Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Sekretariat Jenderal
Melaksanakan pengelolaan sistem SDM Aparatur melalui kegiatan perumusan, analisis, evaluasi, pengembangan SDM dalam konteks kebutuhan serta kepentingan terbaik organisasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan praktik SDM profesional mutakhir.
Bulan pertama diisi dengan orientasi umum yang dipandu Sekretariat Biro SDM. Peserta dikenalkan pada profil dan tusi Kementerian Hukum RI, dilengkapi materi Muatan Teknis Substantif Lembaga (MTSL) yang membahas kedudukan, tusi, dan isu strategis lembaga. Selanjutnya peserta mempelajari tusi Biro SDM beserta pembagian tiga tim di dalamnya, tata nilai dan etika ASN, serta alur administrasi kepegawaian dasar. Bulan ini ditutup dengan penyusunan rencana kerja individu sebagai panduan selama enam bulan magang. Target akhirnya, peserta memahami peta kerja Biro SDM dan sudah memiliki rencana kerja individu yang tersusun.
Peserta menyusun rencana kerja pribadi untuk 6 bulan magang, berdasarkan pemahaman dari materi orientasi dan MTSL. Rencana ini memuat target belajar tiap bulan (Bulan 2–6) sesuai tim pengampunya, output yang ingin dicapai, dan ringkasan singkat pemahaman peserta tentang tusi Biro SDM. Dokumen dikonsultasikan dan disetujui mentor di akhir Bulan 1, lalu jadi acuan kerja peserta selama magang.
Materi ini membekali peserta dengan pemahaman sistematis mengenai manajemen kompetensi SDM, mulai dari penguasaan Konsep Kompetensi (teknis, manajerial, sosial kultural) dan Standar Kompetensi Jabatan, penerapan Uji Kompetensi dan Asesmen, pelaksanaan Analisis Kebutuhan Pengembangan (TNA), hingga Penyusunan Rencana Pengembangan Kompetensi Individu yang aplikatif guna menutup kesenjangan kinerja pegawai.
Dalam tugas ini, peserta diminta menyusun draf kuesioner atau formulir survei sederhana. Tujuannya adalah untuk menggali informasi secara langsung dari anggota tim mengenai apa saja kendala pekerjaan mereka dan pelatihan apa yang sebenarnya mereka butuhkan untuk meningkatkan kinerja (pemetaan gap kompetensi awal).
Pembelajaran ini membekali peserta dengan pemahaman tentang perencanaan pengembangan kompetensi jabatan manajerial dan nonmanajerial. Di dalamnya mencakup materi Konsep dan kebijakan pengembangan kompetensi, Analisis kebutuhan pengembangan kompetensi (training needs analysis) pegawai, serta Penyusunan rencana pengembangan kompetensi individu dan organisasi.
Peserta bertugas menyusun dokumen rencana belajar pegawai (IDP sederhana) untuk memperbaiki nilai kompetensi yang masih kurang. Peserta cukup melihat data nilai pegawai yang di bawah standar, lalu memilih dan menuliskan jenis pelatihan yang cocok ke dalam tabel rencana yang sudah disediakan.
Program pembelajaran ini membahas seluruh siklus administrasi kepegawaian untuk jabatan nonmanajerial, mulai dari proses pengangkatan pertama kali, kenaikan jenjang jabatan fungsional, hingga tata cara penilaian kinerja melalui angka kredit. Selain itu, materi ini juga mengupas prosedur kedinasan lainnya seperti perpindahan wilayah tugas atau mutasi, penurunan jabatan atau demosi, pemberhentian dari jabatan, hingga penyesuaian status pegawai dalam masa transisi kelembagaan. Seluruh rangkaian proses tersebut diakhiri dengan pemahaman mengenai tata cara legalisasi jabatan melalui upacara pelantikan dan pengambilan sumpah, serta penyusunan dokumen keputusan resmi yang sah.
Tugas praktik yang dipilih adalah menyusun draf dokumen Berita Acara Pengambilan Sumpah Jabatan menggunakan templat format baku yang sudah disediakan oleh biro. Tugas ini sangat sederhana karena peserta hanya perlu memasukkan data identitas secara tepat ke dalam draf kosong tersebut, seperti nama pegawai yang dilantik, nama pejabat yang memimpin sumpah, nama para saksi, serta tanggal dan lokasi pelaksanaan acara simulasi. Melalui praktik pengisian templat ini, peserta dapat langsung memahami struktur dokumen resmi pelantikan tanpa harus melakukan analisis kasus yang rumit atau perhitungan angka yang membingungkan.
