Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Global Securindo Utama
Membantu pelaksanaan proses rekrutmen dan seleksi karyawan, mulai dari mempublikasikan lowongan pekerjaan, melakukan pencarian kandidat melalui berbagai platform rekrutmen, menyeleksi CV berdasarkan kualifikasi yang dibutuhkan, hingga mengatur jadwal wawancara antara kandidat dan tim rekrutmen atau user. Melakukan administrasi dan pembaruan database kandidat, memantau perkembangan proses rekrutmen, membantu proses komunikasi dan tindak lanjut kepada kandidat, serta mendukung kegiatan employer branding untuk meningkatkan daya tarik perusahaan bagi calon karyawan. Memastikan seluruh proses administrasi rekrutmen berjalan secara terstruktur, akurat, dan sesuai dengan prosedur perusahaan.
Mempelajari dasar-dasar proses recruitment, struktur dan fungsi tim Recruitment, alur kerja, SOP, serta tools yang digunakan dalam proses pencarian dan seleksi kandidat. Kegiatan juga mencakup pemahaman budaya kerja, kebijakan perusahaan, dan prinsip kerahasiaan data kandidat.
Pada minggu kelima, kegiatan difokuskan pada pemahaman berbagai recruitment channel dan dasar-dasar employer branding dalam mendukung proses pencarian kandidat. Kegiatan meliputi mempelajari karakteristik job portal, social media recruitment, employee referral, dan talent pool, serta membandingkan sumber kandidat dan membantu menyiapkan vacancy posting. Melalui kegiatan ini, diperoleh pemahaman mengenai pemilihan recruitment channel dan penyusunan draft job vacancy yang sesuai dengan kebutuhan posisi.
Pada minggu kesembilan, kegiatan difokuskan pada komunikasi dengan kandidat dalam proses recruitment. Kegiatan meliputi menghubungi kandidat, menyampaikan informasi mengenai proses seleksi, melakukan konfirmasi ketersediaan kandidat, mengirimkan undangan interview, serta melakukan candidate follow-up. Melalui kegiatan ini, diperoleh pemahaman mengenai pentingnya komunikasi yang profesional, jelas, dan responsif dalam menjaga candidate experience.
Pada minggu ketiga belas, kegiatan difokuskan pada koordinasi pelaksanaan interview antara kandidat, Recruitment Officer, dan interviewer/user. Kegiatan meliputi pengaturan jadwal, konfirmasi kehadiran, penyampaian informasi interview, rescheduling, serta monitoring jadwal. Melalui kegiatan ini, diperoleh kemampuan dalam mengelola jadwal interview secara terorganisir.
Pada minggu ketujuh belas, kegiatan difokuskan pada pengelolaan recruitment pipeline. Kegiatan meliputi monitoring status kandidat, melakukan follow-up, memperbarui recruitment tracker, mengidentifikasi kandidat yang tertahan pada setiap tahapan, serta memonitor progress setiap vacancy. Melalui kegiatan ini, diperoleh kemampuan untuk mengelola proses recruitment secara terstruktur dan terkontrol.
Pada minggu kedua puluh satu, kegiatan difokuskan pada pemahaman dan pengukuran recruitment metrics. Kegiatan meliputi mempelajari Time to Hire, Time to Fill, Source of Hire, Candidate Conversion Rate, serta recruitment funnel. Melalui kegiatan ini, diperoleh pemahaman mengenai penggunaan data untuk mengukur efektivitas proses recruitment.
Pada minggu keenam, kegiatan difokuskan pada proses pembuatan dan pengelolaan job posting, mulai dari penyusunan struktur job advertisement, komunikasi kepada kandidat, hingga optimalisasi informasi lowongan. Kegiatan meliputi pembuatan dan publikasi lowongan, memastikan kesesuaian informasi dengan job requirement, monitoring jumlah applicant, serta melakukan pembaruan status vacancy. Melalui kegiatan ini, diperoleh pemahaman mengenai pengelolaan vacancy secara efektif dan terstruktur.
Pada minggu kesepuluh, kegiatan difokuskan pada pelaksanaan HR screening untuk mengevaluasi kesesuaian awal kandidat. Kegiatan meliputi melakukan konfirmasi pengalaman kerja, pendidikan, motivasi, ekspektasi, availability, serta kesesuaian kandidat dengan job requirement. Melalui kegiatan ini, diperoleh pemahaman mengenai teknik screening kandidat secara terstruktur.
