Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Peacegeneration Indonesia
1. Pengelolaan Data dan Dokumen Keuangan: Memeriksa kelengkapan bukti transaksi, mengklasifikasikan dokumen keuangan, melakukan input dan pemutakhiran data, serta memastikan dokumentasi tersusun secara sistematis.
2. Pencatatan Akuntansi Dasar: Mempraktikkan pencatatan transaksi, penyusunan jurnal umum, posting ke buku besar, penyusunan neraca saldo sederhana, dan pemeriksaan konsistensi data berdasarkan dokumen pendukung.
3. Penyusunan dan Pemantauan Anggaran: Membantu menyusun draft anggaran kegiatan, mengolah data menggunakan spreadsheet, memperbarui realisasi anggaran, menghitung tingkat penyerapan dana, serta menganalisis selisih antara anggaran dan realisasi.
4. Pengelolaan Keuangan Hibah dan Kepatuhan Donor: Menelaah persyaratan keuangan donor, memetakan kategori anggaran dan dokumen pendukung, memantau penggunaan dana sesuai ketentuan, serta mengidentifikasi transaksi yang memerlukan klarifikasi.
5. Pelaporan dan Rekonsiliasi Keuangan: Menyiapkan draft laporan keuangan donor, melakukan pemeriksaan silang data, mempraktikkan rekonsiliasi berdasarkan data yang diizinkan, serta menyusun dokumentasi temuan dan tindak lanjut.
6. Analisis Keuangan dan Proyeksi Arus Kas: Mengolah data keuangan, menyusun proyeksi arus kas sederhana, menganalisis tren biaya dan kinerja anggaran, serta menyiapkan rekomendasi perbaikan berdasarkan hasil analisis.
7. Penyelesaian Proyek dan Laporan Akhir: Menyelesaikan output pekerjaan, memfinalisasi dokumentasi, menyusun laporan akhir proyek yang relevan dengan pekerjaan selama magang, serta mempresentasikan hasil dan rekomendasi kepada mentor.
A. Tujuan pembelajaran: Peserta dapat memahami konteks organisasi, model bisnis, program, dan sumber pendanaan sebagai dasar pelaksanaan pekerjaan keuangan. B. Pengetahuan (Knowledge): 1. Dapat menjelaskan profil, visi, misi, struktur organisasi, serta fungsi unit kerja Yayasan PeaceGeneration Indonesia. 2. Dapat menjelaskan program organisasi, sumber pendanaan, dan pengembangan model social enterprise. 3. Dapat menjelaskan hubungan antara kegiatan program, kebutuhan anggaran, penggunaan dana, dan pelaporan keuangan. 4. Dapat menjelaskan peran dan tanggung jawab fungsi keuangan dalam mendukung akuntabilitas organisasi. C. Keterampilan (Skills): 1. Mampu membuat pemetaan struktur organisasi, unit kerja, program, dan sumber pendanaan berdasarkan informasi yang tersedia. 2. Mampu menyusun ringkasan alur pendanaan dari sumber dana hingga pelaksanaan program dan pelaporan. D. Sikap Kerja (Work Attitudes): Mempelajari informasi organisasi secara teliti, aktif bertanya, disiplin mengikuti orientasi, dan menjaga kerahasiaan informasi internal. E. Metode dan Output: Orientasi, diskusi, dan studi dokumen. Output berupa ringkasan model organisasi dan peta hubungan program dengan sumber pendanaan.
A. Tujuan pembelajaran: Peserta memahami siklus akuntansi dan konsep dasar penyusunan anggaran organisasi. B. Pengetahuan (Knowledge): 1. Dapat menjelaskan siklus akuntansi dari identifikasi transaksi hingga penyusunan laporan keuangan dasar. 2. Dapat menjelaskan fungsi jurnal umum, buku besar, neraca saldo, dan laporan keuangan. 3. Dapat menjelaskan prinsip dasar debit dan kredit serta hubungan transaksi dengan akun. 4. Dapat menjelaskan komponen anggaran, asumsi biaya, dan hubungan antara rencana kegiatan dengan kebutuhan dana. C. Keterampilan (Skills): 1. Mampu mengidentifikasi akun yang relevan berdasarkan contoh transaksi. 2. Mampu mempraktikkan analisis sederhana untuk menentukan posisi debit dan kredit dalam transaksi simulasi. 3. Mampu membuat pemetaan hubungan antara rencana kegiatan, komponen biaya, dan kebutuhan anggaran. D. Sikap Kerja (Work Attitudes): Mempelajari konsep secara teliti, memeriksa ketepatan pemahaman, serta menggunakan dasar pencatatan yang konsisten. E. Metode dan Output: Pembelajaran konsep dan latihan kasus. Output berupa latihan identifikasi akun serta pemetaan kebutuhan anggaran.