Program pembelajaran ini membahas sistem pembinaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) secara menyeluruh demi mewujudkan birokrasi yang dinamis dan berbasis kompetensi. Peserta akan mempelajari seluruh siklus pergerakan jabatan pegawai yang meliputi tata cara pengangkatan pertama, perpindahan wilayah atau instansi kerja melalui mutasi, kenaikan jabatan melalui promosi, hingga ketentuan pemberhentian dari jabatan. Lebih dalam lagi, materi ini mengupas metode evaluasi jabatan untuk menentukan bobot dan kelas jabatan, serta implementasi manajemen talenta melalui pemetaan kelompok rencana suksesi (talent pool) dan program pengembangan kompetensi (talent development). Sebagai pelengkap dalam akselerasi karier, dibahas pula peran strategis mentor dalam membimbing, mengarahkan, dan memaksimalkan potensi pegawai guna melahirkan calon-calon pemimpin masa depan yang kompeten dan berintegritas.
Materi ini mempelajari dua hal penting dalam pengelolaan SDM, yaitu jalur karier pegawai dan cara mengurus administrasi kantornya. Peserta akan belajar bagaimana menyusun pola karier, promosi, mutasi, serta memetakan pegawai berbakat untuk disiapkan menjadi calon pemimpin. Selain itu, materi ini juga mengajarkan cara membuat standar kompetensi, mengolah hasil ujian pegawai, mengurus surat-menyurat dinas, menyusun anggaran kegiatan kantor, hingga membuat laporan kinerja bulanan. Seluruh proses belajar ini diakhiri dengan praktik membuat laporan magang dan cara mempresentasikannya di depan pimpinan.
Materi ini merupakan tahap akhir yang fokus pada penyusunan laporan, evaluasi hasil kerja, dan presentasi pertanggungjawaban program magang. Di sini, peserta akan belajar cara merangkum seluruh kegiatan dan proyek yang telah dikerjakan selama magang ke dalam sebuah laporan akhir yang terstruktur dan profesional. Selain itu, peserta juga dilatih untuk menyusun bahan paparan yang menarik dan menyampaikan hasil kerja tersebut secara langsung melalui presentasi di hadapan Mentor untuk mendapatkan penilaian akhir.
Dalam tugas ini, peserta diminta untuk memindahkan poin-poin penting dari laporan akhir yang sudah disusun ke dalam draf presentasi yang ringkas dan menarik. Peserta cukup menyusun informasi mulai dari profil singkat tempat magang, kegiatan yang dilakukan di setiap tim kerja, kendala yang dihadapi, hingga rekomendasi atau masukan untuk Biro SDM. Tugas ini melatih kemampuan peserta dalam menyederhanakan laporan yang tebal menjadi informasi visual yang mudah dipahami oleh pimpinan.
Jl. H. R. Rasuna Said No.kav. 6-7, RT.16/RW.4, Kuningan, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12940

Kota Adm. Jakarta Selatan

Biro Umum, Sekretariat Utama (Depok, Jawa Barat)
Kesehatan Gigi dan Mulut, Kesehatan Gigi, Keperawatan Gigi
Rasuna Residence Development
Tata Boga, Perhotelan, Pendidikan Tata Boga, Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, Pengelolaan Perhotelan

Puri Dharmawangsa Raya Hotel
Tata Boga, Seni Kuliner, Pendidikan Tata Boga

Anugrahsukses Utama Sejahtera
Refraksi Optisi
Tljo Asset Management
Bisnis Perhotelan, Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Perhotelan, Manajemen Perhotelan, Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, Manajemen Kuliner

PT. Permata Birama Sakti
Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Tata Boga, Perhotelan, Seni Kuliner, Manajemen Perhotelan, Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, Pengelolaan Perhotelan, Manajemen Kuliner, Pendidikan Vokasional Seni Kuliner