Pada minggu keempat belas, kegiatan difokuskan pada evaluasi dan perbandingan kandidat berdasarkan hasil proses seleksi. Kegiatan meliputi menyusun candidate assessment summary, membandingkan kandidat berdasarkan kriteria posisi, mendokumentasikan hasil interview, serta menyusun kandidat yang memenuhi kualifikasi untuk tahap berikutnya. Melalui kegiatan ini, diperoleh pemahaman mengenai evaluasi kandidat berdasarkan data dan kriteria yang objektif.
Pada minggu kedelapan belas, kegiatan difokuskan pada koordinasi dengan hiring manager atau user. Kegiatan meliputi melakukan klarifikasi job requirement, menyampaikan perkembangan recruitment, menyampaikan kandidat, menerima feedback user, dan melakukan follow-up terhadap kebutuhan recruitment. Melalui kegiatan ini, diperoleh pemahaman mengenai pentingnya komunikasi dan koordinasi dengan stakeholder dalam proses recruitment.
Pada minggu kedua puluh dua, kegiatan difokuskan pada analisis data dan recruitment funnel. Kegiatan meliputi menganalisis jumlah kandidat pada setiap tahapan, conversion rate, efektivitas sourcing channel, serta mengidentifikasi bottleneck dalam proses recruitment. Melalui kegiatan ini, diperoleh kemampuan untuk mengidentifikasi permasalahan recruitment berdasarkan data.
Pada minggu pertama, kegiatan difokuskan pada pengenalan perusahaan, struktur organisasi, budaya kerja, serta fungsi Human Resources khususnya Recruitment. Kegiatan meliputi onboarding, observasi proses kerja tim Recruitment, pembelajaran SOP dan alur end-to-end recruitment, serta pengenalan tools, database, dan dokumen recruitment. Melalui kegiatan ini, diperoleh pemahaman mengenai proses recruitment, aturan kerja, dan standar kerahasiaan data perusahaan.
Pada minggu kesebelas, kegiatan difokuskan pada pendalaman teknik interview berbasis kompetensi. Kegiatan meliputi mempelajari structured interview, behavioral interview, penyusunan interview questions, probing questions, serta penggunaan metode STAR. Melalui kegiatan ini, diperoleh kemampuan dalam menyusun pertanyaan yang relevan untuk menggali pengalaman dan kompetensi kandidat.
Pada minggu kelima belas, kegiatan difokuskan pada pengelolaan administrasi dan dokumentasi recruitment. Kegiatan meliputi memperbarui database kandidat, recruitment tracker, mengarsipkan dokumen, memperbarui status kandidat, serta memastikan kelengkapan data recruitment. Melalui kegiatan ini, diperoleh kemampuan untuk menjaga akurasi danksi, serta melakukan follow-up kepada kandidat. Melalui kegiatan ini, diperoleh pemahaman mengenai pentingnya komunikasi dan pelayanan kerapian administrasi recruitment.
Pada minggu kesembilan belas, kegiatan difokuskan pada pelaksanaan recruitment secara end-to-end dengan supervisi. Kegiatan meliputi memahami requirement, melakukan sourcing, screening CV, melakukan screening kandidat, mengatur interview, melakukan follow-up, serta menyusun shortlist kandidat. Melaluiusun sourcing strategy, mengelola candidate pipeline, melakukan screening, berkomunikasi dengan kandidat, melakukan koordinasi dengan user, serta memonitor perkembangan recruitment. Melalui kegiatan ini, diperoleh pengalaman dalam mengelola recruitment dengan tingkat supervisi yang lebih rendah kegiatan ini, diperoleh pengalaman dalam mengintegrasikan berbagai tahapan recruitment untuk memenuhi kebutuhan suatu posisi.
Pada minggu kedua puluh tiga, kegiatan difokuskan pada penyusunan rekomendasi perbaikan proses recruitment berdasarkan hasil observasi dan analisis. Kegiatan meliputi mengidentifikasi permasalahan, menganalisis penyebab, menyusun alternatif solusi, serta membuat rekomendasi improvement. Melalui kegiatan ini, diperoleh pemahaman mengenai penerapan continuous improvement dalam proses recruitment.
Pada minggu kedua, kegiatan difokuskan pada pemahaman proses Recruitment dan Manpower Planning, mulai dari proses permintaan tenaga kerja, penyusunan recruitment timeline, hiring approval, hingga koordinasi dengan hiring user. Kegiatan meliputi observasi proses pembukaan vacancy, pembelajaran recruitment workflow, serta pengenalan recruitment tracker. Melalui kegiatan ini, diperoleh pemahaman mengenai alur recruitment dan proses monitoring kebutuhan serta pemenuhan tenaga kerja.
