Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Satrya Jaya Mulia
Staff Legal di perusahaan perdagangan kami, Peserta tidak akan duduk pasif, melainkan akan menjalani program pendampingan intensif yang mengawinkan ilmu Hukum Positif dari bangku kuliah dengan kecepatan perputaran barang dan jasa di sektor komersial riil. Tugas harian peserta selama 6 bulan akan dimulai dengan memetakan kepatuhan regulasi hukum dagang dan perlindungan konsumen (Bulan 1). Selanjutnya, Anda akan terlibat aktif merancang (drafting) ragam kontrak komersial krusial seperti Perjanjian Pasokan Barang dan Kontrak Distributor (Bulan 2). Anda juga akan menangani advokasi keluhan konsumen dengan menyusun draf surat somasi atau jawaban hukum (Bulan 3). Tanggung jawab Anda meluas hingga mengurus perizinan operasional melalui sistem OSS dan mendaftarkan Merek Dagang perusahaan (Bulan 4), menyusun pembaruan Peraturan Perusahaan beserta kontrak kerja karyawan operasional (Bulan 5), dan berpuncak pada pelaksanaan Uji Tuntas Hukum (LDD) untuk menyeleksi kelayakan legal para pemasok atau vendor perusahaan (Bulan 6).
Bulan pertama diabdikan sepenuhnya untuk membangun fondasi teoritis yang mengonversi pengetahuan hukum konvensional peserta ke dalam yurisprudensi dan regulasi spesifik di ranah industri Perdagangan. Lulusan hukum akan membedah secara mendalam kerangka hukum positif yang mengatur rantai pasok dan aktivitas niaga, termasuk pemahaman komprehensif mengenai Hukum Perikatan (Buku III KUHPerdata), Undang-Undang Perlindungan Konsumen, regulasi Anti Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, serta hukum pengangkutan barang dagangan. Selain itu, peserta dibekali teori mengenai syarat sahnya kontrak dagang domestik maupun internasional, asas-asas penyelesaian sengketa komersial alternatif, serta regulasi terkait perizinan berusaha berbasis risiko melalui sistem perizinan terpadu. Peserta juga diwajibkan mempelajari dasar-dasar hukum standardisasi produk (seperti SNI, BPOM, atau sertifikasi Halal) yang sangat mengikat peredaran barang di pasar. Penguasaan teoritis terhadap hukum dagang dan arsitektur perikatan ini sangat esensial, mengingat ujian sertifikasi konsultan hukum korporasi selalu menguji ketajaman analisa regulasi dan mitigasi risiko hukum di sektor komersial yang bertempo cepat. Pembekalan ini memastikan peserta tidak gagap saat menghadapi kompleksitas transaksi. Output Process: Melalui proses kajian literatur, anotasi undang-undang, dan analisis studi kasus perniagaan, output yang dihasilkan adalah penyusunan Dokumen Matriks Risiko Hukum Perdagangan dan Peta Kepatuhan Regulasi Niaga (Regulatory Compliance Map). Proses pemetaan teori hukum ke dalam matriks risiko ini memaksa peserta berpikir sistematis layaknya in-house counsel, memberikan landasan konseptual yang sangat kuat untuk menjawab soal-soal teori pada saat menempuh ujian sertifikasi praktisi hukum korporasi tingkat dasar.
Memasuki fase praktik di bulan kedua, peserta magang langsung ditugaskan ke jantung operasional seorang praktisi hukum bisnis, yakni melakukan Legal Drafting atau perancangan kontrak. Peserta akan mempraktikkan proses perumusan, penulisan, dan peninjauan ulang berbagai draf perjanjian komersial yang menjadi urat nadi perusahaan perdagangan. Materi praktik ini mencakup perancangan Perjanjian Jual Beli (Sales and Purchase Agreement), Kontrak Pengadaan Barang dengan Supplier (Vendor), Perjanjian Keagenan dan Distribusi (Distributorship Agreement), hingga Non-Disclosure Agreement (NDA) untuk melindungi rahasia dagang perusahaan. Peserta dituntut untuk menerapkan pilihan diksi hukum (legal language) yang presisi, menghindari ambiguitas klausul terkait wanprestasi atau force majeure, dan memformulasikan hak serta kewajiban para pihak secara seimbang demi kelancaran pasokan barang. Kemampuan merancang klausul kontrak bisnis yang solid dan kedap celah hukum adalah unit kompetensi paling krusial yang mendominasi lebih dari separuh porsi penilaian dalam ujian sertifikasi Certified Legal Draftsman (CLD). Output Process: Melalui tahapan proses penyusunan draf, revisi, dan redlining kontrak antar pihak, output yang direalisasikan adalah satu set Template Standar Kontrak Komersial Perusahaan Perdagangan (terdiri dari Surat Perjanjian Pemasok, Kontrak Distributor, dan NDA) yang siap digunakan oleh tim Purchasing dan Sales. Pengalaman memproduksi dokumen perjanjian komersial riil ini memberikan bukti otentik bahwa peserta telah menguasai anatomi kontrak secara praktis, yang menjadi artefak portofolio utama untuk diajukan kepada asesor saat mengambil ujian sertifikasi Legal Drafting.
Pada bulan ketiga, fokus praktik beralih ke ranah interaksi dengan pembeli akhir, yakni mengelola aspek legal dari layanan pelanggan dan perlindungan konsumen. Sebagai entitas perdagangan, gesekan dengan pembeli terkait cacat produk atau keterlambatan pengiriman tidak dapat dihindari. Peserta magang akan mempraktikkan tata cara merespons keluhan hukum pelanggan, melakukan mediasi, dan menavigasi proses penyelesaian sengketa sebelum masuk ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK). Peserta akan bertugas merancang draf surat jawaban komplain resmi dari perusahaan, menyusun draf somasi (teguran hukum) bagi pihak yang merugikan perusahaan, serta mengaudit label produk dan klaim iklan pemasaran (marketing) agar tidak melanggar ketentuan pidana dan perdata dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Praktik advokasi preventif ini melatih ketajaman argumen hukum peserta dalam melindungi reputasi perusahaan tanpa mencederai hak-hak konsumen yang diatur oleh undang-undang. Output Process: Proses penanganan sengketa dan audit pemasaran ini bermuara pada output berupa Standard Operating Procedure (SOP) Penanganan Sengketa Pelanggan secara Hukum dan penyusunan Buku Kumpulan Draf Standar Somasi serta Surat Balasan Hukum Perusahaan (Legal Correspondence Drafts). Keberhasilan menyusun dokumen litigasi dasar dan korespondensi hukum secara nyata ini adalah unjuk kerja yang tak terbantahkan, memastikan peserta memiliki modal keahlian teknis negosiasi dan penyelesaian sengketa yang akan diujikan dalam sertifikasi advokasi maupun hukum perusahaan.
