Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

PT Sinergi Mutiara Cemerlang
- Membantu administrasi dan dokumentasi kegiatan infrastruktur.
- Membantu monitoring kondisi dan pemeliharaan fasilitas infrastruktur.
- Membantu melakukan pencatatan dan pengolahan data pekerjaan.
- Membantu monitoring progres pekerjaan dan kegiatan pemeliharaan.
- Membantu menyiapkan laporan dan dokumentasi pekerjaan.
- Membantu koordinasi dengan tim internal, vendor, dan pihak terkait.
- Melaksanakan tugas lainnya sesuai kebutuhan tim Infrastruktur.
Peserta mempelajari prinsip dasar pekerjaan tanah (grading) sebagai tahapan awal pembangunan infrastruktur. Materi meliputi pengambilan data elevasi eksisting, pemilihan dan pemeriksaan material tanah, proses pembentukan badan jalan, pekerjaan penimbunan, teknik pemadatan tanah, pengendalian elevasi akhir, serta standar mutu pekerjaan tanah berdasarkan spesifikasi teknis dan metode inspeksi lapangan.
Peserta mempelajari tahapan persiapan pekerjaan perkerasan jalan beton yang meliputi pembentukan badan jalan, pekerjaan lapis pondasi bawah (LPB), pengendalian kepadatan menggunakan uji California Bearing Ratio (CBR), serta pengendalian elevasi, kemiringan, dan top level. Materi juga mencakup spesifikasi teknis material dan persyaratan mutu sebelum pekerjaan pengecoran dilaksanakan.
Peserta mempelajari proses pelaksanaan pekerjaan jalan beton yang meliputi trial mix, slump test, pengecoran, proses curing, serta metode pengendalian mutu beton. Selain itu, peserta memahami prosedur inspeksi selama proses pengecoran untuk memastikan mutu pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar perusahaan.
Peserta mempelajari tahapan persiapan pekerjaan jalan aspal yang meliputi pemeriksaan lapis pondasi bawah (LPB), lapis pondasi atas (LPA), pengujian kepadatan material menggunakan metode CBR, pengendalian elevasi dan kemiringan jalan, pelaksanaan trial mix, serta aplikasi prime coat. Materi juga membahas standar mutu dan spesifikasi teknis sebagai acuan pelaksanaan pekerjaan.
Peserta mempelajari proses pelaksanaan pekerjaan pengaspalan yang meliputi teknik penghamparan campuran aspal, pengendalian ketebalan lapisan, pengaturan kemiringan jalan, serta metode inspeksi kualitas hasil pekerjaan. Materi juga membahas standar mutu pekerjaan aspal dan prosedur pengendalian kualitas selama proses pelaksanaan.
Peserta mempelajari teknik inspeksi pekerjaan infrastruktur secara menyeluruh, mulai dari perencanaan inspeksi, penyusunan checklist pemeriksaan, identifikasi ketidaksesuaian pekerjaan, hingga penyusunan laporan hasil inspeksi. Selain itu, peserta memahami etika profesi Inspector, pentingnya komunikasi dengan tim proyek, serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam setiap aktivitas pengawasan.
Peserta mengikuti kegiatan inspeksi pekerjaan tanah dengan melakukan pengamatan terhadap proses pengukuran elevasi, pemeriksaan kualitas material timbunan, pengawasan pekerjaan pembentukan badan jalan, monitoring proses penimbunan dan pemadatan, serta pemeriksaan hasil akhir pekerjaan menggunakan checklist inspeksi. Peserta juga membantu menyusun dokumentasi dan laporan hasil inspeksi sebagai bagian dari pengendalian mutu pekerjaan.
Peserta mengikuti proses inspeksi persiapan pekerjaan jalan beton dengan melakukan pemeriksaan kondisi badan jalan, kualitas material LPB, hasil pemadatan berdasarkan nilai CBR, serta pengukuran elevasi dan kemiringan jalan. Peserta juga membantu mendokumentasikan hasil pemeriksaan sebagai bagian dari pengendalian mutu pekerjaan.
Peserta mendampingi Inspector Infrastruktur dalam pelaksanaan trial mix, pengujian slump, pengawasan proses pengecoran, pemeriksaan ketebalan dan kualitas permukaan beton, serta monitoring proses curing. Seluruh hasil pengamatan dicatat dalam formulir inspeksi dan laporan lapangan sebagai bagian dari dokumentasi pengendalian mutu.
Peserta melakukan observasi dan pendampingan terhadap proses inspeksi persiapan pekerjaan jalan aspal, termasuk pemeriksaan material LPB dan LPA, pengujian kepadatan, pengukuran elevasi, serta pengawasan pelaksanaan prime coat. Peserta membantu menyusun checklist inspeksi dan laporan hasil pemeriksaan lapangan.
Peserta mendampingi Inspector Infrastruktur dalam melakukan pengawasan proses penghamparan aspal, pemeriksaan ketebalan lapisan, pengukuran kemiringan jalan, serta inspeksi kualitas hasil pekerjaan sesuai spesifikasi teknis. Peserta juga membantu menyusun dokumentasi dan laporan hasil inspeksi sebagai bagian dari proses pengendalian mutu.
Peserta melaksanakan pendampingan secara langsung bersama Inspector Infrastruktur dalam melakukan inspeksi pekerjaan grading, perkerasan jalan beton, dan perkerasan jalan aspal secara terpadu. Pada tahap ini peserta diberikan kesempatan untuk melakukan inspeksi secara mandiri dengan supervisi mentor, menyusun laporan hasil inspeksi, serta mempresentasikan hasil pembelajaran dan pengalaman selama program magang sebagai bentuk evaluasi akhir.Format ini menggunakan bahasa formal dan berorientasi pada kompetensi sehingga sesuai untuk dijadikan kurikulum pemagangan resmi. Selain menjelaskan apa yang dipelajari (teori), juga menegaskan aktivitas nyata yang akan dilakukan peserta (praktik) pada setiap bulan program.
WGC2+WWF, Jl. Ir. Sutami Jl. Mutiara Boulevard No.KM 8, Bulurokeng, Kec. Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90243

Kota Makassar
Real Estate

Grand Shayla Indonesia
Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Perhotelan

Putra Prima Hotel
Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Tata Boga, Industri Pariwisata, Perhotelan, Pendidikan Tata Boga

PT. Megahputra Hotel Makassar
Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Tata Boga, Perhotelan, Seni Kuliner, Pengelolaan Perhotelan, Manajemen Kuliner

Rumah Sakit Mata Makassar
Tata Boga, Pendidikan Tata Boga

Rumah Sakit Mata Makassar
Elektromedik

Rumah Sakit Mata Makassar
Refraksi Optisi