prima/ customer service). Kemampuan merencanakan, menyelenggarakan, dan mengevaluasi program pembelajaran merupakan kompetensi wajib yang berbobot besar dalam pengujian sertifikasi bidang Learning & Development (L&D). Output Process: Melalui proses identifikasi kebutuhan dan penyelenggaraan kelas pelatihan ini, output yang dihasilkan adalah Buku Panduan Orientasi Karyawan Perdagangan (Onboarding Kit) dan Dokumen Rekapitulasi Evaluasi Pelatihan (Pre-test/Post-test Training Logs). Penciptaan sistem pelatihan komprehensif dan rekam jejak sertifikasinya ini memvalidasi kemampuan peserta dalam mengelola siklus pengembangan SDM secara riil, memberikan bukti konkret bahwa mereka siap merancang pembelajaran korporat dan memenuhi standar tinggi dari badan sertifikasi profesi.
Bulan keempat memberikan panggung maksimal bagi keilmuan inti spesifik dari lulusan Psikologi, BK, dan Ilkom. Di perusahaan perdagangan, tekanan target penjualan dan kelelahan fisik di logistik sering memicu konflik atau burnout. Peserta magang akan terlibat dalam administrasi siklus Penilaian Kinerja (Performance Appraisal). Lulusan Psikologi dan BK akan mempraktikkan teknik konseling industri (employee coaching & counseling) bagi staf penjualan yang gagal mencapai target atau pekerja yang memiliki isu indisipliner, bertindak sebagai penengah yang solutif. Sementara itu, lulusan Ilkom bertugas merancang kampanye komunikasi internal (seperti survei kepuasan karyawan, buletin motivasi bulanan, atau agenda team building) untuk menjaga ritme kerja yang positif. Kemampuan mengelola keluhan karyawan, menjaga kedisiplinan, dan memfasilitasi peningkatan kinerja adalah indikator kedewasaan seorang praktisi HR yang disorot oleh asesor sertifikasi. Output Process: Proses pengelolaan dinamika kinerja dan relasi karyawan ini menghasilkan output berupa Dokumen Matriks Evaluasi Kinerja Karyawan (KPI Tracking Report) dan Jurnal Log Konseling/Intervensi Karyawan (Coaching & Counseling Logs) yang telah dianonimkan demi etika kerahasiaan. Artefak ini secara absolut mendemonstrasikan kapabilitas peserta dalam menangani gejolak psikologis pekerja dan menjaga keharmonisan industrial secara profesional, yang merupakan poin penentu kelulusan asesmen hubungan industrial pada sertifikasi SDM.
Praktik pada bulan kelima bergeser ke arah manajemen fasilitas, di mana disiplin ilmu peserta diaplikasikan untuk menjaga roda operasional fisik perusahaan perdagangan. Lulusan Ilkom akan sangat diandalkan dalam mempraktikkan komunikasi bisnis taktis guna bernegosiasi dengan vendor eksternal—seperti perusahaan ekspedisi, penyedia katering pabrik, jasa keamanan (security), dan cleaning service. Mereka bertugas melakukan komparasi harga (procurement) dan menyusun Service Level Agreement (SLA). Di sisi lain, lulusan Psikologi dan BK akan menganalisis aspek psikologi lingkungan kerja dengan melakukan audit tata letak ruang (ergonomi) di kantor maupun fasilitas pergudangan. Tujuannya adalah merancang lingkungan kerja yang mendukung workplace well-being, mengurangi tingkat stres, dan meminimalisir kecelakaan kerja. Manajemen aset, negosiasi vendor, dan kepatuhan K3 adalah elemen kunci yang menjadi syarat mutlak dalam sertifikasi operasional umum (General Affairs). Output Process: Melalui proses audit fasilitas fisik dan eksekusi perjanjian vendor, output yang direalisasikan adalah Dokumen Service Level Agreement (SLA) Vendor yang telah dinegosiasikan, serta Laporan Inventarisasi Aset dan Rekomendasi Ergonomi Lingkungan Kerja. Keberhasilan menyusun output administratif fisik ini menjamin peserta memiliki pemahaman holistik tentang operasional perusahaan secara material, membekali mereka dengan kompetensi General Affairs yang teruji dan siap diajukan untuk uji kelayakan administratif profesional.
Sebagai bulan penutup, peserta magang akan menyatukan seluruh proses pengelolaan manusia ke dalam Sistem Informasi SDM (HRIS) dan bersiap untuk karir pasca-magang. Peserta akan mempraktikkan kontrol atas administrasi klerikal seperti rekapitulasi data presensi ketat, cuti, serta pemahaman elemen payroll dasar. Mengingat industri perdagangan rentan terhadap turnover karyawan yang tinggi, lulusan Psikologi dan BK akan melakukan observasi akhir melalui Exit Interview pada karyawan yang resign guna menganalisis akar masalah retensi. Lulusan Ilkom bertugas menyusun draf memo internal kebijakan dari temuan tersebut. Setengah bulan terakhir akan didedikasikan secara penuh untuk mengaudit, merapikan, dan menstrukturkan seluruh artefak output kerja (dari bulan 1 hingga 6) ke dalam format Buku Portofolio Standar BNSP. Output Process: Proses pemutakhiran data administratif tahap akhir ini menghasilkan output berupa Laporan Analisis Exit Interview (Turnover Analysis Report) komprehensif, dan terciptanya satu set utuh Buku Portofolio Kompetensi HR & GA. Selesainya penyusunan portofolio ini adalah validasi pamungkas bahwa peserta telah melampaui fase magang konvensional, melengkapi mereka dengan kesiapan dokumen, mental, dan keahlian teknis yang bulat untuk mendaftar dan memenangkan kelulusan pada ujian sertifikasi kompetensi HR/GA di tingkat nasional.
Metropolitan Tower, RT.10/RW.4, Cilandak Bar., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12430

Kota Adm. Jakarta Selatan
PT. Satrya Jaya Mulia adalah perusahaan distributor (B2B) berskala nasional yang mendukung penuh kebutuhan operasional dan keselamatan di sektor infrastruktur, namun secara strategis difokuskan untuk menyuplai perlengkapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi industri konstruksi. Sebagai mitra pengadaan yang andal bagi para kontraktor dan pelaksana proyek, PT. Satrya Jaya Mulia menjadi penyedia utama berbagai varian alas kaki pelindung berkualitas tinggi. Produk unggulannya mencakup sepatu proyek (safety shoes) berpelindung baja, boots tangguh untuk medan berat, hingga alas kaki dengan isolator kelistrikan. Seluruh lini produk yang didistribusikan dipastikan memenuhi standar keselamatan ketat (SNI/internasional) guna memitigasi risiko cedera di area pembangunan

Biro Umum, Sekretariat Utama (Depok, Jawa Barat)
Kesehatan Gigi dan Mulut, Kesehatan Gigi, Keperawatan Gigi
Rasuna Residence Development
Tata Boga, Perhotelan, Pendidikan Tata Boga, Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, Pengelolaan Perhotelan

PT. Prana Nadi
Tata Boga, Hospitality dan Pariwisata, Manajemen Pariwisata

Puri Dharmawangsa Raya Hotel
Tata Boga, Seni Kuliner, Pendidikan Tata Boga

Anugrahsukses Utama Sejahtera
Refraksi Optisi
Tljo Asset Management
Bisnis Perhotelan, Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Perhotelan, Manajemen Perhotelan, Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, Manajemen Kuliner