Bulan keempat memberikan pemaparan praktik administratif legal yang sangat vital bagi eksistensi perusahaan, yakni menjaga legalitas operasional dan perizinan. Peserta magang akan mempraktikkan pengoperasian sistem Online Single Submission (OSS) secara langsung untuk mengelola Nomor Induk Berusaha (NIB), memastikan perizinan kegiatan usaha perdagangan umum, serta izin-izin sektoral lainnya (seperti izin edar produk) tetap berstatus aktif dan mematuhi regulasi pemerintah daerah maupun pusat. Di paruh waktu lainnya, peserta akan mengurus administrasi pendaftaran dan perpanjangan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) khususnya Merek Dagang (Trademark) produk-produk perusahaan. Mereka akan melakukan penelusuran kelas merek di basis data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) untuk menghindari sengketa penjiplakan merek oleh kompetitor. Keterampilan menjaga kepatuhan perizinan badan usaha dan melindungi aset tak berwujud ini merupakan syarat kompetensi yang wajib dikuasai untuk lulus dalam ujian sertifikasi Praktisi Hukum Korporasi. Output Process: Melalui proses pemutakhiran legalitas dan pemberkasan aset merek, output yang dihasilkan adalah Dokumen Matriks Status Perizinan Korporasi (Legal Corporate Map) beserta laporan kelengkapannya, dan Dokumen Dossier Pendaftaran Merek Dagang yang siap diunggah ke portal DJKI. Terciptanya kelengkapan dokumen legalitas korporasi yang rapi dan sesuai perundang-undangan ini membuktikan kepiawaian peserta dalam melindungi entitas bisnis dari sanksi penyegelan aparat negara, menjadi pilar penting untuk portofolio sertifikasi hukum bisnis.
Praktik pada bulan kelima berpusat pada penegakan hukum internal melalui pengelolaan hubungan industrial, yang sering kali menjadi sumber konflik di perusahaan perdagangan padat karya (memiliki tim sales lapangan dan staf pergudangan). Peserta magang akan ditugaskan mempraktikkan perancangan draf Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT), dan Perjanjian Pemborongan Pekerjaan (Outsourcing) yang spesifik untuk pekerja logistik dan penjualan. Peserta akan ditantang untuk meninjau ulang dan memutakhirkan Peraturan Perusahaan (PP) atau Perjanjian Kerja Bersama (PKB) agar sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Cipta Kerja terbaru, memastikan klausul mengenai jam kerja, lembur, dan sanksi indisipliner disusun secara sah. Pemahaman mendalam terkait instrumen kepatuhan hukum ketenagakerjaan ini merupakan kompetensi bernilai tinggi yang selalu muncul dalam studi kasus ujian sertifikasi Human Resources tingkat legal maupun Corporate Lawyer spesialis hubungan industrial. Output Process: Melalui proses perumusan draf dan audit ketenagakerjaan, output yang direalisasikan adalah Set Lengkap Draf Kontrak Ketenagakerjaan (PKWT/PKWTT/Kemitraan) khusus sektor operasional perdagangan, serta naskah Draf Revisi Peraturan Perusahaan yang selaras dengan UU Cipta Kerja. Pengalaman langsung mengeksekusi kontrak pekerja dan merumuskan kebijakan internal ini memastikan peserta menguasai keterampilan memitigasi perselisihan perburuhan di Pengadilan Hubungan Industrial, sebuah aset portofolio krusial untuk melengkapi syarat sertifikasi kompetensi hukum manajerial.
Sebagai bulan penutup yang mematangkan keahlian analitis, peserta magang akan bertindak layaknya penyelidik hukum korporat melalui praktik Uji Tuntas dari Segi Hukum (Legal Due Diligence / LDD). Di industri perdagangan, memastikan rekam jejak hukum calon pemasok besar atau mitra strategis adalah hal wajib. Peserta akan mempraktikkan cara mengaudit seluruh dokumen legal calon mitra (akta pendirian, perizinan, dan catatan sengketa) untuk memastikan tidak ada cacat hukum yang berpotensi merugikan perusahaan di masa depan. Mereka juga akan menyusun Legal Opinion (Pendapat Hukum) ringkas untuk direksi mengenai layak atau tidaknya kerjasama dilanjutkan. Di separuh bulan terakhir, rutinitas dikurangi agar peserta dapat fokus mengompilasi dan menyempurnakan semua output kerja (dari bulan 1 hingga 6) ke dalam satu bundel portofolio resmi BNSP/lembaga sertifikasi. Mereka akan mengikuti try-out atau simulasi pengerjaan studi kasus untuk mempersiapkan mental menghadapi ujian. Output Process: Proses investigasi dokumen dan penyimpulan ini menghasilkan output berupa Laporan Legal Due Diligence Eksternal (Legal Audit Report Pemasok) dan selesainya kompilasi utuh Buku Portofolio Praktik Hukum Korporasi. Terciptanya portofolio lengkap dan dokumen LDD ini adalah pembuktian paripurna bahwa peserta telah mampu menjalankan fungsi advokasi preventif, menjadikan mereka kandidat yang seratus persen siap dan memenuhi prasyarat empiris untuk mendaftar dan lulus ujian sertifikasi profesi seperti Certified Legal Draftsman atau Praktisi Hukum Perusahaan.
Metropolitan Tower, RT.10/RW.4, Cilandak Bar., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12430

