Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

PT Trans Retail Indonesia
Posisi Finance & Store Controller Intern. Kurikulum ini dirancang bertahap (scaffolded) dari pemahaman dasar operasional toko hingga analisis keuangan dan kontrol internal secara independen.
Pada bulan pertama, peserta fokus memahami seluruh alur operasional fisik toko, standar penggunaan sistem Point of Sale (POS), serta SOP pengelolaan kas (cash handling). Kegiatan harian mencakup eksekusi rekonsiliasi penutupan kas harian antara laporan transaksi POS, bukti pencatatan setoran tunai, pembayaran digital (QRIS/EDC), dan mutasi bank untuk mengidentifikasi serta memetakan potensi selisih kas (shortage/overage) secara akurat. Selain itu, peserta melatih ketelitian dengan memverifikasi kelayakan bukti transaksi serta mencatat pengeluaran kas kecil (petty cash) harian sesuai alokasi beban operasional toko.
Bulan kedua difokuskan pada pengelolaan pergerakan persediaan barang (inventory management) serta meminimalisasi potensi kerugian fisik di area toko. Peserta secara langsung mempelajari prosedur penerimaan barang (receiving), retur ke pemasok, hingga eksekusi stock opname (SO) berkala dan pemeriksaan acak (cycle count) untuk mencocokkan jumlah stok fisik dengan pencatatan di sistem ERP/POS. Dari hasil verifikasi tersebut, peserta menyusun analisis terintegrasi terkait angka produk yang rusak (damaged), kedaluwarsa (expired), maupun hilang (shrinkage), lalu merumuskan tindakan korektif bersama tim operasional guna menekan tingkat rasio kerugian persediaan.
Pada bulan ketiga, perhatian diarahkan pada evaluasi efisiensi biaya operasional (OPEX) serta analisis tingkat profitabilitas produk yang dijual di toko. Peserta melakukan audit varians biaya dengan membandingkan anggaran belanja operasional toko (budgeted OPEX) terhadap realisasi pengeluaran bulanan aktual, seperti biaya penggunaan energi, packaging, hingga alokasi jam lembur karyawan. Selain itu, peserta menghitung dan menguji Margin Laba Kotor (Gross Profit Margin) harian serta mingguan per kategori produk untuk mengukur sejauh mana pemberian diskon, promosi, dan produk waste memengaruhi profitabilitas akhir toko.
Memasuki bulan keempat, peserta mulai mengintegrasikan seluruh pencatatan operasional dan biaya ke dalam kerangka pelaporan keuangan tingkat unit toko secara terstruktur. Peserta dilatih untuk menyusun draf Laporan Laba Rugi (Profit & Loss Statement) independen skala toko dengan mengalokasikan seluruh arus pendapatan, Harga Pokok Penjualan (HPP/COGS), serta total beban operasional secara presisi. Sebagai bagian dari penyampaian informasi bisnis, peserta merancang dan menguji dashboard kinerja keuangan interaktif (menggunakan Excel/Google Sheets atau Looker Studio) untuk menampilkan indikator utama (KPI) seperti pencapaian target penjualan, rasio waste, dan proporsi OPEX secara visual kepada manajemen.
Bulan kelima berfokus pada penguatan fungsi kontrol internal, evaluasi kepatuhan terhadap standar operasional, dan identifikasi potensi kecurangan (fraud). Peserta mengeksekusi inspeksi audit internal independen, termasuk pemeriksaan acak kas secara mendadak (surprise cash count) dan audit fisik berkala pada barang bernilai tinggi (high-value items). Selain itu, peserta mengevaluasi tingkat kepatuhan staf toko terhadap prosedur otorisasi diskon khusus, retur barang dari pelanggan, serta transaksi pembatalan (void), lalu mengidentifikasi titik rawan kebocoran keuangan (financial leakage) untuk dirumuskan solusi mitigasinya dalam laporan evaluasi kepatuhan toko.
Di bulan terakhir, peserta menjalankan proyek perbaikan keuangan (financial improvement capstone project) serta transisi untuk berperan sebagai pengontrol keuangan toko secara mandiri. Peserta mengidentifikasi masalah spesifik yang terjadi di area toko—seperti tingginya rasio produk terbuang (waste), inefisiensi pengeluaran kas kecil, atau ketidaktepatan pencatatan stok—kemudian mengolah data relevan dan merancang proposal perbaikan yang terukur secara finansial. Kurikulum ditutup dengan sesi presentasi hasil Capstone Project di depan tim Manajemen Keuangan, disusul dengan penyusunan panduan kerja (SOP/handover docs) sebagai warisan standar proses bagi periode magang berikutnya.
Jl. Raya Casablanca No.88, RT.16/RW.5, Menteng Dalam, Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12870

Kota Adm. Jakarta Selatan
Transmart adalah jaringan hipermarket dan pusat perbelanjaan (mal) di Indonesia di bawah naungan CT Corp. Beroperasi melalui PT Trans Retail Indonesia, perusahaan ini menawarkan konsep One-Stop Shopping yang mengintegrasikan kebutuhan ritel/groseri (Trans Living, Electronic Pro), tempat makan, dan hiburan (seperti Trans Studio Mini) dalam satu lokasi.

Biro Umum, Sekretariat Utama (Depok, Jawa Barat)
Kesehatan Gigi dan Mulut, Kesehatan Gigi, Keperawatan Gigi
Rasuna Residence Development
Tata Boga, Perhotelan, Pendidikan Tata Boga, Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, Pengelolaan Perhotelan

Win Medika Solusi
Manajemen, Hospitality dan Pariwisata, Administrasi Bisnis

PT. Permata Birama Sakti
Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Tata Boga, Perhotelan, Seni Kuliner, Manajemen Perhotelan, Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, Pengelolaan Perhotelan, Manajemen Kuliner, Pendidikan Vokasional Seni Kuliner

Welspro Inspirasi Utama
Fisioterapi
Jakarta Pakar Kardia
Gizi dan Dietetika, Gizi Klinik