A. Tujuan pembelajaran: Peserta memahami persyaratan keuangan donor sebagai dasar pengelolaan dan pelaporan dana hibah. B. Pengetahuan (Knowledge): 1. Dapat menjelaskan fungsi perjanjian hibah, periode pendanaan, kategori anggaran, dan persyaratan pelaporan donor. 2. Dapat menjelaskan hubungan antara rencana kegiatan, anggaran yang disetujui, realisasi, dan laporan donor. 3. Dapat mengidentifikasi batasan penggunaan dana, tenggat pelaporan, dan persyaratan dokumen pendukung. 4. Dapat menjelaskan prinsip kelayakan biaya dan kepatuhan terhadap perjanjian pendanaan. C. Keterampilan (Skills): 1. Mampu mengidentifikasi informasi keuangan utama dari contoh perjanjian hibah. 2. Mampu membuat ringkasan persyaratan keuangan, periode pelaporan, dan dokumen pendukung yang diperlukan. 3. Mampu menyusun checklist awal untuk pemantauan kepatuhan donor. D. Sikap Kerja (Work Attitudes): Menelaah persyaratan donor secara teliti, objektif, menjaga kerahasiaan dokumen, dan mengklarifikasi ketentuan yang belum jelas. E. Metode dan Output: Telaah dokumen dan studi kasus. Output berupa ringkasan persyaratan donor dan checklist kepatuhan awal.
A. Tujuan pembelajaran: Peserta memahami fungsi pelaporan keuangan dan prinsip rekonsiliasi sebagai dasar pemeriksaan konsistensi data. B. Pengetahuan (Knowledge): 1. Dapat menjelaskan komponen laporan keuangan dasar dan fungsi masing-masing laporan. 2. Dapat menjelaskan tujuan rekonsiliasi bank dan hubungan catatan transaksi dengan rekening koran. 3. Dapat menjelaskan penyebab umum perbedaan saldo dan transaksi yang belum cocok. 4. Dapat menjelaskan prinsip validasi data dan penelusuran transaksi. C. Keterampilan (Skills): 1. Mampu mengidentifikasi data yang diperlukan untuk rekonsiliasi dan penyusunan laporan. 2. Mampu membuat pemetaan sumber data untuk memeriksa konsistensi laporan keuangan. 3. Mampu mempraktikkan identifikasi perbedaan antara dua sumber data melalui contoh kasus. D. Sikap Kerja (Work Attitudes): Menelaah data secara teliti, menjaga objektivitas pemeriksaan, dan tidak menyimpulkan penyebab selisih sebelum melakukan penelusuran. E. Metode dan Output: Pembelajaran konsep dan latihan kasus. Output berupa pemetaan sumber data dan latihan identifikasi selisih.
A. Tujuan pembelajaran: Peserta memahami konsep arus kas dan analisis keuangan sebagai dasar penyusunan proyeksi dan rekomendasi. B. Pengetahuan (Knowledge): 1. Dapat menjelaskan konsep penerimaan, pengeluaran, saldo awal, dan saldo akhir kas. 2. Dapat menjelaskan fungsi proyeksi arus kas dan faktor yang memengaruhi kebutuhan likuiditas. 3. Dapat menjelaskan konsep analisis biaya, efisiensi biaya, dan penyerapan anggaran. 4. Dapat menjelaskan indikator kinerja keuangan dasar dan analisis tren. 5. Dapat menjelaskan fungsi analisis skenario dalam perencanaan keuangan. C. Keterampilan (Skills): 1. Mampu mengidentifikasi data historis yang diperlukan untuk analisis arus kas. 2. Mampu membuat pemetaan indikator keuangan yang relevan untuk pemantauan organisasi. 3. Mampu mempraktikkan perhitungan sederhana penerimaan, pengeluaran, dan perubahan saldo kas. D. Sikap Kerja (Work Attitudes): Memahami dan mengolah informasi secara teliti, memeriksa dasar perhitungan, serta membedakan fakta, asumsi, dan estimasi. E. Metode dan Output: Pembelajaran konsep dan latihan perhitungan. Output berupa pemetaan data arus kas dan indikator analisis keuangan.
A. Pengetahuan: Dapat menjelaskan status pekerjaan keuangan, prinsip validasi data, kelengkapan dokumentasi, serta prosedur penyelesaian pekerjaan sesuai SOP. B. Keterampilan: Mampu menyelesaikan dan memperbarui pencatatan atau rekapitulasi keuangan yang menjadi tanggung jawabnya; memeriksa kelengkapan dokumen; memvalidasi konsistensi data; memperbarui monitoring anggaran; serta mengidentifikasi pekerjaan tertunda dan kebutuhan tindak lanjut. C. Sikap kerja: Melaksanakan pemeriksaan dan penyelesaian pekerjaan secara teliti, akurat, sistematis, disiplin, serta bertanggung jawab dalam melaporkan ketidaksesuaian kepada mentor. D. Output: Data keuangan yang telah diperiksa, monitoring anggaran terkini, checklist kelengkapan dokumen, dan daftar pekerjaan yang memerlukan tindak lanjut.