Pada minggu ketujuh, kegiatan difokuskan pada proses pencarian dan identifikasi kandidat melalui active dan passive candidate sourcing. Kegiatan meliputi penerapan dasar Boolean Search, pemetaan kandidat potensial, penyusunan candidate sourcing list, serta pengembangan talent pool. Melalui kegiatan ini, diperoleh pemahaman mengenai strategi sourcing dan pengelolaan database kandidat secara terstruktur.
Pada minggu keenam belas, kegiatan difokuskan pada pengelolaan candidate experience selama proses recruitment. Kegiatan meliputi memahami candidate journey, memastikan komunikasi dilakukan tepat waktu, memberikan informasi mengenai tahapan seleksi, serta melakukan follow-up kepada kandidat. Melalui kegiatan ini, diperoleh pemahaman mengenai pentingnya komunikasi dan pelayanan kandidat dalam proses recruitment.
Pada minggu kedua puluh, kegiatan difokuskan pada pengelolaan vacancy secara lebih mandiri. Kegiatan meliputi menyusun sourcing strategy, mengelola candidate pipeline, melakukan screening, berkomunikasi dengan kandidat, melakukan koordinasi dengan user, serta memonitor perkembangan recruitment. Melalui kegiatan ini, diperoleh pengalaman dalam mengelola recruitment dengan tingkat supervisi yang lebih rendah.
Pada minggu kedua puluh empat, kegiatan difokuskan pada evaluasi akhir dan penyelesaian final project. Kegiatan meliputi penyusunan laporan kegiatan, merangkum hasil recruitment, menyelesaikan project improvement, melakukan presentasi, serta menerima feedback dari supervisor. Melalui kegiatan ini, diperoleh pemahaman menyeluruh mengenai proses recruitment serta evaluasi terhadap kompetensi yang telah dikembangkan selama enam bulan.
Pada minggu ketiga, kegiatan difokuskan pada pemahaman mengenai Job Analysis dan Job Description, termasuk identifikasi kualifikasi, kompetensi, serta kebutuhan setiap posisi. Kegiatan meliputi mempelajari berbagai job profile, mengidentifikasi requirement posisi, membandingkan job description dengan candidate profile, serta membantu memperbarui database job profile. Melalui kegiatan ini, diperoleh pemahaman mengenai penyusunan job requirement dan candidate profile sesuai dengan kebutuhan posisi.
ada minggu kedelapan, kegiatan difokuskan pada proses screening CV berdasarkan job requirement dan kriteria posisi yang telah ditetapkan. Kegiatan meliputi melakukan qualification matching, mengevaluasi kesesuaian kandidat, menyusun shortlist, serta mendokumentasikan hasil screening secara objektif. Melalui kegiatan ini, diperoleh pemahaman mengenai proses seleksi awal kandidat yang sistematis dan sesuai dengan kebutuhan posisi.
Pada minggu kedua belas, kegiatan difokuskan pada praktik pelaksanaan interview dan evaluasi kandidat. Kegiatan meliputi melakukan mock interview, mencatat jawaban kandidat, mengidentifikasi kompetensi, menyusun interview notes, serta memberikan penilaian berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Melalui kegiatan ini, diperoleh pengalaman dalam melakukan interview secara terstruktur dan objektif.
Pada minggu keempat, kegiatan difokuskan pada pemahaman dan pelaksanaan administrasi Recruitment, meliputi pengelolaan applicant database, recruitment tracker, status kandidat, serta dokumentasi recruitment. Kegiatan mencakup input dan pembaruan data kandidat, pengelolaan status kandidat, pengecekan kelengkapan data, serta penyusunan rekap aktivitas recruitment. Melalui kegiatan ini, diperoleh pemahaman mengenai pengelolaan administrasi dan dokumentasi recruitment secara terstruktur dan akurat.
78FH+RHW, Jl. Letkol Subadri, Brengosan, Sumberadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55288

Kab. Sleman
PT Global Securindo Utama adalah perusahaan penyedia jasa alih daya (outsourcing) dan solusi sumber daya manusia (SDM) profesional di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 2002

Pakuwon Permai
Perhotelan, Manajemen Kuliner

Mustika Princess Hotel
Tata Boga, Perhotelan, Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, Pengelolaan Perhotelan

Maju Bersama Makmur Jaya
Perhotelan, Manajemen Perhotelan

Rumah Sakit Panti Rapih
Terapi Wicara dan Bahasa, Terapi Wicara

Maju Bersama Makmur Jaya
Perhotelan, Hospitality dan Pariwisata
Satwika Kayana Dewani
Tata Boga, Perhotelan, Seni Kuliner, Manajemen Kuliner