Kota Adm. Jakarta Selatan
PT. Satrya Jaya Mulia adalah perusahaan distributor (B2B) berskala nasional yang mendukung penuh kebutuhan operasional dan keselamatan di sektor infrastruktur, namun secara strategis difokuskan untuk menyuplai perlengkapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi industri konstruksi. Sebagai mitra pengadaan yang andal bagi para kontraktor dan pelaksana proyek, PT. Satrya Jaya Mulia menjadi penyedia utama berbagai varian alas kaki pelindung berkualitas tinggi. Produk unggulannya mencakup sepatu proyek (safety shoes) berpelindung baja, boots tangguh untuk medan berat, hingga alas kaki dengan isolator kelistrikan. Seluruh lini produk yang didistribusikan dipastikan memenuhi standar keselamatan ketat (SNI/internasional) guna memitigasi risiko cedera di area pembangunan

Biro Umum, Sekretariat Utama (Depok, Jawa Barat)
Kesehatan Gigi dan Mulut, Kesehatan Gigi, Keperawatan Gigi
Rasuna Residence Development
Tata Boga, Perhotelan, Pendidikan Tata Boga, Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, Pengelolaan Perhotelan

PT. Prana Nadi
Tata Boga, Hospitality dan Pariwisata, Manajemen Pariwisata

Puri Dharmawangsa Raya Hotel
Tata Boga, Seni Kuliner, Pendidikan Tata Boga

Anugrahsukses Utama Sejahtera
Refraksi Optisi
Tljo Asset Management
Bisnis Perhotelan, Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Perhotelan, Manajemen Perhotelan, Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, Manajemen Kuliner