A. Tujuan pembelajaran: Peserta mampu memahami kebijakan, prosedur, dan prinsip pengendalian internal yang berlaku dalam pengelolaan keuangan organisasi. B. Pengetahuan (Knowledge): 1. Dapat menjelaskan fungsi SOP keuangan, alur persetujuan, dan pembagian kewenangan. 2. Dapat menjelaskan jenis dokumen keuangan serta fungsi bukti transaksi, anggaran, dan laporan keuangan. 3. Dapat menjelaskan prinsip akurasi, akuntabilitas, transparansi, dan kerahasiaan data keuangan. 4. Dapat mengidentifikasi sumber pendanaan dan perbedaan umum persyaratan penggunaannya. C. Keterampilan (Skills): 1. Mampu membuat ringkasan alur proses keuangan berdasarkan SOP yang berlaku. 2. Mampu menyusun daftar periksa awal untuk mengidentifikasi dokumen dan persyaratan keuangan yang perlu dipenuhi. D. Sikap Kerja (Work Attitudes): Membaca dan mengidentifikasi ketentuan secara teliti, mematuhi SOP, menjaga kerahasiaan dokumen, dan mengklarifikasi ketentuan yang belum dipahami kepada mentor. E. Metode dan Output: Pembelajaran terbimbing dan telaah SOP. Output berupa ringkasan SOP serta checklist dokumen keuangan.
A. Tujuan pembelajaran: Peserta memahami klasifikasi biaya dan struktur anggaran untuk kebutuhan program serta operasional organisasi. B. Pengetahuan (Knowledge): 1. Dapat menjelaskan perbedaan biaya program dan biaya operasional berdasarkan kebijakan organisasi. 2. Dapat menjelaskan komponen anggaran kegiatan, volume kebutuhan, satuan biaya, dan asumsi perhitungan. 3. Dapat mengidentifikasi kategori biaya dan batasan anggaran berdasarkan contoh kebutuhan program. 4. Dapat menjelaskan prinsip kewajaran biaya, konsistensi klasifikasi, dan dokumentasi asumsi anggaran. C. Keterampilan (Skills): 1. Mampu mengklasifikasikan contoh biaya berdasarkan kategori dan tujuan penggunaannya. 2. Mampu menghitung kebutuhan biaya berdasarkan volume, frekuensi, dan satuan harga. 3. Mampu membuat struktur anggaran sederhana berdasarkan rencana kegiatan. 4. Mampu menyusun daftar asumsi perhitungan anggaran yang dapat ditelusuri. D. Sikap Kerja (Work Attitudes): Mengklasifikasikan biaya dan menghitung kebutuhan anggaran secara teliti, realistis, konsisten, serta bertanggung jawab atas dasar perhitungan. E. Metode dan Output: Latihan klasifikasi biaya dan simulasi penganggaran. Output berupa matriks klasifikasi biaya dan struktur anggaran kegiatan.
A. Tujuan pembelajaran: Peserta memahami prinsip pengelolaan dana hibah yang penggunaannya dibatasi dan risiko ketidakpatuhan terhadap ketentuan donor. B. Pengetahuan (Knowledge): 1. Dapat menjelaskan konsep restricted funds dan pembatasan penggunaan dana berdasarkan perjanjian. 2. Dapat menjelaskan prinsip kelayakan biaya, relevansi pengeluaran dengan kegiatan, dan dokumentasi transaksi. 3. Dapat mengidentifikasi potensi pengeluaran tidak sesuai anggaran, periode, atau kategori biaya. 4. Dapat menjelaskan prosedur klarifikasi dan eskalasi atas transaksi yang berpotensi tidak sesuai ketentuan. C. Keterampilan (Skills): 1. Mampu mengklasifikasikan contoh transaksi berdasarkan kesesuaian dengan kategori anggaran dan ketentuan donor. 2. Mampu membuat matriks persyaratan penggunaan dana dan dokumen pendukung. 3. Mampu menyusun daftar risiko ketidakpatuhan berdasarkan studi kasus. D. Sikap Kerja (Work Attitudes): Memeriksa kesesuaian biaya secara teliti dan objektif, menjunjung integritas, serta melaporkan potensi ketidakpatuhan tanpa memanipulasi data. E. Metode dan Output: Studi kasus dan diskusi terarah. Output berupa matriks penggunaan dana, checklist dokumen, dan daftar risiko kepatuhan.
A. Tujuan pembelajaran: Peserta memahami prinsip pengendalian internal dan risiko dalam proses pengelolaan keuangan. B. Pengetahuan (Knowledge): 1. Dapat menjelaskan tujuan pengendalian internal, pemisahan kewenangan, dan prosedur persetujuan transaksi. 2. Dapat menjelaskan risiko kesalahan pencatatan, transaksi duplikat, dokumen tidak lengkap, dan ketidaksesuaian saldo. 3. Dapat menjelaskan fungsi dokumentasi pendukung dan kesiapan pemeriksaan atau audit. 4. Dapat mengidentifikasi kelemahan pengendalian berdasarkan studi kasus. C. Keterampilan (Skills): 1. Mampu membuat pemetaan sederhana proses pengendalian internal. 2. Mampu menyusun checklist pengendalian internal dan kelengkapan dokumen. 3. Mampu mengidentifikasi risiko serta menyusun usulan tindak lanjut awal berdasarkan studi kasus. D. Sikap Kerja (Work Attitudes): Mengidentifikasi risiko secara teliti dan objektif, menjaga integritas pemeriksaan, serta mematuhi batas kewenangan dan kerahasiaan informasi. E. Metode dan Output: Studi kasus dan analisis risiko. Output berupa checklist pengendalian internal dan daftar risiko awal.
A. Tujuan pembelajaran: Peserta memahami karakteristik keuangan organisasi sosial dan prinsip efisiensi biaya untuk mendukung keberlanjutan program. B. Pengetahuan (Knowledge): 1. Dapat menjelaskan hubungan antara pendanaan program sosial, pendapatan usaha, dan keberlanjutan organisasi. 2. Dapat menjelaskan perbedaan sumber pendanaan program dan pendapatan komersial sesuai karakteristik organisasi. 3. Dapat menjelaskan konsep biaya kegiatan, efisiensi biaya, dan pemanfaatan sumber daya. 4. Dapat mengidentifikasi faktor yang memengaruhi kebutuhan pendanaan dan keberlanjutan finansial kegiatan. C. Keterampilan (Skills): 1. Mampu mengidentifikasi komponen biaya dan sumber pendapatan berdasarkan studi kasus. 2. Mampu membuat perbandingan biaya antaralternatif kegiatan atau skenario. 3. Mampu menyusun ringkasan awal peluang efisiensi biaya berdasarkan data yang tersedia. D. Sikap Kerja (Work Attitudes): Menganalisis biaya secara teliti dan objektif, mempertimbangkan kebutuhan program, serta menghindari rekomendasi yang tidak didukung data. E. Metode dan Output: Studi kasus dan analisis biaya. Output berupa perbandingan skenario biaya dan ringkasan peluang efisiensi.
A. Pengetahuan: Dapat menjelaskan hubungan antara hasil pekerjaan keuangan, analisis realisasi anggaran, dokumentasi pendukung, dan kebutuhan pelaporan organisasi atau donor. B. Keterampilan: Mampu menyelesaikan analisis realisasi dan selisih anggaran; melakukan rekonsiliasi atau pemeriksaan silang sesuai kebutuhan; menyusun draft laporan keuangan atau ringkasan analisis; mengidentifikasi temuan dan menyusun rekomendasi; memperbaiki output berdasarkan review mentor; serta menyiapkan dokumentasi dan serah terima pekerjaan. Apabila periode magang bertepatan dengan penutupan proyek donor, output disesuaikan dengan kebutuhan closing proyek dan kewenangan peserta. C. Sikap kerja: Menyelesaikan pekerjaan secara teliti, akurat, objektif, dan sesuai tenggat waktu; menjaga kerahasiaan data; mendokumentasikan temuan secara transparan; serta menindaklanjuti umpan balik secara bertanggung jawab. D. Output: Output pekerjaan keuangan yang telah difinalisasi, draft laporan atau analisis akhir, rekomendasi perbaikan, dokumentasi pendukung, dan catatan serah terima pekerjaan.
A. Tujuan pembelajaran: Peserta mampu menggunakan perangkat kerja dan mengelola dokumentasi keuangan secara terstruktur. B. Pengetahuan (Knowledge): 1. Dapat menjelaskan fungsi spreadsheet dan sistem penyimpanan dokumen dalam pengelolaan data keuangan. 2. Dapat menjelaskan prinsip klasifikasi, penamaan, pengarsipan, dan penelusuran dokumen transaksi. 3. Dapat mengidentifikasi informasi utama pada bukti transaksi, seperti tanggal, nominal, uraian, dan pihak terkait. C. Keterampilan (Skills): 1. Mampu mempraktikkan penggunaan spreadsheet untuk memasukkan, mengelompokkan, dan memperbarui data keuangan. 2. Mampu membuat struktur folder dan indeks dokumen sesuai prosedur penyimpanan organisasi. 3. Mampu mempraktikkan klasifikasi dokumen berdasarkan jenis transaksi, program, dan periode. 4. Mampu membuat checklist kelengkapan bukti transaksi dan rekapitulasi dokumen. 5. Mampu melakukan pencarian serta penelusuran dokumen berdasarkan indeks yang telah dibuat. D. Sikap Kerja (Work Attitudes): Memasukkan dan memeriksa data secara teliti, menjaga konsistensi penamaan dokumen, bekerja secara sistematis, serta menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi. E. Metode dan Output: Demonstrasi dan praktik langsung dengan dokumen yang telah diizinkan atau dianonimkan. Output berupa struktur folder, indeks dokumen, checklist kelengkapan, dan rekapitulasi dokumen keuangan.
A. Tujuan pembelajaran: Peserta mampu menyusun anggaran kegiatan dan mengolah data anggaran menggunakan spreadsheet. B. Pengetahuan (Knowledge): 1. Dapat menjelaskan komponen anggaran dan hubungan antara volume kegiatan, satuan biaya, dan total kebutuhan dana. 2. Dapat menjelaskan fungsi formula spreadsheet untuk perhitungan dan validasi anggaran. 3. Dapat mengidentifikasi kesalahan perhitungan, duplikasi komponen, dan ketidaksesuaian asumsi biaya. C. Keterampilan (Skills): 1. Mampu menyusun draft anggaran berdasarkan rencana kerja dan kebutuhan kegiatan. 2. Mampu mempraktikkan perhitungan volume, frekuensi, satuan harga, dan total biaya. 3. Mampu menggunakan formula spreadsheet untuk penjumlahan, perkalian, persentase, dan rekapitulasi biaya. 4. Mampu membuat rekapitulasi anggaran berdasarkan kategori biaya dan kegiatan. 5. Mampu mempraktikkan validasi formula serta pemeriksaan silang total anggaran. 6. Mampu menyusun catatan asumsi dan dasar perhitungan setiap komponen anggaran. 6. Mampu merevisi draft anggaran berdasarkan hasil review mentor dan mendokumentasikan perubahan. D. Sikap Kerja (Work Attitudes): Menghitung dan memeriksa anggaran secara teliti, menjaga akurasi formula, menggunakan asumsi secara konsisten, serta menindaklanjuti koreksi mentor dengan bertanggung jawab. E. Metode dan Output: Praktik spreadsheet dan studi kasus. Output berupa draft anggaran kegiatan, rekapitulasi biaya, catatan asumsi, dan hasil validasi anggaran.
A. Tujuan pembelajaran: Peserta mampu mempraktikkan pemantauan realisasi anggaran hibah dan menganalisis penyimpangan anggaran. B. Pengetahuan (Knowledge): 1. Dapat menjelaskan fungsi pemantauan anggaran dan indikator penyerapan dana. 2. Dapat menjelaskan perbedaan anggaran awal, realisasi, sisa anggaran, dan selisih anggaran. 3. Dapat menjelaskan cara menghitung persentase penyerapan dan budget variance. 4. Dapat mengidentifikasi kemungkinan penyebab selisih anggaran dan kebutuhan klarifikasi. C. Keterampilan (Skills): 1. Mampu membuat grant budget monitoring tracker yang memuat anggaran, realisasi, sisa anggaran, dan persentase penyerapan. 2. Mampu mempraktikkan pencocokan realisasi transaksi dengan kategori anggaran hibah. 3. Mampu menghitung selisih anggaran secara nominal dan persentase. 4. Mampu membuat rekapitulasi realisasi berdasarkan periode, kategori biaya, dan sumber pendanaan. 5. Mampu mengidentifikasi kategori anggaran dengan penyerapan tinggi, rendah, atau penyimpangan yang perlu ditelaah. 6. Mampu menyusun analisis variance beserta catatan penyebab yang telah terkonfirmasi atau masih perlu diklarifikasi. 7. Mampu memperbarui tracker dan memeriksa konsistensi formula serta total anggaran. D. Sikap Kerja (Work Attitudes): Memasukkan dan memeriksa realisasi secara teliti, memastikan akurasi formula, menjaga konsistensi kategori biaya, serta membedakan fakta dan asumsi dalam analisis. E. Metode dan Output: Praktik spreadsheet dan studi kasus hibah. Output berupa tracker pemantauan anggaran, rekapitulasi realisasi, perhitungan variance, dan ringkasan analisis penyimpangan.
A. Tujuan pembelajaran: Peserta mampu mempraktikkan validasi data dan rekonsiliasi bank untuk mengidentifikasi perbedaan antara catatan transaksi dan rekening koran. B. Pengetahuan (Knowledge): 1. Dapat menjelaskan tahapan rekonsiliasi bank dan sumber data yang diperlukan. 2. Dapat menjelaskan penyebab umum selisih, transaksi belum tercatat, dan perbedaan waktu pencatatan. 3. Dapat mengidentifikasi transaksi duplikat, data tidak lengkap, dan ketidaksesuaian nominal. C. Keterampilan (Skills): 1. Mampu menyusun lembar rekonsiliasi bank menggunakan data simulasi atau data yang diizinkan. 2. Mampu mempraktikkan pencocokan transaksi berdasarkan tanggal, nominal, uraian, dan referensi transaksi. 3. Mampu membuat daftar transaksi yang cocok dan belum cocok. 4. Mampu menghitung selisih serta mengelompokkan temuan berdasarkan indikasi penyebabnya. 5. Mampu mempraktikkan validasi data menggunakan formula dan fitur spreadsheet. 6. Mampu melakukan pemeriksaan silang antara rekapitulasi transaksi, buku besar, dan rekening koran. 7. Mampu menyusun dokumentasi rekonsiliasi dan daftar klarifikasi untuk mentor. D. Sikap Kerja (Work Attitudes): Melakukan pencocokan dan perhitungan secara teliti dan akurat, menjaga objektivitas, serta tidak mengubah data sumber untuk menghilangkan selisih. E. Metode dan Output: Praktik rekonsiliasi dan validasi spreadsheet. Output berupa lembar rekonsiliasi, daftar transaksi belum cocok, hasil validasi, dan daftar klarifikasi.
A. Tujuan pembelajaran: Peserta mampu menyusun proyeksi arus kas dan mempraktikkan analisis skenario untuk mengidentifikasi kebutuhan likuiditas. B. Pengetahuan (Knowledge): 1. Dapat menjelaskan komponen dan asumsi dalam proyeksi arus kas. 2. Dapat menjelaskan hubungan waktu penerimaan dana, jadwal pengeluaran, dan saldo kas. 3. Dapat mengidentifikasi faktor yang berpotensi menimbulkan kekurangan kas. C. Keterampilan (Skills): 1. Mampu mengompilasi data historis penerimaan dan pengeluaran sebagai dasar proyeksi. 2. Mampu menyusun proyeksi arus kas bulanan menggunakan spreadsheet. 3. Mampu mempraktikkan perhitungan saldo awal, penerimaan, pengeluaran, dan saldo akhir. 4. Mampu membuat simulasi skenario berdasarkan perubahan asumsi penerimaan atau pengeluaran. 5. Mampu menghitung dampak perubahan asumsi terhadap saldo kas. 6. Mampu mengidentifikasi periode yang berpotensi mengalami kekurangan kas. 7. Mampu menyusun ringkasan asumsi, hasil proyeksi, dan kebutuhan klarifikasi. D. Sikap Kerja (Work Attitudes): Mengolah data dan menghitung proyeksi secara teliti, memeriksa kembali formula, mendokumentasikan asumsi, dan menyampaikan keterbatasan data secara transparan. E. Metode dan Output: Praktik forecasting dan simulasi skenario. Output berupa proyeksi arus kas, simulasi skenario, serta ringkasan potensi risiko likuiditas.
A. Pengetahuan: Dapat menjelaskan hasil pekerjaan, metode analisis, dasar rekomendasi, keterbatasan data, dan pembelajaran kompetensi selama program magang. B. Keterampilan: Mampu menyusun laporan akhir proyek; membuat materi presentasi; mempresentasikan hasil pekerjaan dan rekomendasi berbasis data; menjawab pertanyaan mentor; memperbaiki laporan berdasarkan umpan balik; serta menyusun refleksi kompetensi dan dokumentasi akhir. C. Sikap kerja: Menyajikan hasil secara teliti, profesional, objektif, dan bertanggung jawab; menerima umpan balik secara terbuka; menjaga kerahasiaan informasi; serta menyelesaikan revisi dan serah terima sesuai tenggat waktu. D. Output: Laporan akhir proyek, presentasi hasil pekerjaan, rekomendasi perbaikan, hasil evaluasi mentor, dan refleksi pembelajaran.
A. Tujuan pembelajaran: Peserta mampu mempraktikkan pemeriksaan awal dokumen dan alur kerja keuangan dengan supervisi mentor. B. Pengetahuan (Knowledge): 1. Dapat menjelaskan tahapan pemeriksaan dokumen, pencatatan, persetujuan, dan penyimpanan transaksi. 2. Dapat mengidentifikasi ketidaksesuaian antara informasi transaksi dan dokumen pendukung. 3. Dapat menjelaskan prosedur klarifikasi dan eskalasi jika ditemukan ketidaklengkapan atau ketidaksesuaian. C. Keterampilan (Skills): 1. Mampu mempraktikkan pemeriksaan kelengkapan dan konsistensi bukti transaksi. 2. Mampu membuat rekapitulasi data dokumen berdasarkan kategori dan periode. 3. Mampu mengidentifikasi transaksi yang memerlukan klarifikasi. 4. Mampu menyusun laporan hasil pemeriksaan dokumen beserta daftar tindak lanjut. 5. Mampu mempraktikkan pemutakhiran status dokumen berdasarkan hasil pemeriksaan mentor. D. Sikap Kerja (Work Attitudes): Memeriksa dokumen secara teliti dan objektif, mencatat temuan secara akurat, tidak mengubah data sumber secara sepihak, serta menyampaikan ketidaksesuaian kepada mentor. E. Metode dan Output: Praktik kerja terarah dan review mentor. Output berupa hasil pemeriksaan dokumen, rekapitulasi status dokumen, dan daftar tindak lanjut yang telah direviu.
A. Tujuan pembelajaran: Peserta mampu mempraktikkan pencatatan transaksi dan penyusunan dokumen akuntansi dasar berdasarkan data yang tersedia. B. Pengetahuan (Knowledge): 1. Dapat menjelaskan fungsi jurnal umum, buku besar, dan neraca saldo. 2. Dapat menjelaskan hubungan antara bukti transaksi, akun, jurnal, dan saldo buku besar. 3. Dapat mengidentifikasi transaksi yang belum memiliki informasi atau dokumen pendukung memadai. C. Keterampilan (Skills): 1. Mampu mempraktikkan identifikasi transaksi dan penentuan akun berdasarkan bukti transaksi. 2. Mampu membuat jurnal umum berdasarkan transaksi simulasi atau data yang telah diizinkan. 3. Mampu mempraktikkan posting jurnal ke buku besar dan menghitung saldo akun. 4. Mampu menyusun neraca saldo sederhana berdasarkan hasil posting. 5. Mampu membuat rekapitulasi transaksi berdasarkan tanggal, akun, kategori biaya, dan periode. 6. Mampu melakukan pemeriksaan silang antara jurnal, buku besar, dan neraca saldo. 7. Mampu mengidentifikasi selisih serta menyusun daftar transaksi yang memerlukan klarifikasi. D. Sikap Kerja (Work Attitudes): Mencatat dan melakukan posting transaksi secara teliti dan akurat, memeriksa kembali keseimbangan debit dan kredit, serta tidak melakukan perubahan tanpa dasar yang dapat dipertanggungjawabkan. E. Metode dan Output: Simulasi siklus akuntansi dan praktik pencatatan. Output berupa jurnal umum, buku besar, neraca saldo sederhana, rekapitulasi transaksi, dan daftar hasil pemeriksaan.
A. Tujuan pembelajaran: Peserta mampu menyiapkan draft laporan keuangan donor dan memeriksa kelengkapan dokumen pendukung. B. Pengetahuan (Knowledge): 1. Dapat menjelaskan komponen laporan keuangan donor sesuai format dan persyaratan yang berlaku. 2. Dapat menjelaskan hubungan antara realisasi anggaran, bukti transaksi, dan pelaporan keuangan. 3. Dapat mengidentifikasi kesalahan pelaporan, ketidaksesuaian kategori, dan dokumen yang belum lengkap. C. Keterampilan (Skills): 1. Mampu mengompilasi data realisasi keuangan berdasarkan periode dan kategori biaya. 2. Mampu membuat draft laporan keuangan donor menggunakan format yang ditentukan. 3. Mampu mempraktikkan pencocokan nilai laporan dengan tracker anggaran dan rekapitulasi transaksi. 4. Mampu menyusun daftar periksa kelengkapan bukti transaksi dan persyaratan pelaporan. 5. Mampu mengidentifikasi selisih antara laporan, realisasi, dan dokumen pendukung. 6. Mampu menyusun daftar pertanyaan klarifikasi serta tindak lanjut atas ketidaksesuaian. 7. Mampu merevisi draft laporan berdasarkan hasil review mentor. D. Sikap Kerja (Work Attitudes): Mengompilasi dan memeriksa laporan secara teliti, akurat, konsisten, dan sesuai tenggat waktu; menjaga kerahasiaan informasi donor serta menyampaikan ketidaksesuaian secara transparan. E. Metode dan Output: Praktik penyusunan laporan dan review kepatuhan. Output berupa draft laporan keuangan donor, checklist kepatuhan, daftar temuan, dan dokumentasi revisi.
A. Tujuan pembelajaran: Peserta mampu mengompilasi data laporan keuangan dan mempraktikkan pemeriksaan dokumentasi serta pengendalian internal. B. Pengetahuan (Knowledge): 1. Dapat menjelaskan hubungan antara jurnal, buku besar, rekapitulasi transaksi, dan laporan keuangan. 2. Dapat menjelaskan fungsi checklist pengendalian internal dan dokumentasi pemeriksaan. 3. Dapat mengidentifikasi risiko kesalahan dan kelemahan dokumentasi berdasarkan hasil pemeriksaan. C. Keterampilan (Skills): 1. Mampu mengompilasi data keuangan dari sumber yang telah ditentukan. 2. Mampu mempraktikkan pemeriksaan silang antara rekapitulasi, buku besar, dan laporan keuangan. 3. Mampu menyusun checklist kelengkapan dokumen dan pengendalian internal. 4. Mampu melakukan penelusuran transaksi dari laporan ke dokumen sumber dan sebaliknya. 5. Mampu membuat daftar temuan yang memuat deskripsi, bukti pendukung, dan status tindak lanjut. 6. Mampu menyusun ringkasan hasil pemeriksaan serta rekomendasi tindak lanjut awal. 7. Mampu memperbarui dokumentasi pemeriksaan berdasarkan hasil review mentor. D. Sikap Kerja (Work Attitudes): Mengompilasi dan memeriksa data secara teliti, sistematis, dan akurat; menjaga kerahasiaan dokumen serta menyampaikan temuan secara objektif. E. Metode dan Output: Praktik kompilasi laporan, pemeriksaan silang, dan review dokumentasi. Output berupa rekapitulasi laporan, checklist pengendalian internal, daftar temuan, dan dokumentasi tindak lanjut.
A. Tujuan pembelajaran: Peserta mampu menganalisis kinerja keuangan dan menyusun rekomendasi berbasis data untuk mendukung pengambilan keputusan. B. Pengetahuan (Knowledge): 1. Dapat menjelaskan indikator penyerapan anggaran, tren biaya, dan perbandingan realisasi terhadap anggaran. 2. Dapat menjelaskan hubungan antara hasil analisis keuangan, efisiensi biaya, dan kebutuhan program. 3. Dapat menjelaskan prinsip penyusunan rekomendasi berdasarkan data dan asumsi yang terdokumentasi. C. Keterampilan (Skills): 1. Mampu mengompilasi data anggaran dan realisasi untuk keperluan analisis. 2. Mampu menghitung tingkat penyerapan anggaran dan selisih realisasi. 3. Mampu membuat analisis tren biaya dan perbandingan kinerja antarperiode. 4. Mampu membuat visualisasi sederhana berupa tabel atau grafik untuk menyajikan data keuangan. 5. Mampu mengidentifikasi pola, ketidaksesuaian, dan area yang membutuhkan penelaahan lebih lanjut. 6. Mampu menyusun ringkasan kinerja keuangan berdasarkan indikator yang relevan. 7. Mampu membuat rekomendasi efisiensi biaya atau perbaikan perencanaan berdasarkan hasil analisis. 8. Mampu mempresentasikan hasil analisis dan menjelaskan asumsi serta keterbatasan data. D. Sikap Kerja (Work Attitudes): Mengolah dan menginterpretasikan data secara teliti, objektif, dan akurat; memeriksa kembali hasil perhitungan serta menyampaikan rekomendasi secara bertanggung jawab. E. Metode dan Output: Praktik analisis keuangan, visualisasi data, dan penyusunan rekomendasi. Output berupa analisis kinerja keuangan, tabel atau grafik, dan rekomendasi perbaikan.
Jl. Otto Iskandar Dinata No.392, Nyengseret, Kec. Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat 40252

Kota Bandung
PeaceGeneration Indonesia atau PeaceGen adalah social enterprise yang berdedikasi untuk memperjuangkan Pendidikan Perdamaian sejak tahun 2007. Lebih dari 17 tahun PeaceGen fokus bergerak pada Pelatihan Pengembangan Pendidikan Perdamaian, Pengembangan Media Pembelajaran Perdamaian, dan Advokasi Pesan Perdamaian. Melalui media kreatif dan menyenangkan kami berkolaborasi dengan Guru, Pendidik, dan Kaum Muda sebagai agen perubahan untuk menciptakan masyarakat yang damai dan inklusif.

Puri Laju Abba
Instalasi dan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Pemeliharaan Mesin

Mitrakarya Niaga Sukses
Tata Boga, Pendidikan Tata Boga, Manajemen Kuliner, Pendidikan Vokasional Seni Kuliner

Puri Laju Abba
Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Perhotelan, Seni Kuliner

Nusa Sejahtera Kharisma
Kedokteran Gigi, Kedokteran, Keperawatan

PT Dawa Daya Kahuripan
Fisioterapi

Mitrakarya Niaga Sukses
Bisnis Perhotelan, Perhotelan, Manajemen Perhotelan, Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, Pengelolaan Perhotelan